Currently set to Index
Currently set to Follow

Analisis Bitcoin Pekan Ini: Siap Cuan? Harga Bitcoin Tengah Bersiap Unjuk Gigi

Harga Bitcoin terbilang jungkat-jungkit pekan lalu. Pada Rabu (24/3), harga Bitcoin sempat menyentuh US$56.000 per keping, meski kemudian harus tenggelam mendekati angka US$51.000 keesokan harinya. Sebuah hal yang tidak terduga dari analisis sebelumnya.

Pelemahan harga Bitcoin pada pekan lalu disebabkan oleh antisipasi investor atas kedaluwarsanya opsi kontrak Bitcoin sebesar US$6 miliar pada Jumat (19/3). Di mana, hal tersebut bisa menciptakan penambahan suplai Bitcoin di pasar dan mengerek harganya turun.

Namun, di waktu yang sama, harga Bitcoin mendapat dorongan kuat dari pengumuman Elon Musk bahwa masyarakat akan bisa menggunakan raja aset kripto tersebut untuk membeli Tesla. Lantas, bagaimana analisis untuk pekan ini?

Baca juga: Bitcoin Pekan Ini Diramal di Jalur Bullish dan Mengarah ke Rp868 Juta

Analisis Bitcoin Pekan Ini: Siap Cuan? Harga Bitcoin Tengah Bersiap Unjuk Gigi, Pluang

Analisis Harga Bitcoin Pekan Ini: Bitcoin Baru Memulai Bullish

Melansir Cointelegraph, harga Bitcoin pada pekan ini baru diprediksi akan memasuki tren bullish jika menggunakan metode analisis stock-to-flow. Analisis tersebut menggambarkan tren harga Bitcoin berdasarkan suplai barunya di setiap periode.

Memang, saat ini harga Bitcoin masih dalam fase terkoreksi dan bergerak dalam jalur yang menurun. Namun, rebound harga Bitcoin melebihi titik reratanya dalam 50 hari terakhir (50-day simple moving average) di US$52.000 pada Jumat pekan lalu diharapkan bisa berlanjut pada pekan ini meski dampaknya masih rendah.

Dalam jangka menengah, peristiwa tersebut bisa mendorong harga Bitcoin menyentuh target objektif barunya di US$71.112 per keping. Kondisi tersebut juga didukung bahwa nilai Relative Strength Index (RSI) Bitcoin masih berada di area yang positif.

Sekadar informasi, indikator RSI mencerminkan fluktuasi harga aset demi mengevaluasi apakah aset tersebut bersifat overbought atau oversold. Semakin rendah angka RSI, maka aset tersebut dinilai oversold, sehingga bisa mengerek harga turun.

Prediksi serupa juga dihasilkan jika melihat dari aspek fundamental. Analis Bloomberg Intelligence Mike McGlone berpendapat bahwa Bitcoin akan memasuki pola bullish yang signifikan yang didukung beberapa faktor. Salah satunya adalah kemungkinan maraknya investor institusi yang menggenggam Bitcoin lantaran nilai dolar AS diprediksi akan semakin rendah setelah suplai uang di AS naik 25% dalam setahun terakhir.

Baca juga: Harga Emas Pekan Ini Akan Menguat, Meski Diterpa Sentimen Negatif Berat

Analisis Harga Bitcoin: Waspada Sentimen Bearish

Kendati begitu, bukan berarti harga Bitcoin tidak bisa mengarah ke pola bearish.

Dari sisi teknikal, harga Bitcoin bisa terkoreksi mendekati US$43.000 per keping jika harga Bitcoin berjibaku untuk melampaui titik reratanya di 50 hari terakhir di US$52.000. Adapun pada Senin (29/3) titik resistance harga Bitcoin masih di angka US$56.500 per keping.

Sementara itu, dari sisi fundamental, investor juga perlu mewaspadai kabar mengenai langkah-langkah bank sentral di seluruh dunia dalam merespons Bitcoin dan aset kripto lainnya. Pada pekan lalu, otoritas moneter Mesir dan Norwegia menegaskan kembali kekhawatiran mereka kepada aset kripto dengan menyebut bahwa aset ini berisiko tinggi dan memiliki volatilitas tinggi.

Tak hanya itu, bank sentral Korea Selatan juga mengingatkan bahwa permintaan Bitcoin akan punah jika bank-bank sentral sudah memperkenalkan mata uang digital versinya, atau biasa disebut Central Bank Digital Currencies (CBDC).

Baca juga: Diprediksi Bullish, Indeks Saham AS dan Bitcoin Pekan Ini Akan Bernasib Manis

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Cointelegraph, Coindesk

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img