Currently set to Index
Currently set to Follow

Panen Untung dari Investasi Emas: Grafik GLD Sejak 2007 hingga 2020

Jika kamu memiliki aplikasi investasi emas dan memantau keuntungan investasi emas dalam beberapa bulan terakhir, tentu kamu bertanya-tanya, mengapa kamu tidak sejak lama saja berinvestasi pada emas?

Jelas, keuntungannya banyak! Dari 2013 hingga 2019, rally tarik-menarik minat beli dan momentum yang tinggi, menjadikan emas dipatok di atas USD 1.500 sebelum menetap di dekat USD 1.450 pada akhir tahun.

Siapa yang menyangka pada awal 2020, emas dapat memuncak hingga di atas USD 1.700 pada 6 Maret? Sementara, pasar ekuitas dunia jatuh terpuruk lantaran pandemi.

fluktuasi harga emas

Pada aplikasi investasi emas, fluktuasi harga ini memberi banyak keuntungan. Keuntungan investasi emas adalah “rasa aman” kepemilikan atas logam mulia ini lantaran diversifikasi portofolio.

Di masa penuh ketidakpastian, menjamin dana investasi aman pada berbagai kelas aset berbeda adalah hal yang mutlak dipertimbangkan. Mengamankan dana investasi dalam portofolio emas tentu termasuk langkah taktis.

Berikut ini penjelasan tentang grafik harga emas dari periode ke periode untuk memastikan kamu memahami betapa pentingnya memasukkannya dalam portofolio investasi.

Baca juga: Ada Apa dengan Harga Emas? Fluktuasi Pasar Akibat Covid-19

Lonjakan permintaan terhadap investasi emas pada 2020

cara investasi emas yang menguntungkan

SPDR Gold Trust (GLD) dan kontrak berjangka emas membukukan kenaikan yang cukup mengesankan sejak November 2019. Zona resistensi utama telah berhasil dilalui.

Ini meningkatkan peluang untuk pembalikan dan penarikan (reversal and pullback). Tentunya, hal ini berpotensi menggoyahkan keyakinan para investor. Terutama bagi mereka yang telah mengalihkan dana ke sekuritas lainnya dalam beberapa bulan terakhir.

Berikut ini pergerakan grafik yang ditunjukkan oleh aplikasi investasi emas terkait perkembangan jangka panjang GLD.

Penurunan ini terjadi ekstensif dan dalam jangka panjang, menembus pergerakan rata-rata eksponensial 200 hari (200-day exponential moving average/EMA). Ini terjadi pada pertengahan USD 140 pada GLD, atau sekitar USD 1.500 pada kontrak berjangka.

Emas terlibat dalam gelombang pemulihan sebelum pandemi COVID-19 melanda pada Q1. Lantas breakout pada Juni 2019 di atas garis tren enam tahun.

Guncangan pada pertengahan Maret membuang lebih dari 2.500 poin sebelum bouncing yang sama kuatnya mencapai rally tinggi pada pertengahan April.

Ini menjelang breakout yang terhenti setelah kontrak berjangka melewati level .786 Fibonacci retracement 2011. Kekuatan relatif jangka panjang menunjukkan bahwa investasi emas masih diperdagangkan beberapa poin di bawah level retracement 0,786.

Baca juga: Menimbang-nimbang, Kapan Sih Waktu yang Tepat untuk Jual/Beli Emas?

Keuntungan aplikasi investasi emas: grafik jangka panjang GLD (2007-2020)

aplikasi investasi emas

Breakout 2007 terhenti pada USD 100,55 pada Q2 2008, menjelang penurunan yang dipercepat selama krisis ekonomi kala itu. Dana investasi kembali memuncak ke posisi tertinggi pada akhir 2009. Posisi tertinggi sepanjang masa di USD 185,85 pada September 2011.

Perubahan harga ini kemudian mereda dan menembus downside pada 2013, memicu downtrend utama yang akhirnya mencapai hampir USD 100 pada Desember 2015. Aplikasi investasi emas baru menunjukkan bouncing yang signifikan pada periode ini.

Bouncing pada 2016 mengukir perolehan cukup tinggi, tepat di atas USD 130, menjadikannya sebagai poin ketiga dari tren yang sedang menurun, mendahului tiga upaya breakout yang gagal hingga Februari 2019.

Dana investasi dan kontrak berjangka akhirnya melampaui resistensi pada Juni, memasuki tren kenaikan berkelanjutan yang telah membukukan tiga poin tertinggi. Lantas, menjadi lebih tinggi pada Q2 2020.

Price action setelah menembus April 2020 lebih tinggi dibandingkan Maret dengan USD 159, kenaikan menetap dengan resistensi pada USD 165. Tampaknya posisi akan terus berada di level itu hingga mendekati akhir Mei.

Baca juga: Kulgram ‘Kenapa Harga Emas Naik-Turun?’ Bersama Claudia, coFounder Pluang

Sinyal beli pada Februari 2020, ditunjukkan oleh grafik jangka pendek GLD (2018-2020)

keuntungan investasi emas

Indikator akumulasi-distribusi on-balance volume (OBV) melampaui harga pada 2011 dan memasuki fase distribusi jangka panjang. Angka ini membukukan level terendah lima tahun pada tahun 2015.

Keberhasilan pada 2017 mengisyaratkan fase akumulasi baru dan tren naik yang dipercepat pada Q4 2018. Tak pelak, aplikasi investasi emas pun ada pada fase keemasannya pada titik ini.

OBV mencapai puncak yang pernah dicapai di tahun 2011 pada Februari 2020. Capaian ini memberi sinyal beli pada saat yang sama ketika pasar dunia runtuh.

Sejak Maret 2020, keuntungan investasi emas diperkirakan mempertahankan prospek bullish jangka panjang. Dana investasi berada pada resistensi pada EMA 200-hari pada Desember 2018 dan bouncing pada tingkat itu pada Mei 2019 dan Maret 2020.

Pembalikan pada fibonacci retracement 0,786 akan mendukung perjalanan keuntungan investasi emas ke level support yang dalam. Meski akan terjadi aksi jual, tetapi peluang pembelian tergolong berisiko rendah.

Memantau grafik GLD dalam proyeksi jangka panjang dan jangka pendek ini, kamu dapat melihat bahwa secara teknis investasi emas cenderung mengalami peningkatan yang mengejutkan bahkan sejak 2007.

Jadi, apa masih ada alasan buat enggak investasi di aplikasi investasi emas?

Sumber: Investopedia

Simak juga:

9 Rekomendasi Buku Keuangan Terbaik Ini Dijamin Bikin Kamu ‘Melek’ Finansial

Laundromat, Film Netflix yang Bongkar Pengaruh Panama Papers pada Hidup Orang Kaya

Mencoba Peruntungan di 7 Negara dengan Gaji Tertinggi di Dunia, Minat?

Investasi di Perfilman Indonesia dengan Patuangan Rp10.000 Aja, Mau?

Perusahaan Start Up Ramai Pilih Co-Working Space, Apa Alasannya?

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img