Currently set to Index
Currently set to Follow

Kerap Disamakan, Apa Sih Perbedaan Dark Web dan Deep Web?

Sobat Cuan, kalian mungkin pernah mendengar istilah ‘dark web’ atau ‘deep web’ di dunia internet. Bagi kalian kalangan IT, pasti sudah tidak asing lagi, ya. Namun, di kalangan awam istilah tersebut sedikit terdengar menyeramkan, bahkan mencurigai bahwa itu adalah tempat para hackers berkeliaran.

Jika pengguna internet di seluruh dunia diumpamakan dengan fenomena gunung es. Maka, puncak gunung es di atas permukaan air diibaratkan pada bagian kecil internet atau web yang biasa kita gunakan sehari-hari. Hal ini dikenal dengan istilah surface web, dan di sinilah aktivitas online harian kita berlangsung, dan kebanyakan orang menganggap sebagai Internet.

Sedangkan, bagian gunung es di bawah permukaan air yang tidak tampak, adalah bagian terbesar internet. Nah, deep web dan dark web adalah bagian tersembunyi yang lebih dalam dan sangat luas dari fenomena gunung es tersebut.

Jadi, internet yang Sobat Cuan akses setiap waktu hanya sebatas browse saja itu hanya mencakup 4% dari seluruh konten web yang ada di internet. Jika dibedah lebih dalam, kamu bisa menemukan deep web dan dark web.

Apa yang dapat kamu lakukan pada dark web dan deep web? Lalu apa keduanya berbahaya? Meskipun keduanya sering disalahartikan, terdapat perbedaan dark web dan deep web yang cukup jelas. Yuk, simak di sini!

Baca juga: Apa Itu Deep In The Money?

Kerap Disamakan, Apa Sih Perbedaan Dark Web dan Deep Web?, Pluang

Deep Web dan Dark Web Adalah Istilah Dunia Maya Populer

1. Pengertian Deep Web

Deep web merupakan bagian dari internet yang tidak terindeks oleh mesin pencari biasa, seperti Google, Yahoo, dan lain-lain. Artinya, deep web sulit dicari dan ditemukan oleh pengguna internet secara umum. Namun, kita masih bisa mengaksesnya melalui browser, seperti Safari dan Chrome.

Konten di dalam deep web termasuk relatif aman, dan tidak selalu berisi hal ilegal. Sehingga, jika kamu mau berselancar di dalamnya, kamu hanya perlu izin untuk mengakses masuk menggunakan user name, password, dan alamat URL. Contoh deep web adalah Dropbox, Google Drive, dan web penyimpanan data lain yang tidak mudah diakses orang sembarangan.

Deep web biasanya digunakan oleh profesi yang membutuhkan keamanan lebih mengingat isinya yang terdiri atas informasi internal, seperti dokumen milik pemerintah. Atau, berisikan dokumen milik lembaga-lembaga tertentu, seperti data mobile banking nasabah bank, data pribadi sosial media, dan lainnya.

Nah, informasi-informasi ini bukanlah konsumsi publik. Sehingga, tak heran jika banyak cybercrime yang ingin berusaha menembus jaringan tersebut.

Apa Itu Dark Web?

Selanjutnya, kita masuk bagian internet paling dalam lagi, yakni dark web.

Dark web adalah bagian tersembunyi internet yang tidak terlihat oleh mesin pencari biasa, disebut juga Darknet atau Web Underground. Artinya, jika ingin mengakses dark web harus menggunakan browser anonim yang disebut The Onion Router (TOR) Browser, atau yang tidak asing bagi kita yaitu Virtual Private Network (VPN).

Dark web adalah bagian dari deep web. Perkiraan jumlahnya hanya sekitar 0,01% dari deep web. Seluruh data di sini terenkripsi, dan untuk mengaksesnya, kamu memerlukan perangkat lunak, konfigurasi, atau otorisasi khusus.

Misalnya, dengan menggunakan alamat IP bertopeng, yang hanya dapat diakses dengan browser web tertentu seperti Tor, I2P, Freenet, dll.

Sama seperti deep web, sebagian besar situs dark web memberikan privasi atau keamanan lebih banyak bagi para pengguna terkait data atau informasi penting.

Jadi, Apa Perbedaan Dark Web dan Deep Web?

Meskipun keduanya sama-sama tidak mudah diakses dengan situs pencari biasa, terdapat beberapa hal berbeda yang bisa dilihat dari kontennya. Berikut diantaranya:

Deep Web 

  • Situs web yang tidak dapat diakses oleh seacrh engine untuk melindungi privasi penggunanya
  • Pengguna tidak memerlukan browser khusus atau VPN untuk mengakses deep web
  • Jutaan halaman internet bisa diakses setiap hari dengan aman
  • Aksesnya terbesar di bagian internet, hingga 5 kali surface web
  • Bisa diakses secara anonim menggunakan VPN
  • Kontennya legal

Dark Web

  • Dark web adalah situs web dirancang dengan enkripsi dan tersembunyi, karena digunakan untuk kegiatan ilegal
  • Pengguna membutuhkan Tor Browser dan VPN ketika ingin mengakses dark web
  • Dark web cukup berbahaya, sehingga butuh ‘security’ sebelum masuk ke dalamnya
  • Bagian di dunia internet lebih kecil dari deep web, halamannya tidak bisa diukur
  • Digunakan secara anonim, oleh peretas, penjual maupun pembeli barang ilegal
  • Konten ilegal

Gimana Sobat Cuan, sekarang sudah paham kan perbedaan antara dark web dan deep web? Semoga informasi di atas berguna untuk kalian dalam memahami dunia internet, ya.

Baca juga: Buka Situs Blokiran Lebih Mudah dengan VPN, Begini lho Caranya!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Guru99, Acerid

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img