Stimulus AS yang dinanti akhirnya telah disahkan. Emas pun mendapat dukungan untuk kenaikan harga. Lalu, sejauh apakah dorongan itu akan berlangsung?

Harga Emas dan Stimulus AS

Emas sempat mencetak kenaikan moderat menuju level tertinggi dalam sekitar enam minggu. Dimana kenaikan emas mencapai 1,3% di sesi hari Senin (28/12) karena berita bahwa Trump telah menandatangani paket bantuan virus korona sebesar $2,3 triliun pada hari Minggu (27/12).Akhirnya, kebuntuan singkat antara Gedung Putih dan Kongres terselesaikan.

Emas dipandang sebagai lindung nilai terhadap devaluasi dolar dan defisit besar yang dijalankan oleh pemerintah untuk mengekang efek ekonomi yang berbahaya dari pandemi COVID-19.

Harga emas telah diuntungkan selama setahun dari ketidakpastian ekonomi yang diciptakan oleh COVID-19. Tahun ini merupakan tahun terbaik emas sejak 2010.

Tetapi, emas juga telah berjuang untuk mempertahankan level kunci mendekati $1.900. Dikarenakan oleh peluncuran vaksin eksperimental dan pengobatan yang dengan cepat disahkan oleh badan kesehatan pemerintah untuk mengatasi pandemi.

Namun, dapat juga dikatakan bahwa yang mendukung logam kuning adalah optimisme atas peluncuran vaksin COVID-19, yang telah menyebabkan taruhan pada inflasi dan dolar yang lebih lemah.

Pasar risiko mencetak dorongan pada hari Senin setelah penandatanganan undang-undang bantuan, karena pandemi virus korona terus melonjak di AS maupun seluruh dunia.

Undang-undang tersebut dipandang sebagai dukungan untuk harga emas karena pengeluaran pemerintah terlihat memberikan tekanan pada dolar. Namun, sebagian besar perpindahan emas dari bantuan COVID mungkin telah diperhitungkan dalam harga nya atau priced in, kata beberapa ahli.

Volume perdagangan masih tipis di musim liburan. “Trader logam mulia mengambil isyarat dari dolar dengan tidak adanya pendorong fundamental baru,” kata Philip Futures dalam sebuah catatan.

Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) mengatakan pada hari Senin bahwa hedge fund dan manajer uang menaikkan posisi bullish mereka dalam kontrak emas dan perak COMEX dalam seminggu hingga 21 Desember.

Harga Emas mengincar level $1.900

Emas sedang volatil seperti rollercoaster pagi ini (29/12). Harga emas awalnya terdongkrak setelah Presiden Trump secara tak terduga menandatangani RUU bantuan pandemi.

Tampaknya orang Amerika hanya akan mendapatkan pembayaran bantuan langsung sebesar USD600 dan bukan USD2000 yang diminta oleh Trump. Itulah salah satu alasan mengapa reli emas ke USD1.900 memudar.

Harga emas dunia sendiri berada di rentang kisaran $1.880 per troy ounce di hari Selasa (29/12).

Emas dapat berkonsolidasi sampai setelah pemilihan pelimpahan Senat Georgia. Peristiwa tersebut memiliki risiko terbesar yang akan menentukan prospek stimulus untuk 100 hari pertama Presiden terpilih Biden.

“Tulang punggung bagi banyak pembeli emas adalah peningkatan suplai uang global sebesar USD14 triliun. Sebuah pengingat kuat di tengah imbal hasil yang naik kembali. Kita akan tetap berada dalam lingkungan suku bunga rendah untuk tahun-tahun mendatang,” kata Ed Moya, analis dari OANDA New York.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Unduh aplikasi Pluang di Google Play Store atau App Store untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera unduh aplikasi Pluang!

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here