Currently set to Index
Currently set to Follow

Mau Netflix and Chill? Yuk, Simak Harga Berlangganan Netflix Terbaru di Sini!

Apakah Sobat Cuan sudah tidak sabar menunggu season baru Hospital Playlist diputar? Atau masih asyik menyimak episode baru Law School di Netflix? Hanya dengan membayar harga berlangganan Netflix kamu sudah bisa bersantai di malam minggu nanti, lho.

Di tengah pandemi, popularitas aplikasi nonton berbayar ini memang semakin meroket.  Saat mobilisasi masyarakat dibatasi, aktivitas domestik semakin intens sementara beberapa aplikasi justru semakin bersinar. Salah satu diantaranya ialah Netflix.

Aplikasi berbayar ini memang layak menjadi pilihan bersantai di hari libur atau sekedar melepas penat disela work from home. Selain pilihan film yang beragam, Netflix juga menawarkan seri yang diproduksi sendiri oleh production house-nya.

Menurut survei yang dilakukan bussiness of apps, hingga akhir 2020 lalu Netflix memiliki 204 juta susbcriber di seluruh dunia. Penggunanya masih didominasi oleh warga Amerika Serikat dan Gen Z. Namun, kamu dan teman-temanmu pasti termasuk juga kan?

Tapi, kalau kamu yang belum pernah berlangganan Netflix, pasti kamu bingung kan mengenai cara berlangganan situs streaming film satu ini? Apalagi, waktu akhir pekan ini adalah waktu terbaik bagimu untuk Netflix and chill.

Baca juga: Banyak Diakses Selama Pandemi, Laporan Keuangan Netflix Tunjukkan Penurunan EPS

Harga Berlangganan Netflix

Netflix menawarkan paket berlangganan mulai dari Rp54.000 hingga Rp186.000 per bulan. Kamu bisa mengambil opsi berlangganan untuk sendiri saja di ponselmu, atau paket berlangganan untuk 4 gawai sekaligus.

Netlix juga menawarkan ragam resolusi film mulai dari 480p hingga 4K yang bisa kamu pilih sesuai bujetmu. Nah, berikut daftar paket berlangganan yang bisa kamu pilih.

  1. Mobile
    Paket ini menawarkan harga berlangganan Rp54.000 dengan keuntungan login di satu perangkat saja. Video yang dapat kamu akses dengan paket ini hanya beresolusi 480p.
  2. Mobile+
    Dengan membayar biaya berlangganan Rp79.000 per bulan, kamu dapat menikmati resolusi video 1080p di satu perangkat yang kamu punya. Bisa digunakan di smartphone, tablet, laptop, dan PC.
  3. Basic
    Dengan membayar Rp120.000 per bulan, kamu sudah bisa menikmati film dan acara lainnya secara tanpa batas. Selain itu, kamu juga diperkenankan mengunduh acara atau film favoritmu hanya lewat satu gawai saja.
  4. Standard
    Paket ini dibanderol dengan harga Rp153.000. Kamu sudah bisa login di dua perangkat, bisa digunakan di smartphone, tablet, laptop, PC, dan Smart TV. Resolusi video yang dapat kamu akses maksimal 1080p.
  5. Paket Premium
    Jika ingin merogoh kocek lebih dalam, Sobat Cuan tentu dapat menikmati lebih banyak fasilitas dari situs streaming satu ini. Dengan membayar biaya berlanganan Rp186.000, kamu sudah bisa login di empat perangkat, bisa digunakan di smartphone, tablet, laptop, PC, dan Smart TV, resolusi video maksimal 4K+HDR.

Baca juga: Queen’s Gambit Bikin Netflix Tembus 200 Juta Pelanggan Tahun Lalu

Mau Netflix and Chill? Yuk, Simak Harga Berlangganan Netflix Terbaru di Sini!, Pluang

Bagaimana Cara Membayar Tagihan Harga Netflix?

Jika Sobat Cuan tertarik untuk berlangganan, kamu bisa membayar harga Netflix dengan kartu kredit dan debit berlogo Visa, Mastercard, dan American Express.

Adapun pembayaran Netflix akan ditagihkan langsung secara otomatis ke kartu debit dan kredit di tanggal kamu memutuskan berlangganan Netflix setiap bulannya. Misalnya, jika kamu memutuskan berlangganan Netflix di tanggal 3 Januari, maka billing berikutnya akan jatuh di tanggal 3 setiap bulan ke depan.

Pemilihan metode pembayaran Netflix akan kamu isi tepat saat kamu mendaftar akun barumu. Selain itu, kamu bisa mengganti metode pembayaran tersebut kapan saja sesuka hatimu. Gampang sekali kan, Sobat Cuan?

Nah, kalau sudah tahu cara membayar harga Netflix, kini saatnya kamu menikmati layanannya! Kamu bisa membaca daftar film-film Korea terbaik Netflix di sini dan film action comedy pelepas stress di artikel ini!

Mengenal Netflix

Netflix Berdiri Sejak 1997

Meski popularitasnya baru meroket akhir dekade lalu, Netflix sebetulmya sudah diinisiasi sejak tahun 1997. Pendirinya, yakni Reed Hastings dan Marc Randolph, memulai bisnisnya dari tempat penyewaan DVD daring yang kemudian menjadi saingan sengit Blockbuster.

Awalnya, mereka ingin membuat model bisnis penyewaan DVD yang memungkinkan pelanggannya menyewa sebanyak yang dia mau tanpa denda keterlambatan. Hastings dan Randolph memikirkan jalan terbaik agar model bisnisnya bisa terwujud meski saat itu aplikasi berbayar belum populer, bahkan teknologi streaming film belum ditemukan.

Hastings dan Randolph pun menginisiasi penyewaan DVD daring lewat situs menonton yang legal. Perjuangan tidak selalu mulus, di awal meroketnya popularitas internet tahun 2001, dimana situs nonton gratis ilegal menjamur, Netflix sempat berada di titik terbawahnya.

Netflix Berkembang Berkat Teknologi Aplikasi

Tak lama sejak algoritma Netflix ditemukan, popularitasnya pun pelan-pelan meroket. Di tahun 2000, Netflix punya 300.000 pelanggan. Dalam lima tahun jumlah ini sudah naik berkali lipat menjadi 4,2 juta pelanggan.

Meski tertatih di awal, tahun 2007, Netflix berhasil bangkit dengan memperkenalkan model menonton streaming seperti yang populer saat ini.

Saat itu nonton streaming sudah mulai populer berkat adanya situs Youtube yang menyediakan konten menonton dari pengguna untuk pengguna. Bedanya, Netflix menyediakan film-film dan drama seri dari seluruh dunia untuk dapat dinikmati pelanggan di 190 negara.

Seiring berkembangnya teknologi, di tahun 2010 kamu sudah bisa nonton Netflix di PS atau Xbox sebab Netflix sudah memiliki aplikasi. Jika sebelumnya kamu harus mengakses situs Netflix untuk menonton, maka hadirnya aplikasi membuat aksesibilitas Netflix semakin baik.

Kini Netflix Menjadi Perusahaan Bonafide

Dua tahun kemudian yakni di tahun 2012, Netflix mulai memproduksi seriesnya sendiri seperti Lilyhammer, House of Cards dan Orange is New Black. Bertambahnya pengguna Netflix membuat series ini banyak ditonton dan semakin menjadi arus tengah dunia perfilman.

Tak butuh waktu lama, enam tahun sejak memproduksi seriesnya sendiri, drama Netflix sudah berada di puncak popularitasnya.

Tahun 2018, Netflix sudah menyalip popularitas HBO dengan banyaknya series yang memperoleh Emmy’s Award yakni 112. Tak heran, sepanjang tahun 2020 saja, Netflix membukukan keuntungan hingga US$2,7 milliar lho, Sobat Cuan.

Potensi cuan Netflix sempat bikin perusahaan lain melirik layanan streaming satu ini. Di 2013, misalnya, Blockbuster menawar Netflix seharga US$50 juta namun ditolak. Alih-alih menerima tawaran Blockbuster yang bangkrut di tahun 2013, Netflix melantai di bursa Nasdaq pada tahun 2002 demi memperkuat modalnya.

Dan kini, Netflix pun sudah bertengger di jajaran indeks S&P 500, atau satu dari 500 perusahaan paling top di Amerika Serikat.

Kemudian, seiring dengan meroketnya popularitas Netflix, saat ini juga dikenal frasa baru di kalangan muda-mudi, yakni Netflix and chill. Kamu bisa bersantai bersama keluarga dan orang tersayang dengan menonton Queens Gambit, Bridgerton, atau Reply 1998 di rumah saja dan meminimalisir resiko paparan virus COVID-19. Everybody’s win!

Nah, daripada pakai layanannya doang, apa kamu tidak tertarik untuk punya saham Netflix juga? Yuk, investasi di Pluang S&P 500! Dapatkan akses ke 500 perusahaan AS di satu genggaman saja dan anti ribet!

Baca juga: Laundromat, Film Netflix yang Bongkar Pengaruh Panama Papers pada Hidup Orang Kaya

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Netflix, Bussiness of Apps, Jalan Tikus

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img