Currently set to Index
Currently set to Follow

Rangkuman Pasar: IHSG Kembali Membara, BTC dan Kripto Pesta Pora

Ada yang hijau-hijau, namun bukan sayur-sayuran, Ya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan pasat kripto terlihat nyayur dengan nangkring di zona hijau pada hari ini.

Apa yang sebenarnya terjadi di pasar domestik dan kripto hari ini? Sobat Cuan bisa menyimak ulasannya di Rangkuman Pasar berikut!

Batu Bara Senyum Cerah, IHSG Pun Semringah 

Nilai IHSG menutup sesi perdagangan Selasa (9/11) dengan bertengger di level 6.669,93 poin, alias menanjak 0,57% dibanding sesi perdagangan sebelumnya.

Pergerakan sang indeks domestik hari ini nampaknya didorong oleh harga batu bara yang terlihat membara. Hal itu terlihat dari data Harga Batu Bara Acuan (HBA) milik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) November 2021 yang bertengger di level US$215,01 per ton, atau lompat 33% dibanding bulan sebelumnya US$161,63 per ton.

Hal ini membuktikan bahwa harga komoditas tambang tersebut masih bertaji meski pemerintah China mengancam intervensi harga batu bara. Peristiwa ini, tentu saja, akan menjadi angin segar bagi emiten-emiten batu bara.

Kondisi pasar juga semakin riuh, setelah terjadi crossing saham di pasar negosiasi atas saham perusahaan peternakan udang, PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) senilai Rp1,3 triliun. Hal itu membuat harga saham perseroan bangkit dari “kubur” dan sempat menyentuh level Rp61 per saham.

Meskipun begitu, jelang penutupan perdagangan, saham CPRO kembali dibanting dan akhirnya nyender di level Rp52 per saham.

Tak hanya itu, transaksi di pasar negosiasi juga ikut ramai setelah PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) juga dikabarkan melakukan crossing saham dengan nilai Rp838,62 miliar.

IHSG Hijau, Asing Malah Net Sell

Meski IHSG berkinerja moncer hari ini, investor asing ternyata malah melakukan aksi jual bersih (net sell) dengan total nilai Rp1,39 triliun di seluruh pasar.

Mereka terlihat melego saham PT Astra International Tbk (ASII) dan saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dengan nilai masing-masing Rp70,2 miliar dan Rp58,9 miliar. Tidak ketinggalan, mereka juga merelakan saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) sebanyak Rp39 miliar.

Di sisi lain, investor asing terlihat getol mengincar saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan saham PT Bukalapak Tbk (BUKA) masing-masing sebanyak Rp393 miliar dan Rp97,4 miliar. Sontak, nilai saham BBCA langsung melejit 1,32% ke level Rp7.675 per saham, sementara saham BUKA mengakhiri senjakala perdagangan sahamnya dengan lompat 4,44% ke level Rp705 per saham.

Baca juga: Rangkuman Pasar: IHSG Makin Gacor, Market Cap Kripto OTW Rekor

Merger, Pelanggan ISAT dan Tri Tembus 100 Juta

Merger dua raksasa telekomunikasi, PT Indosat Tbk (ISAT) dan PT Hutchison 3 Indonesia (Tri) bakal melahirkan entitas baru, yakni PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk. Lewat aksi anorganik tersebut, Tri Indonesia memproyeksikan bakal memiliki jumlah pelanggan lebih dari 100 juta.

Hal itu akan menjadikan cakupan bisnis perusahaan semakin dekat dengan Telkomsel, yang kini jadi jawara dunia telekomunikasi dalam negeri.

Namun sayangnya, rencana itu belum berdampak pada kinerja saham perusahaan. Saham ISAT pada hari ini malah nyungsep 2.08% ke level Rp7.075 per saham. Hanya saja, jika melihat pergerakannya selama sebulan ke belakang, saham ISAT sebenarnya sudah menanjak 12,30% atau sekitar 775 poin.

BTC Terus Terbang dan Tembus US$67 Ribu

Kabar baik juga datang dari perdagangan aset kripto. Jawara di dunia kripto, Bitcoin (BTC) untuk pertama kalinya berhasil mencapai level all time high (ATH) dengan menembus level US$67.000 per koin.

Mengacu Coinmarketcap, harga BTC pada perdagangan sore ini mencapai US$68.1879,04 atau naik 3,10%. Alhasil, kapitalisasi pasar dedengkot di aset kripto itu kini mencapai US$1,29 triliun.

Kenaikan juga diikuti oleh Ethereum (ETH) dan juga Cardano (ADA) yang masing-masing membukukan peningkatan harga 1,76% dan 11,07% sehari terakhir. ETH parkir di harga US$4.810,26 sementara ADA berada di level US$2,26 per keping.

Baca juga: Rangkuman Kabar: E-Commerce Tumbuh Drastis, ETF Bitcoin Laris Manis

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img