Currently set to Index
Currently set to Follow

Baru Lulus dan Cari Kerja? Simak Tips Nulis Surat Lamaran Kerja di Sini!

Sobat Cuan yang baru lulus kuliah tentu saat ini sedang getol-getolnya mencari kerja. Biasanya, yang akan kamu kirimkan ke Yth. Bapak-Ibu HRD terhormat tentu saja adalah curriculum vitae (CV). Selain itu, tentu saja yang perlu kamu lakukan berikutnya adalah menulis surat lamaran kerja.

Kedua hal yang kamu lakukan di atas memang terkesan mudah. Tapi, pastikan bahwa surat lamaran kerja atau cover letter kamu memenuhi kaidah penulisan yang baik ya, Sobat Cuan. Tujuannya, agar HRD kantor incaranmu tertarik untuk merekrutmu!

Dalam mencari pekerjaan, kamu perlu memahami bahwa kemampuan bukanlah faktor tunggal yang dinilai para personalia. Kadang, mereka juga menilai motivasi dan “niat” kamu untuk mendapatkan posisi tersebut melalui lamaran yang kamu kirimkan.

Nah, di sinilah seninya dalam mencari pekerjaan. Yakni, berusaha semaksimal mungkin untuk menarik perhatian para perekrut kerja.

Apalagi, kamu pun harus bisa memikat recruiter dalam waktu singkat. Pasalnya, menurut sebuah penelitian, tim HRD hanya membutuhkan waktu enam hingga delapan detik saja untuk melihat CV dan surat lamaran kerjamu!

Kalau kamu masih kebingungan caranya membuat surat lamaran kerja yang baik, berikut ini adalah poin-poin yang harus kamu perhatikan.

Poin-Poin Utama Surat Lamaran Kerja

1. Riset Perusahaan yang Ingin Kamu Lamar

Sebelum memutuskan untuk mengirimkan surat lamaran kerja berikut CV kamu kepada suatu perusahaan, pastikan kamu sudah punya pengetahuan yang baik tentang perusahaan impian kamu itu.

Kamu bisa memulainya dengan browsing laman resmi mereka. Pelajari visi dan misi perusahaan dan poin-poin penting lainnya. Pelajari pula hal-hal yang terkait dengan posisi incaran kamu.

Baru Lulus dan Cari Kerja? Simak Tips Nulis Surat Lamaran Kerja di Sini!, Pluang

2. Tonjolkan Skill yang Sesuai dalam Surat Lamaran Kerja

Berbekal pengetahuan mengenai seluk-beluk perusahaan berikut posisi yang kamu incar, kamu jadi bisa menyeleksi hal apa yang akan kamu tonjolkan dalam CV dan cover letter.

Pastikan bahwa kamu menulis resume yang singkat, padat, jelas dan terkurasi dengan baik lewat surat tersebut. Selain itu, beri tahu mereka mengapa mereka harus merekrut kamu secara profesional juga ya, Sobat Cuan.

3. Perhatikan Panjang Surat Lamaran Kerja

Meski harus menjelaskan dengan baik, pastikan juga bahwa surat yang kamu buat tidak terlalu panjang ataupun terlalu pendek.

Surat yang terlalu panjang bisa membuat perekrutmu bosan saat membacanya diantara puluhan bahkan mungkin ratusan surat yang lain. Namun, kamu pun harus memastikan bahwa seluruh informasi yang penting sudah disampaikan di dalamnya secara komplet.

Idealnya, surat lamaran kerja yang baik hanya sepanjang satu halaman saja. Berikan detail yang penting dan bernilai mengenai keahlian kamu dalam surat tersebut, namun jangan bertele-tele.

Baca juga: Jangan Panik! Simak 3 Sikap Hadapi Penurunan Nilai Reksadana!

4. Gunakan Diksi dan Gaya Bahasa yang Sopan

Pemilihan kata dan gaya bahasa dalam surat lamaran kerja sedikit banyak akan merepresentasikan kepribadianmu kepada perekrut. Alhasil, kamu perlu memperhatikan baik-baik diksi pada lamaran kerja.

Gunakan bahasa yang sopan dan gaya bahasa yang mencerminkan kepribadian kamu yang baik. Standar penulisan sesuai kaidah Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) harus kamu terapkan saat menulis cover letter. Selain itu, pastikan gaya bahasa surat kamu formal dan profesional agar perekrut mendapat kesan pertama yang baik tentangmu.

5. Tips-Tips Lainnya

Kamu bisa melampirkan sertifikat keahlian yang kamu miliki selama ada relevansinya dengan posisi pekerjaan yang kamu lamar. Lampiran juga dapat berisikan hal-hal penting lainnya seperti transkrip akademik, ijazah, foto terakhir daan surat keterangan cakap kelakuan (SKCK).

Biasanya, perusahaan juga meminta kelengkapan khusus seperti surat izin berkendara atau sertifikat keahlian khusus yang akan menjadi nilai tambah. Jika kamu memang memilikinya, kamu bisa melampirkan juga dalam surat kamu.

Selain itu, kamu sebaiknya mengirim surat lamaran kerja dalam amplop coklat yang sesuai dengan ukuran kertas yang kamu gunakan. Manfaatnya, agar berkas-berkas kamu tidak terlipat.

Baca juga: Mengenal Hot Wallets dan Cold Wallets dalam Kancah Kripto. Apa Bedanya?

Contoh Surat Lamaran Kerja

Setelah memahami poin-poin yang perlu kamu tulis, kini saatnya kamu memperhatikan urutan format berikut ini saat akan menuliskan lamaran pekerjaan kamu!

  1. Tempat dan tanggal penulisan
  2. Perusahaan yang dituju.
  3. Salam hormat
  4. Kata Pengantar
  5. Biodata pribadi
  6. Pengalaman kerja dan skill
  7. Penutup.

Jadi bagaimana, Sobat Cuan? Sudah siap untuk menulis lamaran kerjamu?

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Popbela, IDN Times

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img