Milenial Lebih Suka Baju Pengantin yang Ramah Lingkungan, Kenapa Ya?

Milenial konon lebih peka akan isu lingkungan alias environmental friendly. Bahkan, untuk urusan baju pengantin saja, yang dianggap sebagai baju pengantin modern adalah setelan yang bisa reusable atau rewearable.

Berdasarkan data yang ditampilkan mesin pencari Stylight, generasi yang lahir antara tahun 1981 dan 1996 lebih suka pakaian yang bisa tahan lama, dapat dipakai kembali, dan jika mungkin, bisa jadi opsi yang terjangkau.

baju pengantin

Penelitian ini menunjukkan tentang preferensi milenial soal baju pengantin, 71 persen baju pengantin modern ditujukan agar dapat dikenakan untuk hari besar tersebut, sekaligus di waktu-waktu lain.

Sebagian besar dari mereka tidak ingin melihat baju pengantin kesayangan mereka mendekam di balik penutup di belakang lemari.

Waktu belanja khusus dan fitting untuk calon pengantin juga terkesan sudah lawas. Kini, semakin banyak pengantin yang beralih ke belanja di e-commerce untuk baju pengantin pilihan mereka.

Baca juga: Tak Perlu Mahal, Ini 7 Trik Hemat Bikin Pesta Pernikahan Outdoor

Generasi milenial dan preferensi mereka soal baju pengantin modern

Stylight melaporkan kenaikan hingga 352 persen dalam pencarian kategori “baju pengantin” sepanjang 2019. Rata-rata baju pengantin modern yang ditaksir oleh pencari di kisaran harga USD 890 yang setara Rp14,5 juta (dengan kurs Rp16.280).

Angka Rp14,5 juta terbilang jauh lebih murah dibandingkan biaya yang umumnya dibayarkan bagi desainer-desainer kenamaan pada masa-masa sebelumnya.

Ini memantik pertanyaan: jadi apa yang dipikirkan generasi milenial tentang tradisi?

Sementara kalau perihal preferensi, sebagian besar calon pengantin memilih gaun putih, beberapa beralih ke warna lain, dst.

Stylight menunjukkan bahwa 20 persen yang mencari kata kunci “baju pengantin” mencari gaun pengantin yang tidak berwarna putih. Warna nude, pink pucat, dan kelabu tua menjadi warna alternatif paling umum saat ini.

Baca juga: Pengin Nikah Tahun Depan? Ini 7 Cara Menabung Cepat Siapkan Biayanya!

Merek atau label baju pengantin kekinian di kalangan milenial

Dalam laporannya, Stylight juga menganalisis tentang karakteristik yang potensial sebagai pilihan generasi milenial.

Milenial umumnya menginginkan baju pengantin yang: rewearable alias dapat digunakan di luar resepsi pernikahan mereka, dengan daya pakai ulang, dan harga yang terjangkau.

Merek yang banyak dicari untuk kategori tersebut adalah merek Reformation, dengan jumlah pencarian global hingga 105 persen pada awal 2020.

Sementara, merek Verbena memimpin peringkat untuk gaun pengantin yang paling banyak diklik oleh calon pengantin perempuan milenial.

Merek-merek lain yang membarengi dua merek pilihan tersebut di antaranya Self Portrait (+99 persen), Les Rêveries (+90 persen), dan Other Stories (+50 persen) serta Asos (+23 persen).

Kesemua merek tersebut selain tampak simpel dan wearable, juga menawarkan harga terjangkau yang amat bersaing.

Untuk menghasilkan preferensi milenial soal merek-merek favorit ini, Stylight menghimpun data internal dari 12 juta pengguna bulanan mesin pencari ini.

Kerangka waktu pencarian ditentukan berdasarkan klik global sejak Januari hingga Desember 2019.

Pengurutan data berdasarkan jumlah klik pasar tertentu, seperti dari 600 baju pengantin yang banyak diminati di AS, Jerman, Italia, dan Perancis. Untuk negara-negara ini, periode riset diperpanjang dari Januari 2019 hingga Januari 2020.

Sumber: The Jakarta Post

Simak juga:

Yuk, Mengenal Produk-produk Investasi

Takut Investasi karena Istilah Rumit? Simak Kamus Investasi Emas Ini!

Gaji Pas-pasan? Pertimbangkan 4 Hal Ini untuk Mengambil Utang Produktif

Enam Cara Investasi Emas bagi Pemula

Tujuh Langkah Mencapai Kebebasan Finansial

Recent Articles

Retained Earnings adalah

Apa Itu Retained Earnings?

Personal Finance adalah

Apa Itu Personal Finance?

gini index adalah

Apa Itu Gini Index?

Leverage Ratio adalah

Apa Itu Leverage Ratio?

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel lainnya