Currently set to Index
Currently set to Follow

Pengajuan Kartu Kreditmu Ditolak? Cek Alasannya di Sini

Dewasa ini kartu kredit semakin diminati oleh masyarakat, khususnya anak muda. Ini karena kemudahan transaksi yang ditawarkan. Permintaan kartu kredit pun semakin bertambah.  Namun, tak semua orang bisa memiliki kartu kredit karena berbagai alasan pengajuan kartu kredit ditolak.

Banyak terjadi kasus pengajuan kartu kredit ditolak oleh bank penerbitnya. Dan untuk mengajukan aplikasi yang baru, calon pengguna kerap harus menanti selama tiga bulan hingga permohonan dapat diproses kembali.

Di balik penolakan itu tentu ada banyak alasan pengajuan kartu kredit ditolak. Seringnya sebab penolakan itu muncul karena beberapa masalah yang ada di pihak pemohon.

Penyebab penolakan itu misalnya karena tidak sesuainya data saat pengisian form aplikasi kredit, kondisi finansial tidak sesuai kriteria bank, hingga riwayat kredit calon pengguna yang pernah bermasalah.

Selain itu, alasan pengajuan kartu kredit ditolak bisa jadi karena calon pengguna tidak memiliki rekening bank di tempat kartu kredit diajukan, dan banyak alasan lainnya.

Baca juga: Sudah Punya Modal Beli Rumah? Ini Syarat dan Tahap Ajukan KPR ke Bank

Beberapa alasan pengajuan kartu kredit ditolak

Pertama, alasan pengajuan kartu kredit ditolak bisa jadi karena ketidaksesuaian data calon pengguna di saat pengisian form aplikasi kartu kredit.

Data seperti nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, nomor NPWP, nomor KTP, slip gaji, serta riwayat rekening dalam tiga bulan terakhir sangat berpengaruh terhadap penerimaan kartu kredit.

Bila salah satu dari data ini salah sedikit atau tidak sesuai, maka aplikasi kartu kredit akan ditolak. Karena kartu kredit telah menjadi salah satu kebutuhan, pengguna bisa saja memalsukan data pribadi demi memuluskan pengajuan kartu. Hal ini yang diminimalisir oleh bank.

Alasan pengajuan kartu kredit ditolak berikutnya adalah kondisi finansial calon pengguna yang tidak sesuai kriteria bank.

Pengajuan kartu kredit akan diterima jika penghasilan calon pengguna lebih besar dari limit kartu kredit. Misalnya limit kartu kredit sebesar Rp3 Juta, maka penghasilan tiap bulan calon pengguna harus lebih atau setara dengan Rp3 Juta. Apabila pendapatan kurang dari limit, maka pengajuan otomatis akan ditolak karena hal ini berpotensi menimbulkan kredit macet.

Cek status pekerjaanmu untuk mempermudah pengajuan kartu kredit

Selain itu status pekerjaan calon pengguna kartu kredit juga perlu diperhatikan. Bagi pekerja lepas atau freelancer peluang aplikasi diterima sangat kecil karena penghasilan per bulan yang dianggap tidak menentu. Sementara untuk pekerja tetap kemungkinan aplikasi diterima akan besar jika gaji calon pengguna melebihi standar bank.

Alasan pengajuan kartu kredit ditolak lainnya adalah apabila calon pengguna memiliki riwayat kredit yang pernah bermasalah.

Riwayat kredit yang tidak lancar ini adalah bukti nyata kalau kondisi keuangan calon pengguna ternyata tidak sebaik yang dibayangkan. Dengan demikian ini akan mengurangi kepercayaan bank untuk memberi pinjaman baru (dalam bentuk kartu kredit) kepada calon pengguna.

Bank secara tidak langsung akan menyimpulkan bahwa di kemudian hari kredit bermasalah ini bisa terjadi kembali. Bank tentu tak mau menanggung risiko gagal bayar karena ini bisa menghambat perputaran uang di bank dan berpotensi menyebabkan kerugian besar.

Baca juga: 7 Inspirasi Rumah Modern Minimalis untuk Hunian KPR-mu

3 alasan pengajuan kartu kredit ditolak lainnya

Calon pengguna tidak memiliki rekening bank di tempat kartu kredit diajukan

Sebenarnya bank tidak membatasi masyarakat untuk memiliki kartu kredit. Artinya, siapapun dapat mengajukan selagi memenuhi berbagai syarat yang ditentukan oleh bank bersangkutan. Namun, peluang yang dimiliki calon pengguna tentu lebih besar jika calon pengguna sudah menjadi nasabah bank yang bersangkutan.

Ini karena waktu yang dibutuhkan bank untuk memeriksa kondisi keuangan calon pengguna menjadi lebih lama jika calon pengguna bukanlah nasabah bank itu.

Lain halnya jika calon pengguna telah menjadi nasabah bank yang dipilih, proses penilaian akan menjadi mudah karena bank telah mempunyai data atau catatan keuangan calon pengguna.

Perusahaan tempat calon pengguna bekerja kurang bonafide

Ternyata selain mempertimbangkan gaji, bank juga memperhatikan dengan saksama seberapa bonafide perusahaan tempat calon pengguna kartu bekerja.

Apabila perusahaan itu dirasa kurang populer atau catatan keuangannya kurang baik, maka peluang calon pengguna untuk memperoleh kartu kredit sangat kecil.

Perlu diketahui bahwa pihak perbankan mempunyai catatan keuangan dari setiap perusahaan di Indonesia. Bank bahkan memiliki track record keuangan perusahaan sebagai bekal jika sewaktu-waktu perusahaan meminjam uang ke bank.

Sudah terlalu banyak kartu kredit

Jika calon pengguna kartu kredit telah memiliki banyak kartu kredit dan ingin mengajukan kartu yang baru, maka besar kemungkinan bank akan menolak karena risiko gagal bayar atau kredit macet dianggap sangat besar. Apalagi jika akumulasi limit dari seluruh kartu kredit yang dimiliki lebih besar ketimbang gaji per bulan.

Ada baiknya sebelum mengajukan kartu kredit baru di bank berbeda, tutup terlebih dahulu satu atau dua kartu kredit yang sebelumnya. Jadinya, calon pengguna fokus hanya pada kartu kredit yang baru sehingga tak terjadi kredit macet.

Berkurangnya kartu kredit memang akan mengurangi kemungkinan berhutang. Namun, keputusan ini justru sangat baik agar tidak menyesal di kemudian hari karena kredit macet.

Banyak bank menawarkan berbagai fasilitas kartu kredit. Namun, jangan asal dan salah pilih. Pilihlah salah satu yang dianggap paling bonafide, serta menawarkan banyak promo sesuai kebutuhan. Kemudian loyal hanya pada satu kartu kredit itu.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di Google Play Store atau App Store untuk membeli emas digital dan S&P 500 index futures dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun.

Untuk produk investasi emas, kamu bisa menarik emas fisik. Dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi dalam kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Netflix, Nike, dan lainnya.

Investasi kamu aman karena disimpan dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (BUMN). Produk investasi di Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka. Sudah berlisensi dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Segera download Pluang dan nikmati keuntungannya!

Simak juga:

spot_img

Artikel Terbaru

Product UX Copywriter

0

Partnerships Manager

0

Business Development Manager

0

Chief Marketing Officer

0

Relationship Manager

0
spot_img