Currently set to Index
Currently set to Follow

Rangkuman Kabar: Gaji Karyawan Jepang Naik 3%, Shiba Inu Makin Beken

Rangkuman kabar di akhir pekan, Jumat (26/11) mengulas pencapaian token meme SHIB yang makin paten. Yuk, simak selengkapnya!

Rangkuman Kabar Domestik

1. BPS Rombak Perhitungan Inflasi

Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan akan memperbarui pola perhitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang menjadi patokan inflasi di Indonesia. Caranya, adalah dengan melakukan survei biaya hidup (SBH) mulai tahun depan.

Lembaga itu menyebut, perubahan metode itu perlu dilakukan setelah pola konsumsi masyarakat berubah pasca pandemi COVID-19.

Hasil survei tersebut nantinya akan mengubah penyusunan diagram timbang dan paket komoditas dalam perhitungan IHK. Terdapat 800 komoditas di seluruh Indonesia yang akan diamati selama satu tahun penuh. Komoditas yang tergolong primer diamati tiap minggu, sementara komoditas sekunder akan diamati tiap bulan.

Selain untuk mendapat gambaran baru terkait pola konsumsi masyarakat pasca pandemi, survei ini juga bertujuan memberikan gambaran terkini mengenai keadaan sosial ekonomi rumah tangga di perkotaan maupun di daerah rural. Survei akan dilaksanakan pada 90 Kabupaten/kota di daerah urban dan 60 kabupaten di daerah rural tiap triwulan.

Apa Implikasinya?

Survei biaya hidup yang akan menjadi acuan baru pola penghitungan IHK akan memberi data yang lebih akurat dan andal terkait pergerakan harga barang dan jasa. Jika data inflasi semakin valid, maka pengambilan kebijakan pemerintah serta otoritas moneter juga akan semakin jitu.

2. Kinerja Perbankan Makin Moncer, Ekonomi Pulih?

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap realisasi pertumbuhan kredit perbankan mencapai Rp5,65 triliun hingga Oktober, atau tumbuh 3,24% secara tahunan. Secara persentase, realisasi ini lebih tinggi dari capaian Septemebr yakni 2,21%.

Kemudian, Dana Pihak Ketiga (DPK) pun bertumbuh Rp7,24 triliun, atau 8,7% secara tahunan, lebih baik dari pertumbuhan September 7,45%.

Di sisi lain, kredit macet alias non performing loan (NPL) masih berada di level 3,22%, tidak bergerak dari posisi bulan sebelumnya. Namun, realisasi pertumbuhan rasio kecukupan modal perbankan meningkat tipis dari 25,24% di September menjadi 25,34% di Oktober, mencerminkan fundamental bisnis yang lebih baik.

Apa Implikasinya?

Kredit perbankan umumnya digunakan masyarakat untuk konsumsi dan dunia usaha ketika ingin berekespansi. Jika pertumbuhan kredit melonjak, maka artinya kedua kegiatan tersebut sedang bergeliat. Nah, pertumbuhan konsumsi dan ekspansi dunia usaha nantinya akan mengerek pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: Rangkuman Kabar: UU Ciptaker Bikin Bingung, Inflasi AS Tak Terbendung

Rangkuman Kabar Mancanegara

1. Fans Shiba Inu Tembus 1 Juta Pengguna! Kamu Termasuk?

Popularitas koin meme fenomenal Shiba Inu terus meroket hingga penggunanya tembus 1 juta. Gara-gara makin terkenal, koin meme anjing itu kini terlibat ‘dog fight‘ dengan seniornya, Dogecoin.

Pendiri Dogecoin, Bill Markus mencuit lewat akun twitter bahwa penggemar Shiba Inu kerap melakukan spamming mengenai tokennya. Duo rival ini memang mengundang perdebatan di kalangan penggemar koin meme perihal mana yang terbaik.

Bagaimanapun, pencapaian Shiba Inu saat ini telah melalui perjalanan panjang yang tidak selalu mulus. Bahkan, pendiri Ethereum Vitalik Buterin sempat ‘membuang’ SHIB miliknya dan mendonasikan dana penjualannya untuk membantu India melawan COVID-19. Namun, koin meme ini tetap fokus membangun produknya seperti Swap, DeFi, NFT dan projek potensial lainnya.

Apa Implikasinya?

Naiknya pengguna SHIB terimplikasi dari meningkatnya minat masyarakat dunia terhadap aset kripto. Pengguna yang militan terhadap suatu produk umumnya didorong oleh pemahaman yang baik terhadap utilitas alih-alih sekedar ikut tren.

Kendati hal ini memicu ‘dog fight‘ dengan token meme serupa, namun persaingan yang sehat justru akan membuat token meme berkembang lebih baik di masa mendatang.

2. UMP RI Cuma 1%, Jepang Malah Naik Gaji 3%

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida meminta perusahaan yang telah pulih dari pandemi COVID-19 untuk menaikkan gaji pegawainya minimal 3%. Kishida menginginkan adanya distribusi pendapatan dan siklus pertumbuhan yang baik guna mendukung perekonomian Jepang.

Sebagian besar perusahaan dan serikat buruk di Jepang sebelumnya telah menyepakati kenaikan gaji sebesar 2,18% di tahun 2019, 2% di tahun 2020 dan 1,86% tahun ini. Namun, penurunan gradual kenaikan upah buruh menurut Kashida akan meningkatkan kesenjangan sosial. Sehingga Ia bertekad mengubah siklus ini demi pemerataan.

Tak hanya pekerja, Kishida juga mengatakan bahwa pemerintah akan meningkatkan gaji pekerja sosial, perawat dan caregiver sebesar 3% secara berkelanjutan. Ini merupakan kali pertama pemerintah Jepang meminta kenaikan dengan persentase yang ditentukan.

Apa Implikasinya?

Kenaikan upah tentu akan berdampak pada perbaikan konsumsi, yakni salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi. Meski begitu, kenaikan upah yang cukup kencang bisa mendorong pelaku usaha di Jepang untuk memindahkan operasinya ke negara-negara yang punya ongkos tenaga kerja lebih murah. Nah, dalam hal ini, Indonesia bisa mengambil kesempatan tersebut untuk menggaet investasi sebanyak-banyaknya dari Jepang.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Reuters, Bisnis Indonesia, Antara, Investing

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img