Currently set to Index
Currently set to Follow

Mau Jadi Freelancer Sukses di 2021? Simak 5 Kuncinya di Sini!

Mempertimbangkan cara menjadi freelancer untuk menambah penghasilan? Atau tertarik menjadikan freelancer sebagai profesi tetap? Kedua-duanya tidak ada yang salah, asal kamu konsisten menjalakannya!

Mengapa demikian? Sebab, apa pun alasanmu, jangan pernah menganggap enteng kerja freelance atau pekerja lepas. Untuk menjadi seorang pekerja lepas yang dilirik oleh perusahaan idamanmu, kamu perlu membangun portofolio dan terutama mempersiapkan diri.

Persiapan untuk menjadi freelancer dapat dilakukan dengan menambah pengetahuan di bidang karier yang kamu minati, temukan platform yang tepat, hingga menentukan harga atau rate yang pantas untuk jasa yang kamu tawarkan.

Setelah direkrut pun, tentu kamu tidak bisa asal kerja. Selain disiplin diri, kamu perlu terus asah pengetahuan di bidang kerjamu. Tajamkan kemampuan dan skill dan bersiaplah menjadi seorang lifelong learner begitu kamu memilih menjadi freelancer.

Di samping itu, sebagai freelancer, kamu perlu menyadari bahwa persaingan di dunia kerja semakin ketat dan keras di hampir segala bidang. Dan artinya, terus meningkatkan kemampuan di bidang itu adalah hal mutlak yang perlu kamu jabanin.

Sebelum cari tahu cara menjadi freelancer langkah demi langkah, yuk, kenali dulu seluk-beluk seorang freelancer.

Baca juga: Dirumahkan Kantor Karena Corona? Jajal 6 Situs Freelance Indonesia Ini!

Mau Jadi Freelancer Sukses di 2021? Simak 5 Kuncinya di Sini!, Pluang

Siapa Itu Freelancer?

Seorang pekerja lepas atau freelancer adalah pekerja yang menawarkan jasanya pada sebuah perusahaan (atau bisa sekaligus ke banyak perusahaan) tanpa status sebagai karyawan perusahaan tersebut. Karena itu, freelancer dapat mengambil banyak pekerjaan sekaligus dalam satu waktu. Karier dan banyaknya pekerjaan yang mereka tangani (workloads) sepenuhnya dalam kendali mereka.

Sebagai bukan karyawan, freelancer harus tetap membayarkan pajak penghasilan (PPh) kepada negara. Sementara itu, mereka tidak memperoleh jaminan asuransi dari perusahaan berupa asuransi kesehatan atau asuransi JHT.

Saat ini, pekerjaan freelance ditawarkan di sebagian besar industri kreatif. Tawaran pekerjaan berkisar dari desainer grafis, jasa penulisan (copywriting), jasa fotografi, penerjemahan, pengembang web, layanan konsultasi, hingga pengelolaan media sosial.

Bagaimana Seorang Freelancer Bekerja?

Secara umum, mereka bekerja per proyek. Karena itu, mereka perlu menentukan jadwal kerja mereka sendiri. Semua pekerjaan itu juga umumnya dapat dilakukan di lokasi mana pun, pada jam berapa pun.

Terdengar menyenangkan dan membebaskan, ya? Jangan salah. Justru dibutuhkan disiplin dan manajemen waktu yang ketat untuk dapat tetap produktif dan menerapkan cara menjadi freelancer yang ideal.

Ini langkah-langkah yang ditempuh seorang freelancer untuk memperoleh proyek kerjanya:

  • Menghubungi klien dan mengumpulkan kontak-kontak penting yang sesuai dengan jasa yang ia tawarkan
  • Menentukan tawaran harga yang tepat untuk jasa mereka (per proyek, per jam, dst)
  • Klien membayar freelancer untuk kerja mereka setelah menerima invoice

Baca juga: Persiapkan Jaminan Hari Tua untuk Freelancer, Sudah Coba 3 Trik Ini?

Seperti halnya pekerjaan pada umumnya, menjadi freelancer tentu menawarkan sisi positif dan negatifnya.

Sisi positifnya, kamu bisa mengatur sendiri jadwalmu dan kamu bisa mengembangkan kesempatan di banyak bidang. Sementara sisi negatifnya, pekerjaan sebagai freelancer bisa dibilang tidak sestabil pekerjaan kantoran 9-5. Terkadang, pekerjaan bisa nihil sama sekali, sementara di waktu lain kamu perlu bersiap bekerja lembur untuk proyekmu.

Jika kamu sudah mantap untuk memulai karier sebagai freelancer, berikut ini langkah-langkah yang selanjutnya perlu kamu tempuh:

1. Kumpulkan Kontak Penting di Bidang Jasamu dan Hubungi Klienmu

Sebagian besar pekerja freelance memilih menjadi freelancer karena menyadari bahwa “pekerjaan normal” dengan jam kantor bukan passion mereka.

Begitu juga jika kamu ingin memulai karier sebagai freelancer. Kamu perlu mempertimbangkan tiga hal ini: pengalaman, kontak, dan referensi.

Persiapkan dirimu dengan matang. Setelah kamu merasa mantap dengan pengalamanmu, aktiflah mencari klien. Jangan ragu dan takut, dan segeralah kontak klien pertamamu. Tawarkan jasa itu kepada mereka, dan lihat sambutan mereka pada tawaranmu.

2. Perkuat Personal Brand dengan Profil dan Portofoliomu

Tentunya, sebelum mengontak sang klien, kamu perlu menyusun dokumen yang merincikan profil dirimu dan portofolio yang telah kamu bangun di bidang tersebut.

Mengapa? Ketika kamu memilih cara menjadi freelancer sebagai jalan ninjamu, artinya, dirimu adalah brand yang akan kamu tawarkan pada perusahaan. Rincikan latar belakang pendidikan, kemampuan, dan pengalamanmu dalam profilmu.

Tidak ada salahnya untuk memanfaatkan media sosial untuk secara aktif mempromosikan diri dan membuat personal brand-mu.

Saat menjual layanan/jasa, entah sebagai pengembang web, penulis, desainer, dan berbagai jenis pekerjaan lainnya, pastikan kamu menunjukkan pengalaman dan sederetan portofolio yang telah kamu buat. Buatlah portofoliomu tampak semenarik mungkin, dengan menyertakan beberapa contoh karya/penjelasan pengalamanmu.

3. Tentukan Rencanamu, Lakukan Riset untuk Bidangmu

Jangan pernah menganggap cara menjadi freelancer tidak membutuhkan strategi. Sebaliknya, luangkan waktumu untuk menentukan rencana aksi. Bikinlah daftar yang perlu kamu centang berisi target-target personalmu.

Lakukan riset yang memadai tentang bidangmu dan temukan platform yang mungkin mewakili bidang itu.

Ketika menjadi seorang freelancer, kamu juga dapat menyusun rencana bisnis personal atau proyek personal yang bisa kamu kerjakan sembari mengerjakan proyek yang ditawarkan perusahaan.

4. Pancang Harga yang Sesuai dengan Jasamu

Harga atau rate-mu tentunya bergantung pada skill set alias kemampuan dan pengalaman yang kamu miliki. Bila kamu punya pengalaman kerja yang mumpuni, kamu tentu bisa menawarkan rate yang lebih tinggi dibandingkan kebanyakan pekerja lepas di bidangmu.

Pertimbangkan juga bahwa kalau kamu ingin menjadikannya sebagai pekerjaan tetap alias full time bagimu, pastikan rate tersebut memenuhi kebutuhan/pengeluaran bulananmu.

5. Tetapkan Aturan Pribadi untuk Mendisiplinkan Diri

Relasimu dengan sang klien adalah urusan vital dan perlu kamu bangun dengan baik sepanjang waktunya. Lantas, bagaimana cara membangun hubungan baik dengan klien?

Bekerjalah dengan mematuhi aturan dan kontrak yang telah dijalin bersama. Pastikan kamu memenuhi setiap tenggat waktu pekerjaan dengan memenuhi ekspektasi kualitas yang sang klien harapkan darimu. Karena itu, kamu perlu belajar menerapkan cara menjadi freelancer yang efisien. Tetapkanlah aturan deadline dan disiplin pada aturan yang kamu buat sendiri.

Reputasi dan portofolio yang baik adalah nilai plus bagi setiap freelancer. Kelak, jika kamu membutuhkan pekerjaan di bidang yang sama, kamu tentunya akan membutuhkan referensi dari klienmu sebelumnya.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Urban Hire, Career Foundry, Business.com

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img