Currently set to Index
Currently set to Follow

Apa Itu Binance Coin (BNB)?

Binance coin adalah mata uang crypto yang diterbitkan oleh platform exchange kripto, Binance Exchange, dengan merek dagang BNB. Terdengar familiar, bukan?

Sobat Cuan penggemar crypto pasti sudah tidak asing lagi dengan BNB. Kapitalisasi pasar BNB saat ini mencapai $42,889,568,053 atau berada di peringkat keempat dalam dunia cryptocurrencies setelah Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Tether (USDT).

Apa sih yang membuat koin ini unik?

Baca juga: Apa Itu Crypto Faucet?

Sejarah BNB

BNB diluncurkan pertama kali pada 26 Juni hingga 3 Juli 2017 dalam jaringan blockchain Ethereum. Harga penawarannya perdananya adalah 1 ETH untuk 2.700 BNB atau 1 BTC untuk 20.000 BNB.

Meski ditawarkan perdana dalam ICO, BNB tidak mengklaim sebagai produk investasi maupun trading. Pengembangnya menegaskan bahwa BNB adalah alat tukar yang digunakan untuk pembayaran, khususnya di platform yang berada dalam lingkup Binance seperti binance.com, Binance DEX, Binance Chain, serta aplikasi di atas Binance Smart Chain.

Saat ICO, sebanyak 10% atau senilai 20 juta BNB dijual kepada angel investor, yakni sebutan untuk investor yang membiayai start up di awal pendiriannya. Sebanyak 40% atau 80 juta BNB diperuntukkan bagi tim. Sisanya, yakni 50% dari total suplai BNB atau sebanyak 100 juta koin dilepas ke pasar.

Dana yang dihimpun dari ICO ini dipergunakan untuk membangun platform Binance serta menutup biaya operasional. Sebanyak 30% dari total dana juga digunakan untuk membangun brand dan memasarkan BNB.

Strategi itu terbukti sukses, terhitung 11 hari setelah penawaran perdananya, Binance sudah memiliki platform sendiri.

Apa Itu Binance Coin (BNB)?, Pluang

Suplai Koin Terbatas

Kini BNB dirilis dalam tiga format. Selain ERP-20 dalam Ethereum blockchain, BNB juga terbit dalam juga BEP-2 dan BEP-20 yang merupakan koin “asli” dalam jaringan Binance chain dan Binance smart chain.

Meski demikian, suplai BNB dibatasi sebanyak maksimal 200 juta koin saja. Apa alasannya?

Binance, selaku pengembang BNB, secara berkala melakukan pemusnahan terhadap suplai BNB untuk menjamin pasokannya tidak terlalu banyak.

Pemusnahan atau yang disebut dengan burning dilakukan Binance tiap tiga bulan dengan membeli BNB senilai 20% keuntungan perusahaan. Koin yang sudah dibeli kemudian dimusnahkan dalam jaringan blockchain sehingga transaksinya transparan.

Lantaran aksi ini terus dilakukan secara berkala, saat ini suplai BNB hanya ada 153,432,897 di dunia. Jumlah ini bisa saja terus susut hingga menyebabkan kelangkaan untuk menjaga valuasinya tetap berharga.

Baca juga: Sobat Cuan, Ini Lho Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Cryptocurrency!

Penggunaan BNB

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, BNB diperkenalkan sebagai alat tukar alih-alih instrumen investasi. Namun, pada akhirnya, bagaimana BNB digunakan kembali pada Sobat Cuan selaku penggunanya.

Binance mengklaim jutaan BNB telah digunakan untuk membiayai perjalanan dan membeli cindera mata virtual. BNB juga dapat dipakai dalam pinjaman, sebagai hadiah, untuk membuat smart contracts dan transaksi lainnya.

Sebanyak 2 juta pengguna BNB menggunakan koin ini untuk membiayai 127 miliar trading. Total transaksi dengan BNB untuk membayar fee trading ini saja sudah mencapai 40 juta BNB atau 20% dari total suplai BNB. Trading yang dapat dibiayai dengan BNB berlangsung pada platform Binance.com, Binance DEX dan Binance Chain.

Membayar fee trading dengan BNB cukup populer sebab binance mengenakan diskon bagi pengguna yang membayar fee dengan BNB. Standar fee trading di Binance adalah 0,1% yang bisa dibayar juga dengan aset yang kamu miliki jika kamu tidak berminat mengejar diskon fee.

Selain efektif digunakan untuk membayar fee trading, BNB juga merupakan nyawa dari Binance DEX dalam rantai Binance. Juga, ribuan aplikasi dalam Binance Smart Chain (BSC) bergantung pada token BNB.

Penggunanya juga menyetok BNB untuk membeli koin-koin baru yang diluncurkan lewat platform Binance Launchpad. Agar kapitalisasi pasarnya terakselerasi, Binance juga membuat kerja sama antar platform, aplikasi ponsel pintar, kartu debit VISA di Monaco hingga platform streaming video Asia’s Premier High End.

Baca juga: Apa Itu Management Fee?

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang.

Sumber: Binance, Investopedia, Coin Market Cap, Bloomberg

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img