Currently set to Index
Currently set to Follow

Analisis Pekan Ini: Bitcoin Mengarah ke US$83.000, Ethereum Mengarah ke US$2.600

Pekan lalu menjadi periode yang manis bagi Bitcoin dan Ethereum setelah harga keduanya melesat, seperti yang sudah diramal pada analisis sebelumnya. Bahkan, harga Ethereum mencapai rekor terbarunya pada akhir pekan lalu setelah menyentuh US$2.144,93 pada Sabtu (3/4).

Reli harga Bitcoin pada pekan lalu terjadi setelah perusahaan investment bank asal Amerika Serikat (AS) JPMorgan mengatakan bahwa harga Bitcoin bisa mencapai US$130.000 per keping jika volatilitasnya terus mereda. Bank tersebut juga mengatakan bahwa Bitcoin akan menjadi lebih menarik bagi institusi yang tengah melakukan diversifikasi aset.

Kemudian, harga Bitcoin juga melonjak diiringi sentimen bahwa perusahaan investment bank lainnya, Morgan Stanley, telah memberikan eksposur terhadap Bitcoin terhadap 12 portofolio asetnya. Hal itu diketahui dari dokumen yang diberikan Morgan Stanley terhadap otoritas pasar modal AS Securities and Exchange Commission (SEC) pada 31 Maret.

Seluruh sentimen tersebut menambah kepercayaan investor untuk menahan (hodl) Bitcoin seiring kepercayaan bahwa investor institusi kian membanjiri aset kripto. Hasilnya, pada Jumat (2/4) lalu, harga Bitcoin melonjak dari kisaran US$58.600 ke US$59.700 hanya dalam waktu tiga jam saja.

Nasib mujur juga dialami rival Bitcoin, Ethereum. Pada akhir pekan lalu, harganya melonjak signifikan setelah perusahaan sistem pembayaran Visa mengatakan telah memfasilitasi transaksi Ethereum, yang bekerja sama dengan crypto.com. Angin segar terhadap Ethereum juga diembuskan oleh pernyataan investor kawakan Mark Cuban, yang mengatakan bahwa ia menggenggam banyak keping-keping Ethereum lantaran aset tersebut memiliki sifat yang mendekati mata uang asli.

Seperi halnya Bitcoin, kondisi tersebut semakin menguatkan kepercayaan investor untuk menggenggam Ethereum. Bahkan, hingga kini, harga Ethereum masih berada di kisaran US$2.000 per keping.

Setelah mencatat kinerja cemerlang pada pekan depan, bagaimana nasib Bitcoin dan Ethereum di pekan ini?

Baca juga: Harga Emas Bisa Bangkit di Akhir Februari Meski Babak Belur Pekan Lalu

Analisis Pekan Ini: Bitcoin Mengarah ke US$83.000, Ethereum Mengarah ke US$2.600, Pluang

Analisis Harga Bitcoin Pekan Ini: April Akan Menjadi Bulan Baik Bagi Bitcoin

Data historis menunjukkan bahwa harga Bitcoin mungkin akan kembali reli sepanjang bulan April, seperti ditunjukkan pada tabel di bawah ini.

Melihat data historis seperti demikian, CEO CoinCorner Danny Scott mengatakan bahwa harga Bitcoin bisa saja menanjak ke US$83.000 di akhir April, mempertimbangkan rata-rata kenaikan harga Bitcoin bulanan antara 34% hingga 51% sepanjang April di beberapa tahun sebelumnya.

Ini juga yang menjadi alasan mengapa beberapa penambang Bitcoin memasang posisi menahan Bitcoin dibanding menjualnya ketika harga naik. Chief Investment Officer Moskoviski Capital Lex Moskovioski menunjukkan data bahwa penambang Bitcoin menimbun 4.494 keping Bitcoin pada 3 April, atau naik dibanding 4.380 Bitcoin sehari sebelumnya.

Tak hanya aktivitas hodl, sentimen penguatan harga Bitcoin juga akan disebabkan oleh aktivitas perusahaan lain yang mulai mempertimbangkan mengadopsi aset kripto. Salah satunya adalah Shopify, yang mengumumkan bahwa perusahaan belanja daring itu berencana “memainkan peran” di ekosistem decentralized finance. Jika itu terlaksana, maka wacana itu akan mendorong nilai ekosistem aset kripto itu sendiri.

Sementara dari sisi teknikal, harga Bitcoin perlu menembus level US$60.000 untuk mencegah sikap bearish para investor. Menurut analisis Cointelegraph, harga Bitcoin setidaknya harus memiliki titik resistance di antara US$60.000 hingga US$61.825. Jika ini terjadi, maka target objektif harga Bitcoin pekan ini bisa mencapai US$69.540 per keping.

Namun, jika Bitcoin tak bisa menembus batas US$60.000, maka harga Bitcoin bisa kembali mengarah menuju rerata harga hariannya selama 50 hari (50-day simple moving average) di angka US$53.771 per keping.

Baca juga: Ini Penjelasan Dasar-dasar Protokol Ethereum 2.0

Analisis Harga Bitcoin Pekan Ini: Ethereum Akan Bergerak Menuju US$2.500

Meski beberapa pihak percaya bahwa kenaikan harga Ethereum disebabkan oleh aksi korporasi Visa, mereka yang yakin dengan analisis teknikal menyebut bahwa lonjakan harga Ethereum disebabkan kondisi yang disebut struktur pasar segitiga (triangle market structure).

Struktur pasar segitiga di dalam grafik analisis teknikal menggambarkan selera jual atau beli investor. Tren harga yang menurun menggambarkan lesunya daya beli investor, sehingga harganya melandai dan membentuk sisi segitiga yang menurun. Begitu pun sebaliknya. Tren harga yang menanjak menunjukkan adanya aksi beli, dan membentuk sisi segitiga yang naik ke atas.

Analisis Pekan Ini: Bitcoin Mengarah ke US$83.000, Ethereum Mengarah ke US$2.600, Pluang
Contoh pola segitiga di ujung kanan atas grafik. Sumber: Trading View/Cointelegraph

Melihat pola di atas, beberapa analis meyakini bahwa harga Ethereum masih akan mencari titik puncak dari sisi segitiga yang menanjak. Biasanya, dalam posisi ini, investor akan menjual asetnya demi mendulang cuan. Namun, beberapa analis mengatakan bahwa ada kemungkinan investor masih akan menahan asetnya mempertimbangkan selisih perubahan harga antar waktu yang terbilang kecil.

Jika momen bullish ini bisa menyentuh titik resistance di US$2.144,59, maka harga Ethereum diperkirakan bisa melaju mendekati titik barunya di US$2.618,14. Selain itu, nilai Relative Strength Index (RSI) Ethereum juga masih berada di area yang positif.

Sekadar informasi, indikator RSI mencerminkan fluktuasi harga aset demi mengevaluasi apakah aset tersebut bersifat overbought atau oversold. Semakin rendah angka RSI, maka aset tersebut dinilai oversold, sehingga bisa mengerek harga turun.

Namun, jika harga Ethereum menyentuh angka rerata harian 20 harinya (20-day EMA) di posisi US$1.751 per keping, maka momen bullish tersebut diperkirakan telah berakhir.

Adapun sentimen fundamental yang perlu diperhatikan investor pekan ini adalah kemajuan mengenai implementasi proposal perbaikan Ethereum 1559, yang digadang-gadang akan dijalankan pada Juli mendatang. Perbaikan ini rencananya akan menyelesaikan permasalahan mahalnya gas fees, atau jumlah yang harus dibayar pengguna untuk mengganti biaya energi di dalam menjalankan sistem blockchain Ethereum.

Baca juga: Apa Saja Faktor Penentu Harga Ethereum? Simak Di Sini!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Bloomberg, Cointelegraph, Cointelegraph,

Artikel Terbaru