Currently set to Index
Currently set to Follow

Jadi Kaya Makin Susah Kalau Kamu Pindah ke 5 Negara Ini! Yuk, Simak Daftarnya!

Sejak dulu hingga sekarang, terdapat anggapan bahwa menjadi kaya adalah hal yang sulit di beberapa negara. Bahkan, terdapat pula anggapan bahwa orang kaya akan selalu kaya, sementara yang miskin akan selalu miskin. Cara menjadi kaya dewasa ini terbilang sangat sulit.

Hal itu bisa jadi ada benarnya. Apalagi, di dalam ekonomi, kita kerap mendengar istilah koefisien gini, yakni suatu indikator ekonomi yang menggambarkan ketimpangan pendapatan antara si kaya dan si miskin.

Sebuah kondisi disebut “timpang sempurna” jika angka koefisien gini mendekati 1, sementara “kemerataan ekonomi” akan tergambarkan jika angkanya mendekati 0.

Menurut data Bank Dunia, tingkat koefisien gini terus meningkat. Pada 1820, angka koefisien gini hanya di angka 0,5. Namun, dua abad kemudian, tepatnya di tahun 2021, koefisien gini diperkirakan di angka 0,6 hingga 0,7. Artinya, ketimpangan antara si kaya dan si miskin kian kentara tiap tahunnya.

Kondisi ketimpangan tersebut kian menyedihkan setelah Credit Suisse pada 2019 merilis laporan bahwa 1% orang paling makmur di dunia menggenggam 44% kekayaan yang ada di dunia ini. Bahkan, 10 orang terkaya di dunia punya total kekayaan gabungan US$801 miliar, atau hampir mendekati Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia US$1 triliun.

Hal ini tentu bikin kamu termotivasi untuk mencari cara demi menjadi kaya, kan? Nah, biar kamu lebih termotivasi lagi, di bawah ini adalah jumlah kekayaan yang perlu kamu kumpulkan untuk menjadi kaya di beberapa negara!

Baca juga: 7 Cara Mempertahankan Bisnis di Situasi Sulit saat Pandemi

Jadi Kaya Makin Susah Kalau Kamu Pindah ke 5 Negara Ini! Yuk, Simak Daftarnya!, Pluang

Cara Menjadi Kaya Makin Sulit Jika Kamu Mencoba Peruntungan di 5 Negara Ini!

Pada bulan lalu, lembaga konsultasi asal Inggris Knight Frank merilis Wealth Report 2021 yang menerangkan bahwa jumlah orang yang memiliki kekayaan di atas US$30 juta telah bertumbuh 2,4% dalam setahun terakhir.

Selain itu, laporan tersebut juga mengungkap seberapa besar kekayaan yang kamu perlu kumpulkan untuk bisa masuk klub 1% terkaya di beberapa negara. Nah, di negara mana saja kamu susah menjadi kaya?

1. Monaco

Monaco

Nilai Kekayaan Untuk Gabung 1% Orang Kaya: US$7,9 Juta

Negara ini memang terkenal dengan ukurannya yang mini. Hanya saja, negeri ini juga terkenal sebagai sarang sultan. Bahkan, beli rumah di negara ini bisa saja berakhir menjadi mimpi belaka karena harganya yang mahal.

Riset Savills pada 2020 lalu menemukan bahwa rata-rata harga properti di negara Eropa tersebut mencapai 48 ribu Euro, atau setara Rp825 juta per meter persegi. Ya, kamu tak salah baca. Rp825 juta per meter persegi, bukan per unit!

2. Swiss

Swiss

Nilai Kekayaan Untuk Gabung 1% Orang Kaya: US$5,1 Juta

Negara ini juga dikenal sebagai kediaman bagi mereka-mereka yang ingin hidup makmur dan sejahtera. Bahkan, dua kota di Swiss, yakni Jenewa dan Zurich, kini telah menjadi rumah bagi 45,26% miliarder dunia, menurut data WealthInsight. Tidak heran, jika kamu akan kelimpungan mencari cara menjadi kaya kalau pindah ke sana.

3. Amerika Serikat

New York, Amerika Serikat

Nilai Kekayaan Untuk Gabung 1% Orang Kaya: US$4,4 Juta

Amerika Serikat sejak dulu memang dikenal sebagai negara adidaya, makanya tak heran jika kemakmuran banyak diciptakan di negara ini. Apalagi, menurut data Forbes, delapan dari 10 orang terkaya di dunia berkewarganegaraan Amerika Serikat.

Baca juga: Berpikir untuk Pindah Kewarganegaraan? Ini 7 Negara yang ‘Menjual’ Paspor Kedua untuk Warga Asing

4. Singapura

Singapura

Nilai Kekayaan Untuk Gabung 1% Orang Kaya: US$2,9 Juta

Tak usah jauh-jauh ke Eropa atau Amerika Serikat, ternyata kamu pun akan susah menjadi kaya kalau bertandang ke negara tetangga Singapura!

Rasanya, tidak mengherankan jika melihat Singapura di daftar ini. Apalagi, golongan orang-orang tajir di negara Singa ini juga menjadi inspirasi bagi Kevin Kwan untuk menulis novel hits-nya, Crazy Rich Asians.

Menurut data Credit Suisse 2017 lalu, Singapura menjadi rumah bagi 152 ribu miliarder, yang setara dengan 2,5% dari populasinya yang berjumlah 6 juta penduduk. Nah, kalau kamu mau jadi kaya di Singapura, kamu harus mencari cara bersaing dengan mereka-mereka!

5. Selandia Baru

Selandia baru

Nilai Kekayaan Untuk Gabung 1% Orang Kaya: US$2,8 Juta

Selandia Baru belakangan tengah naik pamor sebagai destinasi bagi miliarder dunia untuk “minggat” selama pandemi COVID-19. Ini lantaran Selandia Baru dianggap tempat yang menenangkan untuk mengisolasi diri.

Terlepas dari itu, jumlah miliarder di Selandia Baru memang sedang meroket. Dalam lima tahun terakhir, jumlah miliarder di negara kiwi itu naik 30%. Jumlah tersebut diperkirakan akan naik 72% dalam lima tahun mendatang! Cara menjadi kaya di negara tersebut bakal makin susah, nih.

Baca juga: Sukses dalam Semalam? Pelajari 7 Hal Ini Jika Kamu Mau Kaya!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Bloomberg, Forbes, Credit Suisse, Inequality, World Population Review

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img