Currently set to Index
Currently set to Follow

Sudah Siap Cuan? Yuk Simak 3 Katalis Positif Harga ETH di Juni Berikut!

Sobat Cuan punya portofolio investasi Ethereum (ETH) atau berencana berinvestasi? Nah, Juni disebut-sebut adalah waktu yang tepat! Sebab, harga aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar kedua sejagat itu digadang memiliki proyeksi bullish atau menguat.

Hal ini diperlihatkan dari indikator teknis dan fundamental yang dirilis Cointelegraph, yang menunjukkan bahwa harga Ethereum dapat mempertahankan prospek bullish bulanannya.

Seperti apa penjelasan lengkap tentang momen bullish Ethereum di bulan ini?

Baca juga: El Salvador Resmi Adopsi Bitcoin Sebagai ‘Uang’. Harga Bitcoin Bakal Naik?

Sudah Siap Cuan? Yuk Simak 3 Katalis Positif Harga ETH di Juni Berikut!, Pluang

Tiga Faktor Pendorong Harga Ethereum Juni

1. Peningkatan Jaringan Utama pada Bulan Juli

Investor masih memiliki waktu satu bulan untuk menyesuaikan portofolio terhadap harga Ethereum karena proyek blockchain Ethereum bersiap untuk mengalami upgrade besar yang diharapkan akan terjadi pada bulan Juli.

Berjuluk Ethereum Improvement Proposal 1559 (EIP-1559), pembaruan ini diharapkan dapat menghilangkan masalah utama jaringan Ethereum, yaitu biaya transaksi (gas fees) yang tinggi.

Adapun penjelasan tentang proposal EIP-1559 bisa kamu temukan di artikel berikut. Selain itu, perihal masalah gas fees di jaringan Ethereum juga bisa kamu baca di artikel ini.

Vitalik Buterin dan Eric Conner, penyusun EIP-1559, mengantisipasi bahwa pembaruan akan menciptakan pasar dengan biaya yang lebih efisien dan menyederhanakan proses imbalan (reward) pertambangan ETH dan perangkat lunak aplikasi terdesentralisasi (dApps).

Sementara itu, EIP-1559 juga akan memangkas biaya transaksi, sehingga pembaruan itu akan memberikan deflasi ke ekosistem Ethereum. Alias penipisan suplai. Sebab, di dalam sistem transaksi baru, sistem Ethereum akan membakar ETH (burning) demi mengenalkan satu standar biaya transaksi baru yang disebut BASEFEE.

Alhasil, pasokan yang lebih rendah terhadap permintaan yang lebih tinggi akan mengarah ke harga yang meningkat.

Namun demikian, beberapa orang percaya bahwa EIP-1559 tidak memiliki efek bullish terhadap ETH seperti yang terlihat.

Kyle Samani, Managing Partner di Multicoin Capital, berpendapat bahwa jika jumlah penawaran untuk ETH terhadap dolar AS naik, Ethereum masih akan mahal untuk digunakan.

Analis OKEx Rick Delaney juga tampak berhati-hati dalam menyebut EIP-1559 sebagai sentimen bullish untuk harga Ethereum.

Baca juga: Ampun Om Elon! Sampai Kapan Pengaruh Elon Musk ke Harga Kripto Berakhir?

2. Berkurangnya Jumlah ETH di Bursa

Hal ini diperlihatkan dari data Glassnode yang menunjukkan bahwa ETH terus mengalir keluar dari pertukaran mata uang kripto. Bahkan, setelah jatuhnya harga hingga 40% pada Mei.

Metrik “Ethereum: Balance on Exchange — All Exchanges” menunjukkan bahwa cadangan ETH yang disimpan di dompet platform perdagangan turun dari 13,9 juta pada 1 Mei menjadi 13,1 juta pada 31 Mei, atau turun 5,75%.

Chart Ethereum 4
Saldo ETH di bursa menunjukkan korelasi terbalik dengan harga ETH. Sumber: Glassnode

Penarikan ETH yang konsisten menunjukkan bahwa pedagang ingin mempertahankan kepemilikan crypto mereka untuk mengantisipasi pengembalian berbasis dolar yang lebih tinggi di masa depan.

Atau, bisa jadi mereka ingin menyimpannya dalam kumpulan likuiditas keuangan terdesentralisasi (DeFi) untuk mendapatkan imbal hasil yang konsisten.

Baca juga: Panik Harga Bitcoin & ETH Anjlok? Yuk, Coba Cari Cuan dengan Strategi Buy the Dip!

3. Proyeksi Harga Ethereum: Menembus Struktur Teknis

Sinyal bullish Ethereum lainnya ditunjukkan oleh struktur teknis dari harga ETH itu sendiri. Hal ini setidaknya sudah diperhatikan oleh dua analis independen.

PostyXBT melihat perdagangan ETH terhadap dolar AS pada awal Juni berada di dalam pola segitiga naik. Ini merupakan pola perdagangan yang pertama kali terlihat setelah harga ETH terjun dari US$4.384 ke US$3.590 per keping.

Secara umum, pola segitiga muncul selama koreksi bearish, dan itu bisa mengakibatkan pergerakan breakout lanjutan ke bawah.

Namun demikian, PostyXBT melihat harga akan mempertahankan support segitiga sambil menargetkan trendline resistance untuk pergerakan breakout bullish.

Chart Ethereum 5
Pengaturan ETH/USDT untuk bulan Juni, sesuai PostyXBT. Sumber: TradingView

“Tidak ada yang perlu dipertaruhkan dan diperdagangkan saat ini, hanya sesuatu yang saya tonton. Tidak ada alasan untuk masuk secara agresif dalam kondisi pasar ini. Level yang terlampau rendah membatalkan rencana beli,” tambah analis anonim itu.

Analis independen lain yang meramal hal serupa adalah Crypto Cactus melalui grafik di bawah ini.

Chart Ethereum 6
Pengaturan perdagangan ETH , sesuai The Crypto Cactus. Sumber: TradingView

Analis yang berhati-hati, seperti PostyXBT mencatat bahwa investor dapat memasuki posisi beli pada titik retest dari garis tren resistence ETH saat ini yakni di antara area US$2.500–US$2.600.

Baca juga: Harganya Turun, Sepenting Apa Sih Investasi Ethereum di Portofolio Kamu?

Narasi Lain: Harga Ethereum Malah Terkoreksi

Kendati begitu, terdapat pula pendapat lain bahwa harga ETH malah tidak akan beranjak sama sekali.

Pada 1 Juni, harga Ethereum telah turun lebih dari 40% setelah mencapai rekor tertinggi US$4.384 pada bulan Mei. Penurunan curam bagi cryptocurrency ini telah mendorong banyak analis untuk memprediksi penurunan lanjutan setelah ini.

Clem Chambers, kepala eksekutif portal analitik keuangan ADVFN, melihat penurunan Ethereum baru-baru ini sebagai pengingat awal kehancuran kripto pada 2018 yang mengawali kenaikan lebih dari 24.000%. Seperti yang dijelaskan di grafik bawah ini.

Harga Ethereum 1

Harga Ethereum 2

Membandingkan bullish Ethereum (hitam) dan Bitcoin (biru) pada 2017–2018 dan 2020–2021. Sumber: ADVFN

Harga Ethereum melonjak lebih dari 4.500% setelah mencapai titik terendah pada bulan Maret sebelum menghapus hampir 60% dari keuntungan tersebut hanya dalam dua minggu perdagangan di bulan Mei tahun ini.

Chambers mencatat bahwa harga Ethereum terhadap dolar AS tetap berisiko turun lebih rendah. Ia menambahkan bahwa mungkin perlu “3,5 tahun” bagi Ethereum untuk merebut kembali level tertinggi sepanjang masa.

Prediksi serupa juga dilontarkan Akash Girimath, koresponden keuangan di FXStreet. Ia menilai, nilai tukar Ethereum terhadap dolar AS bisa turun menjadi US$1.200, mengutip model market value to realized value (MVRV) Santiment selama 365 hari. Penjelasan tentang MVRV bisa dibaca di sini ya, sobat Cuan!

Harga Ethereum 3
Market value to realized value (MVRV) Santiment selama 365 hari. Sumber: Santiment

Metrik tersebut telah menurun dari 120% menjadi 57% sejak 11 Mei, dan jumlah investor dengan portofolio Ethereum yang menghasilkan keuntungan turun setelah jatuhnya harga pada 19 Mei.

Pada gilirannya, hal itu meningkatkan kemungkinan investor lain yang tetap untung untuk membuka posisi Ethereum mereka demi meminimalkan risiko penurunan mereka jika terjadi pelemahan harga yang berkepanjangan.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: CoinTelegraph

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img