Currently set to Index
Currently set to Follow

Prediksi Volatilitas DNA: Harga Bitcoin Bisa Sentuh Rp1,12 Miliar, Ethereum Rp42 Juta

Harga Bitcoin dan Ethereum masing-masing telah menunjukkan tajinya sepanjang tahun ini. Bahkan, harga Ethereum sudah berhasil menembus US$1.500 per keping dan mencapai titik puncaknya pada pekan ini.

Namun, sampai kapan kenaikan harga tersebut akan berlanjut?

Frank Holmes, CEO/CIO Investor Global AS, yakin harga Bitcoin dan Ethereum masing-masing dapat mencapai titik US$80.000 atau Rp1,12 miliar dan US$3.000, atau Rp42 juta, di 2021.

Tapi di sisi lain, Holmes juga melihat kemungkinan harga Bitcoin turun menjadi US$20.000 dan Ethereum ke arah US$500, lantaran hal yang disebutnya sebagai Volatilitas DNA (DNA of Volatility).

Prediksi Volatilitas DNA: Harga Bitcoin Bisa Sentuh Rp1,12 Miliar, Ethereum Rp42 Juta, Pluang

Volatilitas DNA bisa Geser Harga Bitcoin Naik dan Turun

Menurut Holmes, setiap kelas aset memiliki volatilitas DNA-nya tersendiri. DNA ini merupakan persentase fluktuasi harga Bitcoin serta aset lainnya yang khas selama periode waktu tertentu.

Terkait aset kripto Bitcoin dan Ethereum sendiri, menurutnya, masing-masing dari mereka memiliki pola volatilitas yang sama dan menarik. Bahkan, ia juga menyebut bahwa volatilitas DNA saham Tesla sama dengan Ethereum dan Bitcoin.

“Pasar saham, S&P 500, adalah 1%. Emas adalah 1%. Stok emas 2%. Tapi Tesla, Ethereum, dan Bitcoin semua sama rata 5%,” ujarnya.

Jadi, mengapa aset-aset yang tampaknya tak memiliki garis benang merah ini memiliki DNA Volatilitas yang serupa? Lalu apa kaitannya dengan harga Bitcoin serta aset kripto pada umumnya?

Holmes percaya bahwa kisaran volatilitas yang lebih tinggi merupakan indikator aset yang mendisrupsi industri yang sudah ada.

Adapun, Tesla tergolong disruptif bagi industri mobil konvensional. Sementara, aset kripto disruptif bagi sektor keuangan global. Meski aset-aset ini menempati industri yang sama sekali berbeda, keduanya adalah agen perubahan, yang menciptakan ketidakpastian dan volatilitas harga yang serupa.

Baca juga: Pahami Kinerja Sekuritas, Ini 3 Alasan Volatilitas Pasar Pengaruhi Peluang Profit

Bitcoin Akan Menjadi Seni Investasi Aset Kripto

Analis dunia investasi aset kripto telah melihat pesatnya kenaikan harga Bitcoin dalam reli-reli bullish-nya. Bahkan, pengusaha Bitcoin Dan Held baru-baru percaya bahwa Bitcoin dapat mencapai US$1 juta per koin nantinya.

Namun, jika harga Bitcoin hanya mencapai bahkan sepertiga dari prediksi itu, apa yang terjadi?

“Apa yang akan mendorong harga Bitcoin ke arah US$400.000, kudengar, adalah karena ia akan menjadi seni. Aset ini akan diklasifikasikan sebagai barang kolektor,” ujar Held.

Holmes, di tempat terpisah, juga mengatakan bahwa Bitcoin akan tetap berharga sebagai seni, bahkan jika aset ini tidak digunakan sebagai mata uang digital yang berdaulat di negara-negara tertentu.

Holmes menyamakan kepemilikan atas aset Bitcoin sama dengan memiliki cetakan asli Andy Warhol. Ini menjadikan harga Bitcoin dan Ethereum akan mungkin jadi sangat tinggi, menjadi kepemilikan aset berharga. Hanya saja, Bitcoin tentunya lebih cair dan dapat digunakan untuk transaksi keuangan peer to peer.

“Investasi Bitcoin luar biasa! Dan persediaannya terbatas!” puji Holmes.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Coin Telegraph

spot_img

Artikel Terbaru

Business Development Manager

0

Chief Marketing Officer

0

Relationship Manager

0

Human Resources Business Partner

0

Copywriter

0
spot_img