Tak Hanya Jago Akting, Herjunot Ali Juga Cemerlang Kelola Startup

Herjunot Ali dikenal sebagai aktor dan presenter Indonesia dengan karier yang melejit sejak menjadi finalis di MTV VJ Hunt 2004. Belakangan, sejak ia mulai bisnis, banyak yang menanyakan tips mengatur keuangan kepadanya.

Lewat menjadi finalis acara tahun 2004 itu, ia merintis karier pada usia 18 tahun. Herjunot Ali mulai menjadi guest VJ di MTV, pembawa acara di Indonesian Idol, hingga melanjutkan sekolah bola di London.

herjunot ali
Sumber: Liputan 6

Penghasilan per bulan Herjunot Ali bersumber dari dunia hiburan. Main film, mengisi iklan, hingga jadi VJ. Penasaran, dong, bagaimana tips mengatur keuangan dengan penghasilan dari banyak lini begini?

Sepulang dari sekolah bola di London, ia tampil apik berperan di berbagai film. Di antaranya Lovely Luna, Realita Cinta Rock n Roll, 5 cm, Supernova, hingga Antologi Rasa.

Selain itu, ia juga memperoleh penghasilan dari dunia investasi, dari bisnis di industri perfilman yang sedang digarapnya saat ini.

Baca juga: Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

Perjalanan Herjunot Ali dari aktor ke dunia wirausaha

tips mengatur keuangan

Memulai karier di dunia hiburan, Herjunot Ali hampir terlibat di segala lini industri showbiz ini, dengan jadi VJ, pemain sinetron, bintang iklan, dan pemain film.

Semua pengalamannya ini menjadi modal bagi Herjunot Ali untuk menjadi industry specialist di film investment Jagartha Advisors sekaligus pebisnis di industri film.

Selain itu, ia juga menjadi komisaris di perusahaan start up Codafood, platform yang membantu para pelaku bisnis kuliner membawa makanan mereka ke luar negeri.

Codafood yang dikelola Herjunot Ali ini adalah platform, agency, untuk membawa kuliner lokal ke luar negeri demi membangun ekosistem bagi pengusaha kuliner menemukan potential client mereka.

Karena itu, ketika diminta untuk menyampaikan tips mengatur keuangan dan tips memulai bisnis dari 0, ia memberi tips berikut:

  • Jangan berkecimpung di bisnis yang kamu enggak tahu
  • Lakukan riset di bisnis itu, dari hulu hingga hilir
  • Pilih partner dan mentor yang tepat untuk bisnis itu
  • Terus tekun, karena bisnis yang dimulai dari 0 tidak mungkin langsung menghasilkan dan dalam setahun-dua tahun balik modal, jadi jangan cepat menyerah
  • Jangan pernah merasa cukup dan terus belajar

Sementara itu, untuk berhasil mengelola keuangannya, ia menjaga kebiasaannya. Herjunot Ali mengaku bukan orang konsumtif, segala pengeluaran dicatatnya.

Pengeluaran terbesarnya untuk bayar aktivitas harian, komuter dan makan, dan biaya per bulan untuk apartemen. Dan dia sudah membagi pos-pos tersendiri untuk pengeluaran-pengeluaran yang tergolong besar ini.

Baca juga: Mau Coba Tren Bisnis Goyang Lidah? Ini 17 Ide Usaha Makanan Unik Untukmu

Persentase investasi dan portofolio yang “aman”

herjunot ali

Selain memberi tips membangun usaha dan tips mengatur keuangan, Herjunot Ali juga punya tips untuk mengatur investasinya, lho!

Porsi penggunaan pendapatan per tahun Herjunot Ali dibagi secara persentase 30% untuk investasi dengan risiko tinggi, 30% dengan risiko sedang, dan 40% ditaruh di deposito. Ia pun menjelaskan apa yang dimaksud dengan investasi risiko tinggi-sedang:

  • Risiko tinggi di startup, fintech, aplikasi, dan saham
  • Selanjutnya, investasi moderat di reksadana
  • Berikutnya di deposito sebagai safety net yang bisa digunakan kapan pun

Herjunot Ali mengaku memilih investasi reksadana yang standar dengan return secara tiga tahun bisa diprediksi bagus dengan bunga yang lebih besar daripada deposito.

Dengan secara “auto” mengatur keuangannya ini, Junot mengaku tidak pernah menghitung penghasilan per bulan, tapi ia perkirakan dari film ia mendapat annual salary yang dibagi ke dalam 12 bulan.

Pembagian dalam 12 bulan ini ditujukan untuk berbagai keperluan, di antaranya untuk fun, 1 per 10. “Padahal kebanyakan dunia milenial sekarang, besar pasak daripada tiang, gali lubang-tutup lubang.”

“Saran saya, perlu bikin financial forecast hingga setahun ke depan, merencanakan apa,” ujarnya dalam mengatur “pos” untuk pengeluaran “fun”. Pria yang memutuskan vegan karena alasan kesehatan ini tampaknya memang sangat detail mengatur kehidupannya.

Selain itu, Herjunot Ali menyarankan tips mengatur keuangan dengan menghindari peer pressure dari media sosial, “Apalagi kalau kita punya kartu kredit yang tidak tahu bagaimana menggunakannya,” tandasnya.

Sumber: CNBC Indonesia, Elshinta, CNBC Indonesia

Simak juga:

Mulai Investasi dengan Risiko Kecil, Sudah Coba 5 Jenis Investasi Ini Belum?

Emas atau Perak, Pilihan Investasi Logam Manakah yang Lebih Menguntungkan?

Ada Nggak Sih Pajak Penjualan Emas Batangan dan Bagaimana Perhitungannya?

Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

Gaji Pas-pasan? Pertimbangkan 4 Hal Ini untuk Mengambil Utang Produktif

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img