Currently set to Index
Currently set to Follow

Harga Emas Naik Tipis Menanti Kelanjutan Stimulus

Harga emas naik tipis dengan mengakhiri minggu yang fluktuatif ini. Emas tampaknya menggantung pada perkembangan pembicaraan di Kongres AS untuk paket stimulus fiskal COVID-19.

Harga Emas Naik di Awal Minggu

Harga emas mencapai level tertinggi tiga minggu pada hari Selasa (8/12), mencoba untuk menuju target pasar pada $1.900 per ons. Hal ini terjadi di tengah ekspektasi bahwa Kongres AS akan menyetujui putaran baru pengeluaran untuk pandemi virus corona.

Di perdagangan hari Selasa, kontrak emas untuk pengiriman Februari di Comex New York ditutup naik $6,20, atau 0,3%, menjadi $1,843.60 per ounce. Adalah kenaikan 0,2% untuk minggu ini, setelah naik sebanyak $33 sebelumnya. Hampir menyentuh $1,880 sebelum kembali jatuh hampir sebanyak $40 di sesi berikutnya.

Emas mulai bangkit dari salah satu aksi jual paling brutal. Disebabkan oleh terobosan dinamis dalam vaksin Covid-19 dan potensi ketersediaannya sebelum Natal. Hal yang menyebabkan kurangnya minat pada safe-havens.

Nilai emas telah turun sekitar 6% pada bulan November, terbesar selama sebulan sejak 2016 dan jatuh ke wilayah $1.700. Pada beberapa pekan terakhir, investor mengalihkan sebagian besar dana ke pasar saham dan aset berisiko lainnya seperti minyak.

Terlepas dari tekanan akan risiko, emas sebagai tempat berlindung naik lagi di tengah pembicaraan tentang upaya stimulus Covid-19 AS yang baru. Hal ini malah memicu penurunan dolar, yang dilihat sebagai perdagangan alternatif selain logam kuning.

Baca juga: Harga Emas Bangkit di Atas $1.800/ounce Memasuki Desember

Perkembangan Stimulus Membatasi Harga Emas

Emas telah berada di bawah beberapa tekanan setelah naik mendekati level $ 1.875 awal pekan. Kenaikan yang terjadi di tengah kenaikan tipis dolar dari posisi terendah baru-baru ini.

Tertundanya rencana Kongres AS mendorong kemunduran harga emas. Anggota parlemen AS menghadapi tekanan yang meningkat dari buruknya data pekerjaan dan lonjakan infeksi virus corona. Jadi, memerlukan lebih banyak waktu untuk menuntaskan kesepakatan tentang paket stimulus.

Emas naik pada hari Jumat (11/12) dengan perdagangan spot emas ditutup naik 0,3% menjadi $1,839.90 per ounce.

“Kita akan mendapatkan kesepakatan stimulus pada akhir bulan dan Federal Reserve AS akan mempertahankan sistem moneternya yang longgar. Hal ini akan membantu menopang harga emas hingga 2021, “kata Michael Hewson, kepala analis pasar di CMC Markets Inggris.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di Google Play Store atau App Store untuk membeli emas digital dan S&P 500 index futures dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun.

Untuk produk investasi emas, kamu bisa menarik emas fisik dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi dalam kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Netflix, Nike, dan lainnya.

Investasi kamu aman karena disimpan dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (BUMN). Produk investasi di Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah berlisensi dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Segera download Pluang dan nikmati keuntungannya!

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img