Currently set to Index
Currently set to Follow

Rangkuman Pasar: IHSG Menguat, Emas Terkulai Lemah

Indeks saham dalam negeri tengah bergeliat. Sementara itu harga emas nampaknya kurang bernasib mujur hari ini. Sobat Cuan bisa mengikuti rangkuman kinerja pasar dalam sepekan dalam laporan di bawah ini.

IHSG Menguat Jelang Kepastian PPKM

Indeks Harga Saham Gabungan pada hari ini (2/8) ditutup menguat pada level 6096,54 poin. Alias, menguat 0,44%, atau 26,50 basis poin, dibandingkan posisi pembukaan perdagangan pagi di level 6.098,01.

Positifnya nilai indeks pada hari ini ditopang oleh rata-rata volume transaksi harian yang meningkat menjadi 18.646 juta saham dari posisi sebelumnya 18.603 juta saham. Hal itu membuat rata-rata nilai transaksi harian juga terdongkrak ke angka Rp13.123 triliun dari posisi sebelumnya yakni Rp13.122 triliun.

Alhasil kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga melambung ke angka Rp7.267 triliun, naik dari posisi sebelumnya Rp7.234 triliun.

Menghijaunya IHSG dipengaruhi oleh reaksi investor atas data inflasi Juli sebesar 0,08% secara bulanan, sebuah perbaikan dibanding Juni yang mencatat deflasi sebesar 0,16%.

Kenaikan tingkat inflasi merupakan cerminan dari pertumbuhan permintaan barang dan jasa. Jika permintaan bertumbuh, maka hal itu bisa berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan-perusahaan serta memperkuat aspek fundamental harga saham.

Apalagi, Bank Indonesia juga masih memberlakukan rezim suku bunga rendah dan belum membuka ruang pengetatan kebijakan moneter. Adapun suku bunga yang rendah menjadi motivasi bagi investor untuk terus berinvestasi di aset berisiko, utamanya saham.

Sekadar informasi, BI masih memasang suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate 3,5% dalam Rapat Dewan Gubernur BI yang dihelat pada pekan lalu.

Tak hanya itu, investor nampaknya juga masih menunggu kelanjutan terkait perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang berakhir pada hari ini.

Jika pembatasan sosial diperpanjang, maka kegiatan ekonomi akan terhenti. Hal itu, tentu saja, akan menjadi katalis negatif bagi permintaan barang dan jasa. Kinerja keuangan perusahaan terbuka pun ikut terkena imbasnya.

Baca juga: Simak 7 Investasi Mudah Untuk Mahasiswa Berikut!

Harga Emas Masih Tiarap Hari Ini

Di sisi lain, harga emas kurang menunjukkan kilaunya hari ini. Harga emas spot pada pukul 17.00 WIB tercatat di angka US$1.807,04 per ons, atau turun 0,39% dibanding pukul 09.00 WIB yakni US$1.814,06 per ons.

Melemahnya harga emas hari ini disebabkan oleh reaksi investor atas kemungkinan bahwa data penyerapan tenaga kerja AS pada Juli (Non-Farm Payroll) akan membaik dibanding Juni. Rencananya, Departemen Ketenagakerjaan AS akan merilis data NFP pada Jumat (6/8) mendatang.

Polling analis yang dilakukan Reuters meramal bahwa AS akan menyerap 926.000 tenaga kerja baru pada bulan Juli. Jika benar, maka angka ini akan meningkat dibanding 850.000 tenaga kerja pada Juni. Dan jika ramalan tersebut jitu, maka ada indikasi bahwa pemulihan ekonomi AS tengah berada di jalur yang benar.

Optimisme akan pertumbuhan ekonomi akan bikin investor kian tertarik menggenggam saham, yang merupakan aset berisiko dan berkinerja baik ketika ekonomi bertumbuh. Akibatnya, investor pun mengalihkan perhatiannya dari emas, sebuah instrumen yang dikenal tak menghasilkan imbal hasil mumpuni ketika ekonomi sedang bertumbuh.

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img