Currently set to Index
Currently set to Follow

Indonesia Mau Punya Bank Emas! Bakal Kayak Apa Sih?

Jumlah masyarakat yang semakin marak investasi emas bikin pemerintah berinisiatif cari cara untuk mengakomodasi aktivitas tersebut. Kini, pemerintah keluar dengan menawarkan ide pembentukan bank emas. Apakah itu bank emas?

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut bank emas, atau nantinya disebut dengan istilah bullion bank ini, nantinya akan menjadi sarana masyarakat untuk menyimpan logam mulia tersebut. Secara umum, nantinya akan ada berbagai macam aktivitas bisnis yang bisa dijalankan mulai dari peminjaman, investasi, jual beli emas batangan fisik, penyimpanan emas batangan, penjualan sertifikat emas, dan penyediaan layanan rekening logam mulia.

Istilah bullion sendiri, lanjut Airlangga, tidak hanya merujuk pada emas, tapi logam mulia lain seperti perak, platinum, paladium, dan banyak lagi. Selain itu, politisi Partai Golkar ini juga menyebut konsep bullion bank ini berbeda dengan cadangan emas negara yang saat ini disimpan oleh Bank Indonesia mengingat cadangan emas bank sentral tersebut merupakan cadangan devisa.

Hanya saja, pemerintah masih belum memberikan kejelasan lebih lanjut ihwal bentuk bank tersebut lantaran masih sebatas kajian.

Baca juga: Apa Itu Obligasi Pemerintah?

Indonesia Mau Punya Bank Emas! Bakal Kayak Apa Sih?, Pluang

Pemerintah Masih Kaji Potensi Bullion Bank

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Perekonomian, Iskandar Simorangkir mengatakan ide terkait bank ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah masyarakat yang kian getol menabung emas. Dalam hal ini, ia merujuk pada jumlah tabungan emas masyarakat di PT Pegadaian (Persero).

Data Pegadaian pada September 2020 menunjukkan bahwa jumlah rekening emasnya mencapai 6,2 akun, atau naik 9,89% secara tahunan (year-on-year).

“Misalnya tabungan yang ada di Pegadaian, asetnya tidak bergerak karena tidak bisa dimanfaatkan. Berbeda dengan bank di mana dana masyarakat bisa dikelola melalui kredit,” ujar Iskandar.

Baca juga: Siapkan Dana Cadangan untuk Keadaan Darurat, Ini 6 Langkahnya

Kehadiran Bank Emas Untungkan Berbagai Pihak

Lebih lanjut, Airlangga berharap bahwa kehadiran bank bullion dapat menjaga stabilitas harga logam mulia tersebut. Bank jenis ini, imbuh dia, akan memegang peranan penting dalam arus emas demi kegiatan ekspor-impor.

Selain itu, kajian Kementerian Perekonomian menunjukkan bahwa bank emas ini memberikan keuntungan bagi beberapa pihak.

Di satu sisi, kehadiran bank emas akan memberi keuntungan bagi pemerintah karena bisa menghemat devisa negara. Sehingga, Bank Indonesia bisa semakin berdaya dalam menjaga kestabilan moneter melalui skema likuidasi emas kepada bullion bank.

Di sisi lain, industri emas dapat membeli emas dari bullion bank dan bank sentral dapat melakukan transaksi emas dari bullion bank dalam negeri. Bagi industri tambang emas, khususnya, nanti bisa memanfaatkan bullion bank ini untuk mendapatkan sumber pembiayaan proyek atau melakukan kontrak serah lindung nilai (forward hedge contract) dengan pembeli.

Lewat sistem ini, bank bullion dapat menjadi penjamin untuk pembiayaan proyek yang berkaitan dengan produksi emas. Atau, bank bahkan dapat menjadi penjamin dalam peminjaman emas kepada perusahaan tambang dalam bentuk kontrak serah lindung nilai tersebut.

Sementara itu bagi perbankan, kehadiran lembaga baru ini akan menambah aset, memperluas diversifikasi produk, serta kapasitas sektor tersebut dalam mengucurkan pembiayaan.

Yang terakhir, cara investasi emas masyarakat akan sangat terbantu dengan kehadiran bank ini. Sebab, emas yang dipegang masyarakat nantinya akan dibukukan sebagai simpanan dan masyarakat berpotensi memperoleh imbal hasil darinya.

Baca juga: Ingin Tahu Cara Menabung yang Benar? Begini Caranya!

Cara Investasi Menggunakan Emas Sedang Moncer Selama Pandemi COVID-19

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, menyebut bahwa ide pembentukan bullion bank bisa jadi didasarkan atas tokcernya kinerja harga logam mulia sepanjang pandemi COVID-19.

Pada masa awal pandemi, investasi emas membuktikan diri sebagai instrumen yang tahan terhadap krisis dan berhasil menyentuh rekor harga tertinggi. Harga komoditas emas melambung tinggi sementara instrumen investasi lainnya merosot tajam selama setahun terakhir.

Meski demikian, menurut Ibrahim, ada beberapa risiko yang patut diwaspadai pemerintah saat membentuk bank bullion. “Harus disadari dulu konsepnya. Bagaimanapun naik-turun harga emas tergantung pasar internasional, sehingga tidak bisa terlalu diintervensi dan berharap harganya naik terus,” ujarnya.

Kehadiran bank ini memang sangat perlu dipertimbangkan. Selama sembilan bulan tahun 2019, total konsumsi emas untuk perhiasan di Indonesia mencapai 30,6 ton. Indonesia menduduki peringkat kelima sebagai konsumen emas perhiasan terbesar setelah India, China, AS, dan Rusia. Dengan demikian, investasi emas memang menjadi cara yang lazim bagi masyarakat untuk menyimpan dananya.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: CNBC Indonesia, Tempo

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img