Currently set to Index
Currently set to Follow

Harga Emas Hari ini Ditopang Data Inflasi AS yang Moncer

Harga emas di pasar spot pada hari ini, Rabu (14/4) pukul 09.00 WIB, melemah 0,07% ke US$1.744,39 per ons. Sementara itu, harga emas COMEX juga melemah 0,1% ke angka US$1.745,9 per ons.

Meskipun melemah di pagi hari, namun sejatinya harga emas menguat dibanding kemarin. Hal ini disebabkan oleh anjloknya nilai dolar AS terhadap beberapa mata uang lainnya. Adapun pada Rabu pagi ini, nilai index dolar AS berada di 91,79, atau titik terendah dalam tiga pekan terakhir.

Hal itu terjadi setelah Departemen Ketenagakerjaan AS pada Selasa (13/4) menunjukkan bahwa indeks harga konsumen AS pada Maret naik 0,6% secara bulanan. Atau, 2,6% secara tahunan, menjadikannya sebagai pertumbuhan terkencang sejak 2011.

Pelemahan dolar AS tentu akan membuat harga emas menjadi relatif lebih murah bagi investor yang jarang bertransaksi menggunakan dolar AS. Akibatnya, permintaan emas akan meningkat. Kemudian, akan mengerek naik harga logam mulia tersebut.

Kemudian, kenaikan indeks harga konsumen AS juga mengindikasikan adanya kenaikan tingkat inflasi di AS. Hal itu pun akan menjadi angin segar bagi permintaan emas. Sebab, investor akan memburu emas di kala inflasi untuk melindungi nilai kekayaannya.

Baca juga: Waswas Optimisme Ekonomi AS Bayangi Harga Emas Hari Ini

Harga Emas Hari ini Ditopang Data Inflasi AS yang Moncer, Pluang

Harga Emas Hari Ini Masih Waspada Optimisme Ekonomi AS

Meski demikian, harga emas hari ini masih perlu waspada akan sikap investor yang masih kelewat optimistis terhadap pemulihan ekonomi AS. Setelah indikasi penguatan daya beli tercermin di dalam kenaikan indeks harga konsumen, investor juga masih mencerna pernyataan bank sentral AS The Fed terkait pertumbuhan ekonomi AS.

Presiden The Fed Philadelphia Patrick Harker mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi AS bisa mencapai 5% hingga 6% di tahun ini. Hal itu ditopang oleh pesatnya tingkat kemajuan vaksinasi massal di AS dan stimulus fiskal pemerintah AS.

Dalam beberapa hari ini, meningkatnya optimisme ekonomi AS sudah bikin investor berpaling dari emas. Ini lantaran mereka sudah mulai kembali berani menggenggam aset berisiko, seperti saham, dan juga merambah obligasi pemerintah AS karena imbal hasilnya meroket.

Namun, pada hari ini, imbal hasil obligasi AS nampaknya tidak akan menjadi ancaman terhadap emas. Sebab, tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun sudah mencapai 1,62%, atau melemah dibanding 1,68% pada Selasa (13/4).

Baca juga: Harga Emas Hari Ini Tertekan Optimisme Ekonomi Global dan Obligasi AS

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Reuters, Bloomberg, CNBC

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img