Currently set to Index
Currently set to Follow

Tips Jadi Produktif Saat Motivasi Mulai Pudar

Kita mungkin sudah punya tujuan, tetapi akibat pekerjaan menumpuk akhirnya mager sehingga semua dikerjakan secara slow motion. Begini terus sampai rasanya kehilangan motivasi diri untuk berbuat lebih. Jangan-jangan memang sejak awal kamu nggak setting waktumu buat jadi produktif?

Saat motivasi menghilang biasanya seseorang memiliki banyak emosi negatif. Kamu pun nggak bisa menyingkirkan emosimu. Yap, begitulah cara otak bekerja saat perasaan dan pikiran sedang berkompetisi, perasaan selalu lebih kuat daripada rasionalitas.

Susah juga untuk mengontrol perasaan, makin dilawan makin kuat. Maka dari itu coba pakai emosimu untuk mengetahui hal-hal yang dapat membuatmu termotivasi.

Motivasi Diri Sendiri dengan Hal Nyata

Ketika dewasa, nih, toxic positivity malah bikin kamu makin down. Hadapi rintanganmu dan lakukan tindakan nyata untuk memotivasi ulang dirimu. Bagaimana caranya? Simak di sini.

1. Tulis tujuan nyata

Agar kamu selalu memiliki pemikiran jernih saat sedang down, tulis alasan kenapa kamu ingin melakukan sesuatu. Contohnya nih, kalau sedang ingin memotivasi diri pergi ke gym kamu bisa tulis alasan kenapa ingin fit.

Tulis tujuan yang memang nyata banget, seperti tidur lebih nyenyak, lebih sehat, perut nggak bergelambir, dan sebagainya. Dengan tujuan yang nyata, maka kamu akan semakin mudah memotivasi diri.

Pastikan juga kalau tujuanmu jangka panjang apalagi bila menyangkut kesehatan, kebiasaan, dan gaya hidup. Karena kalau ‘sementara’ biasanya kamu cepat kembali tergoda ke pola hidup lama yang kurang baik.

Baca: Penat di Kantor? Coba 7 Tips Ini yang Bisa Dongkrak Motivasi Kerjamu!

2. Mulai dari hal kecil

Kalau kamu dipercaya menangani proyek besar, jangan sampai ditunda karena takut melakukannya. Pecahkan tugas besar itu menjadi beberapa langkah kecil, lalu kerjakan satu per satu.

Kalau memecah tugas besar jadi tugas-tugas kecil masih bikin kamu menunda pekerjaan, pecahkan lagi sampai semakin kecil sehingga bisa segera dikerjakan. Perkirakan estimasi mengerjakannya dalam waktu 2-5 menit saja.

Konsistensi adalah kunci dari mengerjakan hal besar. Kerjakan hal kecil dulu, lalu meningkat yang lebih besar, dan lama-lama pasti selesai!

3. Catat hal yang membuatmu bahagia

Salah satu cara terbaik menjaga motivasi diri adalah dengan mencatat sesuatu. Jangan tulis persis apa yang kamu inginkan dalam catatanmu, tetapi tulis hal dan momen yang membuat kamu bahagia atau sekadar tersenyum.

Tulis momen-momen harian yang bikin kamu bahagia dan excited setiap harinya. Contohnya, bisa menang quest game, atau lari sepanjang 3 km setiap pagi. Bisa juga menulis hal sesederhana ‘excited mau papasan sama teman satu co-living atau co-working space yang cakep’.

Saat melakukan suatu aktivitas yang bikin kamu bahagia, mengapa tidak mengubahnya jadi hobi? Contohnya kamu senang kalau pulang kantor bisa masak, mungkin saatnya mengambil les masak dan jadikan memasak sebagai hobi baru yang mendongkrak semangat.

Baca: 27 Kata-kata Motivasi dari Tokoh Sukses Dunia Ini Jamin Bikin Kamu Semangat Lagi!

4. Minta bantuan dari orang terdekat

Coba beritahu sahabat dan keluarga terdekat tentang kegiatan yang sedang kamu lakukan (kalau nyaman, ya). Minta untuk mengecek perkembanganmu. Kalau ada yang mengingatkan, kamu pasti akan merasa terdorong untuk berusaha ekstra.

Selain itu, jangan kebanyakan meluangkan waktu dengan orang-orang yang negatif. Nikmati waktumu bersama orang yang memiliki antusiasme sama dan selalu memotivasimu. Energi baik, tuh, menular, lho!

Selain motivasi dari orang terdekat, cari juga dari sumber lain, misalnya mencari quotes, buku, dan artikel motivasi. ‘Cekoki’ dirimu dengan membaca hal-hal itu agar kamu menemukan motivasi lagi.

5. Hadapi kekhawatiranmu

Ada seorang motivator bernama Jason Comely yang dulu takut untuk ditolak. Takutnya parah sekali sampai dia nggak mau keluar rumah. Untuk menghadapi ini dia pun mencoba membiasakan diri ditolak sekali sehari. Akhirnya karena kebiasaan ditolak ini dia bisa hidup normal.

Coba ambil kembali kekuatan yang diambil oleh ketakutanmu. Hadapi setiap hari asal tidak membahayakan kamu dan orang di sekelilingmu, ya.

Antisipasi kegagalan sehingga kamu nggak akan gagal terus. Saat kamu berhasil mengalahkan ketakutanmu pasti perlahan-lahan bisa meraih targetmu. SEMANGAT!

6. Bye-bye pesimisme

Pesimisme bisa bikin kamu capek, kehilangan energi, dan motivasi. Sedangkan optimisme bisa memberimu tambahan energi untuk meningkatkan motivasi. Ketika menghadapi masalah, pesimisme memang yang paling mudah muncul.

Namun, ketika terjadi coba tanyakan kepada dirimu sendiri: Apa hal baik dari peristiwa ini? Ada nggak kesempatan yang bisa muncul gara-gara ini?

Sesuatu terjadi, baik atau buruk, biasanya untuk mengatur ulang langkahmu ke jalan yang lebih tepat. Pesimisme akan menutup matamu, sedangkan optimisme akan membantumu mencari jalan dan motivasi diri untuk melakukan lebih baik lagi.

Baca: Dari 6 Pilihan Investasi Ini, Mana Sih yang Paling Tepat Untuk Pemula?

7. Jangan terlalu keras terhadap diri sendiri

Gampang banget jadi keras ke diri sendiri saat kamu mengalami gagal. Namun, hal ini nggak akan bikin kamu jadi memiliki motivasi, tapi makin kecewa dan down.

Perlakukan dirimu dengan baik ketika menghadapi kesulitan atau kegagalan. Boleh bersedih sebentar, lalu maju perlahan-lahan. Kalau kamu nggak bisa menahan menyalahkan diri, atau merasa kecewa, ya, coba bikin komentar yang membangun.

Coba cari hal yang bisa kamu pelajari dari kesulitan ini. Dengan menganalisa suatu masalah, kamu akan belajar hal baru dan bisa mengambil langkah yang tepat untuk melewati atau mencegahnya di kemudian hari.

8. Paksa diri untuk sering bersyukur

Ketika motivasi mulai lenyap, kamu biasanya akan melihat hidupmu dari kaca mata yang negatif melulu. Agar motivasimu kembali, coba fokus kepada hal-hal yang masih kamu miliki dan dirimu sendiri.

Tiap kali membuka mata langsung teringat akan hal-hal tidak menyenangkan? Pikiran jadi hectic membayangkan to do list hari itu? Agar motivasi tumbuh, sebutkan hal-hal yang disyukuri saat kamu masih di atas kasur.

Yap, ubah fokus ke  hal-hal positif yang terjadi dalam hidup untuk membantumu memiliki pikiran yang jernih saat menjalani hari-hari.

9. Dengarkan musik penyemangat

Hal paling mudah untuk membangkitkan semangat dan memotivasi adalah mendengarkan musik favorit. Setiap orang biasnaya punya kumpulan lagu yang ketika didengarkan membuat bersemangat dan termotivasi, kan?

Yuk, duduk manis dan putar lagu favoritmu di Spotify, YouTube, atau koleksi Mp3 untuk mencari motivasi diri. Kamu pasti akan lebih bersemangat dan bisa melanjutkan pekerjaanmu.

Musik memang mampu memotivasi kita, terutama untuk berolahraga. Nah, saat sedang malas bergerak coba setel musik upbeat saat berolahraga pasti kamu akan menikmati kegiatan tersebut dengan lebih baik. Oh ya, coba cek playlist “Motivation” atau “Work Out” di Spotify untuk musik penyemangat.

Baca: Mulai dari Jumlah Kecil, Berikut 3 Cara Berinvestasi Saham Bagi Pemula

10. Buat pengingat kenapa melakukan hal ini

Saat merasa down, kamu bakal malas-malasan melakukan pekerjaanmu dan hilang motivasi. Coba ambil jeda sebentar saja, setidaknya dua menit untuk menuliskan tiga alasan kenapa kamu harus melakukan hal yang sedang kamu tunda sebagai motivasi diri.

Letakkan note itu di sebuah tempat yang mudah terlihat tiap harinya atau jadikan wallpaper di layar ponselmu. Hal ini akan jadi pengingat yang membantumu termotivasi, deh.

Sedang terjebak di zona nyaman yang tidak membuatmu berkembang? Cara serupa bisa kamu pakai, kok. Bedanya pikirkan semua efek negatif yang akan didapatkan kalau kamu bertahan di posisimu sekarang. Lalu tuliskan juga konsekuensi terburuknya selama 1-5 tahun ke depan. Harapannya kamu kan termotivasi kembali.

Sstt, hanya kamu yang mampu melawan kebiasaan atau zona nyaman yang buruk. Ayo, kamu bisa!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di Google Play Store atau App Store untuk membeli emas digital dan S&P 500 index futures dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun.

Untuk produk investasi emas, kamu bisa menarik emas fisik. Dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi dalam kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Netflix, Nike, dan lainnya.

Investasi kamu aman karena disimpan dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (BUMN). Produk investasi di Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka. Sudah berlisensi dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Segera download Pluang dan nikmati keuntungannya!

Sumber: coffeewithsummer.com

Baca juga:

spot_img

Artikel Terbaru

Senior Social Media

0

Product UX Copywriter

0

Partnerships Manager

0

Business Development Manager

0

Chief Marketing Officer

0
spot_img