Currently set to Index
Currently set to Follow

Melihat Kesempatan di Masa Krisis, Pelajari 5 Kunci Sukses Investor Kawakan Ini

Mengetahui kiat-kiat dan strategi investasi milik investor paling sukses di dunia bisa menjadi motivasi tersendiri dalam berinvestasi. Salah satunya adalah melihat strategi dan perilaku mereka di kala krisis tengah menyerang.

Salah satu investor kawakan Warren Buffett, contohnya, terkenal sering melakukan strategi di masa panik ini. Salah satu investor paling kaya di dunia ini mampu melihat peluang dan berani mengambil risiko di masa krisis yang biasanya dihindari kebanyakan orang.

Hanya saja, strategi tersebut tentu tidak untuk semua orang. Sebab kenyataannya, banyak investor yang keburu panik setelah melihat grafik-grafik harga saham yang ambrol.

Tapi, tidak ada salahnya kamu belajar dari lima investor di bawah ini. Siapa tahu, kamu bisa mengubah momen yang menyedihkan menjadi menggembirakan dan keluar sebagai investor paling kaya di dunia!

Baca juga: Inspirasi Sukses! Ini 7 Kisah Mereka yang Memulai Bisnisnya dari Nol

Melihat Kesempatan di Masa Krisis, Pelajari 5 Kunci Sukses Investor Kawakan Ini, Pluang

5 Investor Paling Sukses di Dunia yang Belajar dari Krisis

#1 Warren Buffett

Siapa yang tak kenal Warren Buffett? Investor ini memang terkenal sebagai penyebar mahzab value investing. Yakni, strategi investasi di mana investor akan membeli saham dengan harga yang jauh lebih murah dibanding kinerja aslinya (undervalue).

Strategi ini pun ia terapkan ketika krisis ekonomi melanda Amerika Serikat pada 2008 silam. Kala itu, ia membeli saham General Electric (GE) ketika masa panik itu, mengantarkannya mengantongi miliaran dolar untuk dirinya sendiri beberapa waktu kemudian. Yang lebih penting, aksinya itu telah membantu mengarahkan perusahaan Amerika lain untuk keluar dari masa sulit.

Aksi investasinya yang agak “nekat” itu sempat ia bagikan ke harian New York Times edisi Oktober 2008.

#2 John Paulson

John Paulson, seorang manajer dana lindung (hedge fund), menjadi terkenal karena aksinya selama krisis ekonomi yang sama. Berbeda dengan Buffett, Paulson memang piawai dalam menganalisis perhitungan investasi. Sehingga, pada saat itu, ia bertaruh besar pada emas dan investasi di saham perusahaan besar seperti Citigroup, JP Morgan Chase, dan beberapa lembaga keuangan lain meski dilanda krisis.

Perhitungannya terbukti jitu. Lembaga jasa keuangan tersebut ternyata berkinerja moncer selepas krisis. Alhasil, perusahaan hedge fund miliknya Paulson & Co meraup US$15 miliar di masa krisis tersebut.

#3 Jamie Dimon

Jamie Dimon bukan seorang solo investor, namun bernaung di bawah JPMorgan. Ia terkenal sering menggunakan kekurangannya untuk mendatangkan keuntungan pada masa krisis kredit.

Pada masa puncak krisis ekonomi 2008, Dimon menggunakan kekuatan analisis neraca JPMorgan untuk mengakuisisi Bear Stearns dengan harga US$10 per lembar, atau hanya 15% dari nilai sahamnya di Maret tahun itu. Sementara itu, di September tahun yang sama, ia mengakuisisi Mutual Washington yang kompak hancur akibat krisis ekonomi 2008 silam.

Karena kelihaiannya, saham JP Morgan di Mutual Washington telah berkembang menjadi tiga kali lipat selama 10 tahun saja. Hal ini membuktikan bahwa keuntungan dari strategi berinvestasi saat krisis akan terasa di jangka panjang.

#4 Ben Bernanke – Meski Bukan Investor Paling Sukses di Dunia

Sama seperti Jamie Dimon, Ben Bernanke bukanlah investor. Ia adalah mantan kepala bank sentral AS The Federal Reserve (Fed) saat krisis ekonomi 2008. Meski tidak ada kaitannya dengan investasi, namun investor perlu belajar dari langkah tegasnya dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Kala itu, Bernanke harus menyelamatkan ekonomi AS dengan membeli aset seniali US$3,5 miliar dari Bear Sterns, AIG, dan efek beragun KPR (Mortgage-backed Security) senilai US$45 miliar serta obligasi pemerintah AS sebesar US$26 miliar. Hal itu dilakukannya demi mencegah kerugian finansial berdampak sistemik ke seluruh jasa keuangan lainnua.

Namun, upayanya ternyata berbuah manis. Neraca keuangan The Fed naik tiga kali lipat dari US$800 miliar di 2007 menjadi sekitar US$2 triliun pada 2011 ketika situasi ekonomi sudah pulih kembali.

#5 Carl Ichan

Carl Ichan adalah salah seorang investor paling sukses di dunia lainnya. Ichan terkenal dengan kelihaiannya dalam berinvestasi di saham dan sekuritas perusahaan-perusahaan yang hampir bangkrut, utamanya perusahaan-perusahaan perjudian yang tersebar di Las Vegas, AS.

Salah satu kisah investasinya yang terkenal adalah ia pernah mengakusisi tiga properti perjudian Las Vegas ketika ketiganya tengah dilanda kesulitan. Ia kemudian menjualnya kembali dengan harga mahal ketika sektor pariwisata pulih.

Baca juga: Tak Terlahir Kaya, 20 Pengusaha Ini Buktikan Sukses Adalah Hak Semua Orang

Melihat Kesempatan di Masa Krisis: Kunci Investor Sukses di Dunia!

Para investor di atas memiliki banyak pengalaman. Posisi mereka yang dekat dengan situasi krisis, membuat mereka terbiasa menanganinya.

Meski kamu memiliki pengalaman yang berbeda dengan mereka, namun kamu bisa belajar bahwa investasi tak akan mati dan selesai hanya gara-gara krisis. Justru, krisis adalah momen yang tepat bagi kamu untuk mengambil ceruk cuan.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Investopedia

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img