Currently set to Index
Currently set to Follow

Harga Emas Bisa Menguat Hari Ini Meski Diserang Duet Dolar & Obligasi AS

Harga emas di pasar spot pada hari ini, Rabu (10/3) pukul 09.00 WIB, melemah 0,27% ke posisi US$1.711,48 per ons. Pelemahan juga terjadi di pasar berjangka komoditas COMEX justru sebesar 0,4% ke US$1.710,1 per ons.

Pelemahan harga emas hari ini masih disebabkan oleh serangan ganda dari tingginya imbal hasil obligasi dan nilai dolar AS. Meski memang, keduanya mengalami penurunan nilai dalam semalam pada Selasa (9/3).

Nilai imbal hasil obligasi pemerintah AS secara mendadak anjlok dalam semalam. Ini lantaran investor melakukan aksi jual setelah merasa bahwa kenaikan imbal hasil tersebut sudah “kelamaan”. Adapun, tren kenaikan imbal hasil ini sudah berlangsung hampir tiga pekan sejak akhir Februari.

Meski dampaknya ke harga emas hari ini belum terasa stabil, namun pelemahan imbal hasil obligasi AS tentu akan bikin investor kembali ke emas. Sebab, kesempatan cuan mereka di obligasi kian terkikis, menyebabkan mereka kembali beralih ke aset lindung nilai seperti emas.

Selain itu, pelemahan nilai dolar AS juga akan membuat harga emas menjadi relatif lebih murah bagi investor yang sehari-harinya tidak bertransaksi menggunakan dolar AS. Akibatnya, permintaannya akan meningkat dan mengerek harga emas.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini Ditekan Duet Maut Dolar AS dan Obligasi Pemerintah AS

Harga Emas Bisa Menguat Hari Ini Meski Diserang Duet Dolar & Obligasi AS, Pluang

Sentimen Lain Harga Emas Hari Ini

Tak hanya akibat “duet maut” obligasi pemerintah AS dan dolar AS, harga emas masih mendapat sokongan fundamental dari rencana AS untuk menggelontorkan stimulus fiskal sebesar US$1,9 triliun. Di mana, wacana ini sudah disetujui oleh Senat AS pada Sabtu (6/3) kemarin.

Pada hari ini, dewan legislatif AS akan melaksanakan pemungutan suara untuk memutuskan apakah mereka akan meneruskan Rancangan Undang-Undang (RUU) stimulus fiskal itu. Dengan persetujuan kuat dari Senat dan dewan legislatif AS sebelumnya, terdapat harapan kuat bahwa mayoritas anggota dewan akan meneruskan RUU tersebut.

Selan itu, organisasi negara-negara maju di dunia (OECD) juga memeprkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi dunia akan melesat 5,6% di tahun ini dan 4% di tahun depan.

Baca juga: Menguat Pagi Hari, Harga Emas Hari Ini Masih Dibayangi Obligasi AS

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Reuters

spot_img

Artikel Terbaru

Customer Service Officer

0

Strategy & Growth Lead

0

Senior Social Media

0

Product UX Copywriter

0

Partnerships Manager

0
spot_img