Currently set to Index
Currently set to Follow

Harga Emas Stagnan Seiring Investor ‘Wait-and-See’ Data Ketenagakerjaan AS

Harga emas di pasar spot pada hari ini, Senin (3/5) pukul 09.00 WIB, stagnan di posisi US$1.786,85 per ons. Namun, harga emas di pasar COMEX justru menguat 0,13% ke angka US$1.786,70 per ons.

Pelemahan harga emas hari ini disebabkan oleh penguatan nilai dolar AS. Selama sehari belakangan, indeks dolar AS merangkak naik, bahkan menyentuh 91,32 dari posisi 91,25 pada Rabu (6/5) pagi.

Penguatan dolar AS menyebabkan permintaan emas menurun. Sebab, harga emas akan menjadi relatif lebih mahal bagi mereka yang jarang bertransaksi menggunakan mata uang tersebut. Alhasil, kilau harga emas pun kian pudar.

Penguatan nilai dolar AS ini disebabkan oleh antisipasi investor atas data ketenagakerjaan bulan April yang dirilis Jumat (7/5) ini.

Jumlah tenaga kerja baru di AS diperkirakan naik 978,000 pekerjaan dibanding bulan lalu. Selain itu last month. Selain itu, penambahan tenaga kerja sektor swasta juga diperkirakan akan mencatat pertumbuhan bulanan tertinggi dalam tujuh bulan terakhir. Ekspektasi ini akan terjadi setelah banyak perusahaan yang mempercepat produksi di tengah kenaikan permintaan barang dan jasa.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini Kembali Gagal Tembus US$1.800 Gara-Gara Dolar

Harga Emas Stagnan Seiring Investor ‘Wait-and-See’ Data Ketenagakerjaan AS, Pluang

Sentimen Lain Harga Emas Hari Ini

Jika hasil data ketenagakerjaan menunjukkan hasil yang mumpuni, maka hal itu menyiratkan bahwa pertumbuhan ekonomi di AS akan mengalami momentum yang baik di kuartal II tahun ini. Pertumbuhan yang kuat ini akan ditopang oleh dukungan stimulus fiskal yang kuat dari pemerintah ditambah cepatnya program vaksinasi massal di negara adidaya tersebut.

Salah satu Gubernur The Fed Michelle Bowman mengatakan bahwa ekonomi AS mungkin bisa saja bertumbuh cepat. Selain itu, tingkat pengangguran bisa terjun bebas dibanding ramalan pada Maret lalu.

Namun, di tengah optimisme ekonomi yang kian kencang, The Fed masih berkomitmen untuk menjaga tingkat suku bunga acuan. Presiden The Fed Chicago Charles Evans mengatakan bahwa kebijakan moneter masih akan tetap longgar, termasuk menjaga suku bunga acuan, hingga tingkat inflasi mencapai target The Fed sebesar 2%.

Tingkat suku bunga acuan yang rendah tentu akan membuat investor konsisten memegang emas. Sebab, tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS dipastikan tidak akan meningkat.

Baca juga: Harga Emas Pagi Ini Nyaris Tembus US$1.800 Berkat Obligasi dan Dolar AS

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: ReutersBloombergCNBC

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img