Currently set to Index
Currently set to Follow

Analisis Bitcoin Pekan Ini: Diramal di Jalur Bullish, Mengarah ke Rp868 Juta

Harga Bitcoin pada pekan lalu terlihat berjuang mempertahankan momen bullish setelah menyentuh titik tertingginya yang hampir mencapai US$60.000 per keping. Perjuangan harga Bitcoin pun masih terasa hingga awal pekan ini, di mana ia masih mencoba untuk bertahan di kisaran US$56.000. Hal tersebut sesuai dengan analisis harga Bitcoin yang dirilis beberapa lembaga pada pekan sebelumnya.

Namun, beberapa analisis mengatakan bahwa harga Bitcoin masih berkesempatan untuk meneruskan tren bullish yang dirasakan dua pekan sebelumnya. Asal, dengan beberapa syarat.

Harga Bitcoin Pekan ini

Dari sisi teknikal, analisis Cointelegraph memperlihatkan bahwa harga Bitcoin pekan lalu masih berkonsolidasi sebelum melanjutkan reli berikutnya. Kini, kesempatan bullish itu muncul setelah para trader memilih untuk menyimpan Bitcoin ketimbang melepasnya, setelah melakukan aksi “aji mumpung” pembelian Bitcoin di harga murah (buy the dip).

Jika tren penguatan harga ini bisa membawa harga Bitcoin ke level resistance US$60.000 hingga US$61.825, maka harga Bitcoin bisa saja terus mengarah ke US$72.112 per keping nantinya. Tak hanya Cointelegraph, namun analisis dari Coinrivet juga menunjukkan bahwa laju Bitcoin sangat positif untuk mengarah ke US$62.000 per keping.

Salah satu sentimen fundamental yang bisa mengerek harga Bitcoin adalah kebijakan pemerintah Brazil yang baru-baru ini memberi lampu hijau untuk aktivitas Exchange Traded Fund (ETF) Bitcoin, mengikuti jejak Kanada. Aktivitas ini akan dijalankan oleh QR Asset Management dan dijadwalkan beroperasi pada triwulan II 2021.

Belakangan ini, otoritas pasar modal di beberapa negara yang telah melegalkan Bitcoin ETF menekan regulator pasar modal AS, the Securities and Exchange Commission, untuk segera mengikuti langkah yang sama. Jika tidak, maka investor institusi akan memilih untuk menggunakan fasilitas ETF Bitcoin di negara lain.

Selain itu, kekhawatiran pelaku pasar atas kenaikan imbal hasil obligasi AS dan ekspektasi meroketnya inflasi juga menjadi angin segar bagi Bitcoin. Sebab, dua hal itu akan menurunkan nilai dolar AS dan mengalihkan selera investor untuk menggenggam aset lainnya demi melindungi kekayaan.

Baca juga: Prediksi: Bursa Saham AS Terus Berjaya, Bitcoin Sentuh US$50.000

Analisis Bitcoin Pekan Ini: Diramal di Jalur Bullish, Mengarah ke Rp868 Juta, Pluang

Analisis Harga Bitcoin: Sentimen Bearish Masih Mengintai Laju Harga Raja Aset kripto

Namun di sisi lain, harga Bitcoin juga bisa stagnan dan tak akan menyentuh titik resistance tersebut. Bahkan, ada kemungkinan investor juga akan bersikap bearish terhadap raja aset kripto satu ini.

Salah satu indikator teknikal yang bisa membuat investor bearish terhadap Bitcoin adalah munculnya diversi yang negatif di dalam Relative Strength Index (RSI). Indikator tersebut mencerminkan fluktuasi harga aset demi mengevaluasi apakah aset tersebut bersifat overbought atau oversold. Semakin rendah angka RSI, maka aset tersebut dinilai oversold, sehingga bisa mengerek harga turun.

Jika tren ini berlanjut, ada kemungkinan harga Bitcoin akan mengarah ke angka pergerakannya selama 50 hari terakhir (50-day simple moving average) di US$49.497 per keping.

Meski demikian, harga Bitcoin di pekan ini dan hingga akhir bulan diprediksi masih akan tetap berada di jalur bullish seiring banyaknya investor institusi yang mengadopsi Bitcoin.

Baca juga: Harga Emas Pekan Ini Dibayangi Harap-Harap Cemas Stimulus Fiskal AS

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Cointelegraph, Yahoo Finance:

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img