Currently set to Index
Currently set to Follow

Emas sebagai Safe Haven, Investasi Minim Risiko

Emas kerap kali digadang sebagai safe haven dalam dunia investasi, termasuk juga di antara investor tanah air. Sederhananya, emas sebagai investasi sudah terbilang lazim di kalangan masyarakat Indonesia. Sebenarnya apa maksud dari safe haven itu?

Seperti yang kita tahu, tidak ada yang pasti dalam investasi. Semua instrumen investasi mengandung risiko. Nah, ketika terjadi gejolak geopolitik, bahkan perubahan drastis dalam perekonomian global, risiko investasi otomatis meningkat.

Namun, ada beberapa aset atau instrumen investasi yang memiliki tingkat risiko yang relatif rendah saat kondisi global tidak menentu. Aset investasi seperti itulah yang dikenal sebagai safe haven. Investor merasa aman ketika memegang aset tersebut walaupun terjadi gejolak yang mengancam situasi ekonomi atau geopolitik.

Lantas mengapa emas sebagai investasi masuk dalam kategori safe haven? Salah satunya karena emas selalu punya nilai saat inflasi atau bahkan saat terjadi konflik.

Baca juga: Cara Mengelola Resiko Investasi Emas

Emas jadi aset yang berharga di tengah-tengah volatilitas pasar. Investor enggan memegang instrumen dengan risiko tinggi pada saat hal ini terjadi. Dengan kata lain, investor cari aman untuk menghindari kerugian mendalam di saat kondisi pasar bergejolak.

Contohnya baru-baru ini, saat terjadi perang dagang antara Amerika Serikat dengan China. Beberapa waktu lalu, Presiden AS Donald Trump menaikkan tarif impor untuk produk-produk asal Tiongkok. Investor lantas mengalihkan asetnya dengan membeli emas untuk berlindung dari ketegangan ekonomi antara dua negara adidaya tersebut. Harga emas berjangka pun serta-merta naik.

Jauh sebelum AS dan China berseteru, fungsi emas sebagai investasi sudah dirasakan di negeri sendiri. Mungkin Anda masih ingat ketika Indonesia mengalami krisis ekonomi pada 1998. Saat itu, laju inflasi tertinggi mencapai 54% dan harga emas melonjak drastis.

Hal yang sama terjadi saat inflasi mencapai 10,3% pada tahun 2008. Tidak heran bila harga emas kembali naik lantaran investor mengalihkan asetnya kepada emas sebagai safe haven pada 2008 sampai 2010.

Alasan selanjutnya ialah ketersediaan emas terbatas. Dus, permintaan emas akan selalu ada bahkan meningkat. Logam mulia satu ini selalu diincar masyarakat, bukan saja untuk alasan investasi, tapi juga untuk dijadikan perhiasan. Jadi walaupun kondisi pasar tengah tenang, emas tetap dicari masyarakat.

Baca Juga: Cara Investasi Emas yang Menguntungkan, Bagaimana Caranya?

Selain itu, banyak orang menjadikan emas sebagai pilihan diversifikasi investasi. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, emas selalu punya nilai saat kondisi pasar tidak menentu. Perlu diketahui pula, emas punya relasi negatif dengan aset investasi lain, seperti saham atau forex. Artinya, ketika nilai saham atau forex cenderung melemah, nilai emas malah cenderung melonjak.

Bahkan, harga emas punya potensi yang besar untuk naik ketika dolar AS melemah. Hal ini rentan terjadi ketika ada kemungkinan penurunan suku bunga acuan oleh bank sentral AS alias The Fed.

Sebagai informasi tambahan, inilah yang memengaruhi naik turunnya harga emas dalam negeri: nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, permintaan dan penawaran emas, isu global, tingkat inflasi, serta tingkat suku bunga.

Ambil contoh, harga emas produksi Antam yang relatif memberi gambaran tentang kecenderungan perilaku investor dalam berburu emas ritel saat situasi tidak menentu. Saat dolar AS melemah, masyarakat berburu logam mulia Antam untuk memberi perlindungan. Anggapan masyarakat, emas akan selalu laku dijual.

Di masa mendatang, banyak analis memprediksi tensi dagang antara AS dan China akan berlanjut. Ini memperkuat posisi emas sebagai investasi. Anda bisa menambahkan logam mulia ini dalam portofolio investasi Anda untuk berjaga-jaga saat hal tersebut memanas.

Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

Selengkapnya:

Diskon dari Beli Emas Online

7 Alasan Nabung Emas di Pluang Paling Aman

Investasi Lebih Aman, Ketahui Cara Mengelola 7 Resiko Investasi Ini

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img