Currently set to Index
Currently set to Follow

Bingung Mau Investasi Bitcoin atau Ethereum? Simak Penjelasan Ini!

Kenaikan harga Bitcoin dan Ethereum baru-baru ini tentu bikin orang awam tergiur untuk menggenggamnya. Namun, sebagai investor pemula, kamu mungkin bertanya-tanya: Lebih baik beli Bitcoin atau Ethereum? Atau justru aset kripto lainnya?

Apalagi, pertanyaannya tak akan hanya berhenti di situ saja ketika kamu “nyemplung” di investasi aset kripto. Sebab, kamu nantinya akan bertanya-tanya, apakah lebih baik melakukan diversifikasi portfolio pada berbagai aset kripto tersebut? Atau justru fokus di satu aset kripto saja.

Pertanyaan-pertanyaan ini tentu sulit, tapi bukan mustahil untuk dijawab. Berikut ini beberapa sudut pandang tentang kripto yang dapat membantumu menentukan keputusan membeli aset kripto.

Baca juga: Investasi Cryptocurrency Dinilai Bermasalah? Simak Penjelasannya!

Sudut Pandang Pertama: Beli Bitcoin

Ada banyak alasan untuk menyukai Bitcoin:

  • Bitcoin adalah mata uang kripto pertama di dunia, fakta ini membuatnya bernilai lebih dari token kripto lainnya.
  • Hingga saat ini, nilai beli dan jual Bitcoin masih relatif tinggi. Ia dianggap sebagai “emas digital” dan telah membuktikan diri sebagai aset penyimpan nilai. Hingga saat ini, Bitcoin masih menjadi opsi “pakem” di dunia cryptocurrency.
  • Bitcoin masih menjadi mata uang kripto yang paling banyak diterima di dunia. Ini menjadikan beli Bitcoin adalah pilihan yang strategis.
  • Fakta bahwa Bitcoin memiliki pasokan terbatas hingga tahun 2040 nanti, yakni 21 juta keping, membuatnya lebih berharga dari waktu ke waktu dan di masa depan kelak.
  • Bitcoin memiliki ekosistem besar yang mencakup perusahaan kecil dan perusahaan besar.
  • Mata uang kripto ini tangguh menghadapi dan selamat dari crash, peretasan, dan permasalahan internal lainnya dengan pengembangan berbagai macam “proof”/”bukti” dalam blockchain.

Sudut Pandang Kedua: Beli Ethereum

Seperti yang umumnya diketahui, Ethereum adalah platform baru yang menyertakan beberapa peningkatan dibandingkan dengan jaringan Bitcoin:

  • Ethereum mendukung kontrak pintar atau smart contracts yang memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Ini dapat membantu menjadikan Ethereum sebagai standar de-faktor untuk aplikasi semacam ini.
  • Saat ini Ethereum juga merupakan landasan peluncuran ICO. Ini memungkinkan pembuatan cryptocurrency lainnya. Kemampuan ini juga memungkinkan para pemula mengumpulkan uang langsung dari masyarakat umum.
  • Ethereum berpotensi untuk berkembang lebih baik daripada Bitcoin, dan membuatnya lebih cocok untuk penggunaan sehari-hari.
  • Seperti Bitcoin, Ethereum memiliki dukungan bisnis melalui Enterprise Ethereum Alliance (EEA) yang mencakup perusahaan rintisan, bank, dan perusahaan besar.
  • Ethereum menghadapi masalah serupa dengan Bitcoin dan juga berupaya mengembangkan strategi untuk mengatasinya.
  • Sistem blockchain Ethereum di masa depan akan menjanjikan, lantaran sistem Ethereum 2.0 menjamin keping-keping Ethereum bisa digunakan di kegiatan jasa keuangan seperti asuransi dan pinjam-meminjam. Hal ini akan menjadi kelebihan Ethereum dibanding Bitcoin, yang selama ini dianggap sebagai “alat penyimpan kekayaan” semata.

Baca juga: Investasi Cryptocurrency, Apa Saja yang Perlu Diketahui?

Sudut Pandang Ketiga: Beli Keduanya atau Aset Kripto Lainnya

Banyak ahli cryptocurrency mengatakan yang terbaik adalah berinvestasi di Bitcoin dan Ethereum, alias beli bitcoin dan juga ethereum sekaligus. Ini karena kemungkinan besar, keduanya akan tetap relevan sebagai aset kripto utama dalam jangka panjang.

Sebagian besar analis mengamati bahwa aset kripto bisa saja akan memiliki lebih dari 1.000 jenis mata uang kripto di pasaran. Namun, mereka juga meramal bahwa seluruh jenis-jenis aset kripto ini akan berkonsolidasi pada satu titik, yakni momen di mana beberapa mata uang kripto akan bergabung.

Nah, Bitcoin dan Ethereum diramal masih akan bertahan dan tidak akan melakukan konsolidasi tersebut apa pun yang terjadi. Jadi, mungkin yang terbaik adalah membeli keduanya.

Beberapa orang juga berpikir ada baiknya untuk melakukan diversifikasi investasi di berbagai spektrum. Alasan umumnya adalah bahwa ada kemungkinan mata uang kripto yang kurang dikenal akan memberikan pengembalian tertinggi.

Masalahnya, beberapa token itu mungkin memiliki harga dan sistem keamanan yang tidak stabil dibandingkan Bitcoin atau Ethereum. Bukan untung, malah buntung yang didapat!

Memang, mencoba menjelajahi semua opsi tidak ada salahnya. Namun, perlu juga untuk menemukan aset kripto yang akan memiliki potensi besar pada portofolio investasi. Beli Bitcoin ataupun Ethereum sejauh ini masih lebih disarankan daripada memborong aset kripto yang kurang dikenal.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Wallet Weekly

Artikel Terbaru