Currently set to Index
Currently set to Follow

Rangkuman Pasar: Jelang Tahun Baru, IHSG & Kripto Bikin ‘Terharu’

Nilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir dua hari menjelang pergantian tahun. Kondisi serupa juga terjadi di pasar aset kripto. Seperti apa kondisi dua pasar tersebut hari ini? Simak selengkapnya di Rangkuman Pasar berikut!

Harga Batu Bara Amblas, IHSG Lemas

IHSG menutup sesi perdagangan Kamis (30/12) di level 6.851,48 poin melemah 0,29% dibanding kemarin. Harga batu bara yang ambruk hampir 7% membuat saham-saham sektor energi kebakaran dan pada akhirnya menyeret indeks domestik ke zona merah

Sekadar informasi, harga batu bara ICE Newcastle mampu bertahan di US$156,6 per ton atau longsor 6,81% dibanding sehari sebelumnya. Kuat dugaan, hal ini disebabkan oleh aksi ambil untung investor. Maklum, harga batu bara sempat naik tanpa henti selama 10 hari hingga 26,66% sehingga mereka mulai merealisasikan untungnya mumpung lagi akhir tahun.

Di samping harga batu bara yang lesu, pergerakan IHSG tertahan oleh kekhawatiran pasar terkait penyebaran COVID-19 varian Omicron.

Perkembangan terbarunya, kini salah satu kota di China, Xian, sudah melakukan penguncian wilayah lantaran lonjakan kasus COVID-19 yang sudah menembus 1.100 kasus. Kemudian, beberapa negara Eropa juga mencatat ledakan kasus positif Omicron, seperti Inggris yang mengonfirmasi lebih dari 130.000 kasus dalam sehari dan Perancis yang melaporkan 180.000 kasus di waktu yang sama.

Meski awan mendung menghampiri pasar modal hari ini, setidaknya ada angin segar yang berembus ke bursa hari ini.

Salah satunya datang dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang optimistis bahwa kondisi perekonomian 2022 terpantau cerah setelah pertumbuhan kredit tercatat 5,2% secara tahunan.

Data Direktorat Jenderal Pajak (DJP) juga tak kalah manisnya. Lembaga tersebut mencatat bahwa penerimaan pajak sudah mencapai Rp1.231,87 triliun, alias 100,19% dari target penerimaan pajak tahun ini Rp1.229,6 triliun.

Baca juga: Rangkuman Pasar: IHSG Naik Tipis, Investor Kripto Pasrah Menangis

IHSG Ambyar, Asing Lepas Rp305,89 Miliar

Selain karena amblasnya harga emas hitam, melemahnya IHSG di penghujung tahun ini pun dipicu oleh derasnya aksi ambil untung pihak asing. Hal tersebut terlihat dari nilai jual bersih (net foreign sell) investor asing sebesar Rp305,89 miliar di seluruh pasar.

Investor asing terlihat melego saham PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) sebesar Rp95,2 miliar, dan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp90 miliar. Tak ketinggalan, mereka juga mengobral saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) dengan nilai jual Rp49,9 miliar dan bikin nilai sahamnya luntur 6,57%.

Di sisi lain, investor asing terus mengoleksi saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) sebesar Rp84,3 miliar, kemudian saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masing-masing sebesar Rp63,5 miliar dan Rp13,7 miliar.

Kripto Makin Suram Jelang Akhir Tahun

Tak hanya IHSG, nasib apes juga menghampiri pasar kripto. Melansir Coinmarketcap pukul 17.36 WIB, delapan dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar jumbo sejagat mendekam di zona merah dalam 24 jam terakhir.

Bitcoin (BTC), contohnya, kini bertengger di US$46.750,32 atau longsor 2,08% dalam satu hari terakhir. Sementara itu, nilai Ether (ETH) bercokol di US$3.684,97 per keping alias anjlok 3,14% di waktu yang sama.

Kelompok pembunuh Ethereum juga terbilang 11-12. Nilai Solana (SOL), Cardano (ADA), Polkadot (DOT), dan Avalanche (AVAX) masing-masing melorot 2,79%, 5,56%, 3,89%, dan 4,58% di waktu yang sama.

Baca juga: Jokowi Konfirmasi 2 Kasus Corona, Investasi Emas Sentuh Rekor

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img