Currently set to Index
Currently set to Follow

Waspada Sobat Cuan, Putus Cinta Bisa Bikin Kamu Boros! Simak Cara Mencegahnya!

Isu kandasnya hubungan putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, dan pasangannya, Felicia, sempat ramai di media sosial. Tagar ghosting, hubungan toxic, dan perihal tips dan trik sembuh sakit hati setelah kena ghosting pun ramai dicuitkan warganet.

Setelah lama bertengger jadi trending topic, Kaesang memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa ia sudah ingin mengakhiri hubungannya dengan Felicia sejak pertengahan Januari.

Kabar kandasnya hubungan mereka mulai heboh di kalangan warganet lantaran curhat ibu Felicia di media sosial. Ia bahkan sempat menyebut akun media sosial Jokowi dalam unggahannya.

“Aku sebenarnya sudah ngomong untuk mengakhiri hubungan ini di pertengahan bulan Januari. Dan di waktu itu juga aku dimaki-maki tapi yowislah, aku diam saja,” jelasnya.

Kaesang juga tidak ambil pusing meski warganet menjuluki relasinya sebagai hubungan toxic, istilah yang beberapa tahun terakhir populer menggambarkan relasi yang bermasalah dan meninggalkan trauma antara pasangan.

Kasus patah hati, atau mungkin ditinggal ghosting sang pujaan hati, mungkin dialami oleh sebagian masyarakat yang tengah berstatus bucin.

Sialnya, dalam beberapa kasus percintaan bermasalah, putus hubungan bukan hanya meretakkan hati, tapi juga mengempiskan dompet. Demi menyembuhkan diri dari trauma hubungan toxic, jalan apa pun akan ditempuh oleh seseorang untuk gampang move on. Termasuk, belanja dengan jumlah yang berlebihan.

Sebuah survei menyebutkan bahwa relasi percintaan hari ini umumnya hanya bertahan selama 2 tahun 9 bulan. Menariknya lagi, survei menyebut bawah kebanyakan orang yang patah hati terdorong untuk menyembuhkan patah hatinya lewat menyenangkan diri sesaat.

Self-care, alias jalan sembuh sakit hati dengan menyayangi diri sendiri, pun menjadi mantra yang menjustifikasi tindakan tersebut. Namun, self-care yang tidak diimbangi dengan kontrol diri hanya akan menyakiti isi dompet semata.

Baca juga: Jadi “Cewek Keren” dengan Menghapus Gaya Hidup Boros

Waspada Sobat Cuan, Putus Cinta Bisa Bikin Kamu Boros! Simak Cara Mencegahnya!, Pluang

Hati-hati, Selfcare Trauma Hubungan Toxic Bisa Bikin Boros

Penulis buku laris dan pakar relasi percintaan New York Susan Winter mendukung jalan sembuhkan patah hati lewat self-care. Menurutnya, bukan masalah besar menghabiskan uang sesaat setelah putus demi memulai awal yang baru.

Sebuah riset memang menunjukkan bahwa membelanjakan uangmu saat patah hati memang dapat meningkatkan suasana hati. Hanya saja, Susan mewanti-wanti, jangan sampai dilakukan berlebihan dan menjadikannya gaya hidup.

Kalau kamu ngalamin yang namanya ghosting dan juga berupaya untuk mengentaskan trauma patah hati lewat self-care, kamu tidak sendiri. Tiga responden New York Post menyebut, mereka menghabiskan duitnya dari US$3.500 hingga US$8.000 hanya untuk sembuh dari sakit hati.

Antonella, mahasiswa New York University, membeli gaun seharga US$1.500 dan US$2.000 untuk dikenakannya saat selfie. Selfie itu lantas diunggah ke medsos, karena ia ingin membuktikan dia bisa lepas dari hubungan toxic dengan pasangannya dan tidak lagi patah hati.

Nina Port menggunakan jasa peramal yang pernah ditemuinya saat kuliah di Cape Town, yang merogoh koceknya hingga US$4.000, demi menyembuhkan patah hatinya. Responden lain, Paulie Paquin, malahan merogoh kocek dua kali lipatnya, hingga US$8.000 untuk ongkos segala macam: bertemu therapist, pengobatan, dan berbagai perawatan diri pribadi yang dibutuhkannya.

Yah, bagaimanapun, ongkos yang mereka keluarkan belum mengalahkan ongkos perceraian di Amerika Serikat. Rata-rata mereka yang putus dari hubungan toxic dalam perkawinannya perlu merogoh hingga US$15.000-US$30.000 untuk biaya cerai.

Ini belum termasuk harta gono-gini yang perlu diributkan dan diperebutkan. Fantastisnya, menurut firma hukum McKinley Irvin, di AS terjadi satu kasus perceraian setiap 36 detik, alias 876.000 kasus perceraian dalam setahun.

Baca juga: Apa Itu Behavioral Finance?

Langkah-langkah Stop Pengeluaran Berlebih karena Putus Cinta

Kalau dihitung-hitung, banyak juga, ya, duit di dunia ini yang digelontorkan dan berputar dalam menyelesaikan perkara patah hati para sejoli? Jadi, apakah ada jalan yang bisa kita tempuh untuk menghindari “boros” dan “buang duit” karena patah hati?

Kamu pasti pernah mendengar lagu “New Rules” milik Dua Lipa yang berkisah tentang langkah-langkah untuk menjauhi si dia. Nah, kamu juga bisa memberlakukan lima “aturan baru” di bawah ini untuk mengatasi trauma dari hubungan toxic sembari tetap menjaga isi kantongmu saat patah hati:

1. Catat Pengeluaranmu

Mulailah dengan bikin catatan rinci soal pengeluaranmu selama 30 hari ke depan. Tulis Saja semuanya, dari mulai kebutuhan sehari-hari, gelas-gelas kopi dan cokelat panasmu, berkotak-kotak piza, belanjaan yang kamu tidak tahu kenapa kamu membelinya… catat semuanya!

Tapi jangan berhenti di sana. Setelah sepekan “boros”, coba, deh, kamu tengok lagi. Apa saja dalam daftar itu yang kamu perlu coret dan ubah dari kebiasaanmu?

2. Tahu Pasti apa yang Kamu Butuhkan

Setelah kamu mengubah kebiasaan belanja, ini saatnya kamu tahu pasti apa yang benar-benar kamu inginkan. Tidak perlu bikin rencana hidup atau pengeluaran sampai 10 tahun ke depan, kok. Cukup catat yang esensial saja: apa yang kamu butuhkan hari ini, pekan ini, atau bulan ini. Lalu, fokuslah membelanjakan uangmu untuk hal-hal itu saja.

3. Declutter, yup, Bebersih Barang Pemberian Mantan

Bersih-bersih rupanya lebih meditatif, lho, untuk melupakan kenangan mantan dan hubungan toxic daripada memboroskan uang dengan belanja. Bersihkan saja semua barang pemberian mantan, dan voila, mungkin kamu akan merasa lebih lega.

Bahkan, kamu juga bisa mendulang untung kalau menjual barang-barang yang bikin susah move on tersebut. Jadi, kata siapa kita tidak bisa bersikap positif kala patah hati?

4. Tantang Dirimu dengan Bikin “Aturan Baru”

Selain itu, kamu juga bisa menantang nafsu belanja di kala patah hati dengan aturan yang bernama Project 33. Proyek apaan, tuh?

Seperti namanya, proyek ini mengajak pesertanya untuk hanya mengenakan 33 benda saja dari apa yang mereka miliki di lemari. Baju, sepatu, aksesori, perhiasan, hanya dalam jumlah 33. Bisakah kamu mengikutinya untuk ikut hidup minimalis? Jika tidak, mungkin kamu bisa bikin tantangan tersendiri untuk dirimu yang kira-kira mirip dengan proyek ini.

5. Mulai Menulis Jurnal Harian dan Bikin Daftar “ucapan rasa syukur”

Seberapa sering kamu mendengar saran “bermeditasilah” saat kamu menghadapi hal berat dalam hidupmu? Jika kamu tidak terbiasa dengan meditasi ala yoga, kamu bisa mencoba cara mudah lainnya.

Menulis jurnal harian dapat memberi ketenangan yang sebanding dengan meditasi pada umumnya. Konon, bikin daftar ucapan rasa syukur dalam jurnal harian bisa membantumu lebih tenang, menghindari depresi, dan bisa meningkatkan rasa percaya diri.

Jadi, sudah siap untuk shining like a diamond dan sembuh dari sakit hati? Daripada masih bengong dan lanjut bersedih hati, yuk, mulai coba langkah-langkah di atas!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Kompas, New York Post, Be More with Less

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img