Currently set to Index
Currently set to Follow

Harga Emas Bangkit di Atas $1.800/ounce Memasuki Desember

Emas mengawali bulan Desember dengan kenaikan. Akhirnya, Emas keluar dari minggu ketiga berturut-turut dimana ia kehilangan hampir 6% hingga November. Investor menjual aset safe-haven dan menuangkannya ke investasi berisiko seperti saham dan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF).

Pemulihan Harga Emas

Investor sekarang tampaknya kurang fokus pada lonjakan baru kasus COVID-19 di seluruh dunia atau lockdown baru di tempat-tempat yang berbeda seperti London, Hong Kong dan Toronto. Sebaliknya, lebih memperhatikan kemungkinan persetujuan beberapa vaksin COVID-19 dalam beberapa minggu mendatang.

Harga emas bangkit dari posisi terendah 5 bulan di tanggal 1 Desember karena kekhawatiran lonjakan kasus COVID-19 mengimbangi optimisme seputar perkembangan vaksin. Hal ini mendorong investor menuju pada logam kuning. Kenaikan dalam satu hari ini adalah yang tertajam dalam tiga minggu.

Sebelum itu, tren jatuhnya harga emas cukup parah dan tampaknya tak berujung sehingga orang-orang mengira hal ini akan terus berlanjut. Tapi pernurunan ini berhenti, dan emas telah menunjukkan kenaikan yang signifikan untuk pertama kalinya dalam lebih dari sebulan.

Di hari Selasa (1/12), harga spot emas, yang mencerminkan perdagangan real-time bullion, naik sebanyak $37.17, atau 2.1%, menjadi $1,814.26.

Perjalanan Emas di Tahun 2020 

Meskipun rebound di hari Selasa (1/12), harga logam kuning tetap berada sekitar $270 di bawah rekor tertinggi Agustus. Kenaikan yang membawa kontrak berjangka mendekati $2.090 dan bullion di atas $ 2.073. Baru minggu lalu, kedua tolok ukur tersebut turun ke posisi terendah empat bulan di wilayah $1.700 per ounce.

Kejatuhan emas tahun ini sama menakjubkannya dengan kenaikannya.

Ekonomi global tersendat karena pandemi lockdown dan dolar serta imbal hasil Treasury terpukul oleh stimulus COVID-19 AS yang sangat besar. Di sinilah harga emas bangkit dan naik sekitar $400 atau 25% di antara bulan Maret dan Juli. Investor bergegas dan beralih pada aset yang disebut safe havens. Kenaikan pada emas ini ini memuncak pada rekor tertinggi sepanjang masa di bulan Agustus 2020.

Dari level tersebut, emas kembali turun hampir ke posisi empat bulan sebelumnya. Penyebabnya adalah kabar potensi satu pengembangan vaksin COVID-19, potensial satu demi satu menghasilkan pelarian di surga. Menambah dana lindung nilai dan likuidasi berbasis algoritme dijual oleh bank-bank Wall Street dengan anggapan bahwa sejumlah imunisasi dan terapi benar-benar akan mengendalikan virus dalam hitungan bulan.

Baca juga: Ini Penyebab Harga Bitcoin Melonjak di Tahun 2020

Akhir Minggu

Emas naik pada hari Jumat pagi (4/12) di perdagangan Asia, karena investor dengan hati-hati optimis atas langkah-langkah stimulus AS terbaru. Selain itu adalah karena Pfizer Inc (NYSE: PFE) memangkas jumlah dosis vaksin COVID-19 yang akan diluncurkan. Emas menyentuh $1.848 per ounce di tengah hari.

Pfizer mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka hanya akan menghasilkan 50 juta dosis BNT162b2, sebuah vaksin COVID-19 yang dikembangkan bersama dengan BioNTech. Hal ini terjadi setelah adanya laporan mengenai masalah rantai pasokan. Jumlah dosis turun dari target sebelumnya yaitu 100 juta dosis.

Ed Moya, seorang analis dari OANDA, mengatakan perlambatan dalam data manufaktur dan tenaga kerja AS mendorong ekspektasi bahwa lebih banyak stimulus moneter dan fiskal akan datang selama beberapa minggu ke depan.

“Pendorong jangka panjang untuk emas tetap merupakan kembalinya inflasi yang tak terhindarkan,” katanya. “Pemulihan ekonomi terlama yang pernah mampu memberikan inflasi yang berkelanjutan, tetapi pemulihan ekonomi setelah kita kembali ke kehidupan pra-pandemi akan disertai dengan tekanan harga yang meningkat.”

Baca juga: Bursa Saham AS dan Harga Bitcoin Cetak Rekor!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di Google Play Store atau App Store untuk membeli emas digital dan S&P 500 index futures dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun.

Untuk produk investasi emas, kamu bisa menarik emas fisik dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi dalam kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Netflix, Nike, dan lainnya.

Investasi kamu aman karena disimpan dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (BUMN). Produk investasi di Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah berlisensi dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Segera download Pluang dan nikmati keuntungannya!

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img