Currently set to Index
Currently set to Follow

Apa Itu Game Theory?

Memprediksi pergerakan pasar atau perilaku pelaku ekonomi memang melelahkan, tapi ternyata ada lho teori yang bisa menjelaskannya. Game theory adalah konsep yang perlu kamu ketahui jika kamu ingin lebih jitu berspekulasi di pasar modal.

Teori ini berangkat dari asumsi bahwa dalam permainan yang diikuti oleh pemain yang rasional, hasil keputusan yang dibuat tiap pemain akan berpengaruh ke pemain lainnya.

Permainan akan mengidentifikasi identitas, preferensi dan strategi yang tersedia bagi tiap pemain. Nantinya, hal ini akan membuat alur permainan tertebak di titik yang impas. Tidak ada yang menang, tidak ada yang kalah.

Meski terdengar memusingkan, game theory sebetulnya sangat logis dan mudah dicerna. Siap menyimak lebih jauh? Baca sampai tuntas ya!

Game Theory Adalah Ilmu Sebab Akibat

Apakah kamu penasaran kapan market dibuka merah dan sampai kapan itu akan berlangsung? Kamu bisa menemukan jawabannya jika kamu memahami setiap sebab dibalik merahnya market hari itu.

Secara garis besar, game theory adalah ilmu yang mempelajari bagaimana interaksi antar agen ekonomi menghasilkan situasi atau imbal hasil tertentu. Teori ini mempelajari prediksi hasil dari sebuah permainan, yang tentu saja harus melibatkan lebih dari dua orang pemain.

Prediksi didapat apabila tiap pemain secara rasional telah memilih strategi berdasarkan konteks permainan dan paham konsekuensi dari pilihannya. Pemain ini saling berinteraksi dan memiliki serangkaian informasi sebagai landasan mengambil tindakan.

Teori ini berpegang pada prinsip bahwa pemain mengambil keputusan bukan hanya berdasarkan faktor internal tapi juga faktor eksternal. Karenanya, perilaku pemain dalam suatu permainan sangat dipengaruhi oleh pemain lainnya.

Apa Itu Game Theory?, Pluang

Sejarah Filosofis Game Theory

John von Neuman dan Oskar Morgensten adalah ilmuwan yang pertama kali memperkenalkan formulasi matematika dasar dari game theory pada tahun 1944.

Model ini berubah-ubah seiring dengan dinamika studi dan model yang ditemukan dalam penelitian lanjutannya. Diantara dinamika tersebut, dapat ditarik benang merah bahwa teori permainan ini berlaku pada situasi khusus dan terbatas.

Asumsi dalam game theory berdiri atas beberapa elemen dasar seperti utilitas, permainan dan rasionalitas, matrik dan solusi equilibrium.

Rumitnya konsep game theory membuat banyak ilmuwan tertarik mengembangkannya. Tercatat, sebanyak 20 ilmuwan telah dihadiahi nobel berkat sumbangsihnya dalam pengembangan game theory.

Diantara banyaknya ilmuwan lintas keilmuan yang tertarik mengembangkan konsep game theory, seorang matematikawan bernama John Forbes Nash adalah yang paling dikenal oleh masyarakat.

Penerima nobel yang juga pengidap Schizofrenia ini berhasil menemukan konsep yang dinamakan equilibrium nash. Bahkan, kisah hidupnya sampai diangkat ke dalam film bertajuk “A Beautiful Mind”. Lewat film itu pula kita dapat memahami konsep equilibrium Nash tanpa perlu pusing membaca naskah ilmiahnya.

Inti dari equilibrium Nash adalah jika masing-masing pemain telah memilih strategi dan tidak ada pemain yang mengubah strateginya demi mengambil keuntungan lebih, maka hasil dan imbal hasilnya sudah dapat diprediksi. Equilibrium Nash dapat berlaku dalam berbagai konteks yang memenuhi persyaratan game theory.

Baca juga: Apa Itu Analisis Fundamental Saham?

Game Theory dalam Dunia Bisnis dan Ekonomi

Model ini membuat revolusi ekonomi dengan memecahkan teka-teki sulit mengenai perilaku para pelaku ekonomi. Pelaku pasar menggunakan model ini untuk menentukan produk mana yang harus diterminasi dan mana yang harus dikembangkan lebih jauh. Keputusan mengenai harga yang kompetitif dan strategi pemasaran mana yang akan digunakan juga tak lepas dari penggunaan model ini.

Para ekonom menggunakan game theory untuk memahami perilaku para oligopoli. Game theory juga berperan saat kamu ingin mencari solusi atas persaingan tidak sehat dan pasar yang tidak sempurna.

Selain itu, terdapat beberapa tipe game theory, salah satu yang paling umum digunakan adalah koperatif vs non koperatif game theory.

Koperatif game theory digunakan untuk melihat bagaimana koalisi atau kelompok kooperatif berinteraksi saat hanya imbalannya yang diketahui. Non-koperatif game theory digunakan untuk melihat bagaimana agen ekonomi yang rasional bersepakat satu sama lain untuk mencapai tujuannya.

Baca juga: Apa itu Centralized Market?

Limitasi dalam Game Theory

Sebagaimana model ekonomi pada umumnya, game theory bersandar pada asumsi bahwa orang yang rasional adalah orang yang memiliki ketertarikan dan mengoptimalkan utilitasnya.

Di samping itu, sebagai mahluk sosial, manusia juga berkepentingan untuk memperhatikan keberlangsungan hidup orang lain dan kesejahteraannya, meski sering kali harus berkorban.

Limitasi seperti ini membentuk persepsi dasar untuk equilibrium Nash. Artinya, jika ada limitasi yang tidak berlaku dalam suatu kondisi yang tidak ideal, maka titik setimbangnya akan bergeser dan prediksinya akan meleset.

Selain asumsi dasar tersebut, game theory juga bergantung pada asumsi lain sesuai dengan konteksnya. Model ekonomi bukan satu-satunya yang memakai teori ini, baik dalam tatanan pemerintahan, sosial, hingga dunia sains juga menggunakannya.

Hingga saat ini, penelitian tentang game theory masih terus berlanjut dengan model yang semakin dinamis.

Baca juga: Simak 4 Indikator Analisis Teknikal Dasar Bagi Pemula Berikut!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

sumber: investopedia, stanford, investor.id

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img