Currently set to Index
Currently set to Follow

Perusahaan Teknologi akan Borong Bitcoin Februari. Harga Naik?

Februari konon akan menjadi waktu krusial bagi perkembangan investasi Bitcoin. Setelah ledakan harga Bitcoin besar-besaran pada Januari lalu, banyak perusahaan teknologi digadang-gadang akan memborong dan menyimpan keping-keping Bitcoin pada bulan ini.

Kepala eksekutif investor terkemuka Ark Investment Management Cathie Wood mengatakan, banyak perusahaan akan menambah Bitcoin ke neraca perusahaan mereka pada bulan ini lantaran menguatnya posisi Bitcoin sebagai aset lindung nilai.

Selera perusahaan-perusahaan teknologi ini juga meningkat seiring tokcernya pengetahuan mereka akan teknologi aset kripto. “Saya yakin, tidak ada hedge fund yang lebih baik terhadap inflasi selain Bitcoin,” tegas Wood.

Wood juga menyebut bahwa dirinya sudah menerima banyak pertanyaan dari perusahaan kelas kakap mengenai potensi Bitcoin sebagai aset lindung nilai di masa depan.

Potensi Harga Bitcoin Sebagai “Kuda Tercepat” Menghadapi Inflasi

Pada Mei lalu, manajer hedge fund Paul Tudor Jones menyebut Bitcoin sebagai “kuda tercepat” dalam perlombaan untuk mengalahkan inflasi. Pendapatnya ini memicu gelombang ketertarikan investor institusional pada Bitcoin. Sebab, para investor itu cemas dengan nilai kekayaannya setelah pemerintah AS menelurkan segudang kebijakan pemulihan ekonomi dalam menghadapi pandemi COVID-19, termasuk stimulus The Fed yang dapat merusak nilai dolar.

Hasilnya, pada Agustus lalu, MicroStrategy mulai membeli Bitcoin dan perusahaan ini terus memasok lebih banyak lagi. Pada Desember, CEO Tesla Elon Musk bertanya tentang potensi harga Bitcoin, juga kemungkinan menambah Bitcoin ke portofolio perusahaannya. Percakapan mereka di Twitter ini memicu spekulasi liar di kalangan peminat aset kripto.

Ark juga merilis laporan penelitian tahunannya yang menunjukkan bahwa, “Jika semua perusahaan S&P 500 mengalokasikan 1% dari uang tunai mereka ke Bitcoin, harga Bitcoin bisa naik sekitar US$40.000.”

Laporan itu juga memprediksi bahwa nilai kapitalisasi pasar Bitcoin akan membengkak menjadi antara US$1 triliun dan US$ 5 triliun selama lima hingga sepuluh tahun ke depan.

Baca juga: Saingi Banyak Aset Lain, Ini Alasan Kamu Mesti Pilih Bitcoin!

Banner Blog Pluang

Konferensi Virtual Seputar Bitcoin akan dongkrak Minat dan Harga Bitcoin

Ketertarikan perusahaan-perusahaan teknologi tersebut akan Bitcoin mungkin juga akan melonjak setelah sebagian besar dari mereka menghadiri konferensi virtual terkait “strategi perusahaan Bitcoin” yang dihelat oleh MicroStrategy sejak Rabu hingga Kamis pekan ini.

Pemimpin MicroStrategy Michael Saylor mengatakan, pertemuan ini diadakan agar perusahaan-perusahaan lain bisa “menyalin” strategi investasi Bitcoin ala perusahaan intelijen bisnis itu, yang kini dituangkan dalam buku pedoman Bitcoin MicroStrategy. Sebelumnya, perusahaan ini memborong Bitcoin pada musim panas lalu dan kini memiliki 70 ribu keping Bitcoin dengan nilai lebih dari US$2 miliar.

“Kami akan menyambut ribuan eksekutif, pejabat, direktur, dan penasihat perusahaan berkumpul pada minggu pertama Februari,” Saylor mengatakan kepada CNBC Power Lunch. Ia menjelaskan ini setelah MicroStrategy membeli 300 token Bitcoin lagi pekan ini.

Konferensi ini bukanlah acara kacangan. Sebab, acara ini mengundang raksasa industri aset kripto seperti Binance, Gemini, dan Coinbase. Termasuk juga Galaxy Digital milik Mike Novogratz, yang mengkhususkan lini bisnis di layanan terkait aset kripto juga akan mengisi diskusi seputar makro bitcoin dan strategi perusahaan.

Banyak analis mengatakan bahwa investor Bitcoin akan mengamati dengan cermat hasil konferensi ini karena bisa mendorong harganya melonjak lebih tinggi lagi.

“Konferensi ini dapat mendorong minat pada Bitcoin lebih jauh. Dan kalaupun bukan kenaikan harga langsung, ini pasti akan memiliki efek positif dan jangka panjang,” ujar Joe DiPasquale, kepala eksekutif Bitcoin yang berbasis di San Francisco, BitBull Capital.

“Ada juga kemungkinan terjadinya hype di sekitar konferensi yang dapat meningkatkan sentimen ritel dan mendorong beberapa pembelian ritel.”

Ucapan itu pun senada dengan ungkapan Cathie Woods dari Ark investment yang menyebut bahwa aksi borong Bitcoin akan terjadi menjelang agenda puncak konferensi tersebut pada Kamis ini.

Baca juga: Ini Alasan Mengapa Kamu Sebaiknya Berinvestasi di Bitcoin

Ada Apa dengan Harga Bitcoin Sebulan Terakhir?

Harga Bitcoin meroket menjadi lebih dari US$40.000 pada awal Januari sebelum terkontraksi lagi lantaran bank sentral di seluruh dunia tengah menggenjot jumlah uang beredar.

Ledakan harga Bitcoin terbilang fantastis lantaran naik dari sekitar US$8.000 per keping setahun sebelumnya. Hari ini, nilai gabungan Bitcoin dunia bernilai lebih dari Visa, Samsung, dan Berkshire Hathaway.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Forbes, Forbes

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img