Currently set to Index
Currently set to Follow

Apa Itu Polkadot?

Polkadot adalah jaringan ‘multi-chain’ mata uang kripto yang menghubungkan antar blockchain. Tokennya, yakni DOT kini menjadi kuda hitam yang bertengger di jajaran 10 besar mata uang kripto, loh!

Blockchain yang terhubung dalam DOT kemudian dinamakan parachain. Keberadaan Polkadot memungkinkan parachain bertransaksi dan memvalidasi antar blockchain dengan mulus.

Lantas, apasih yang membuat mata uang kripto yang didasarkan pada projek ini menempati valuasi 10 besar di dunia kripto?

Baca juga: Sobat Cuan, Yuk Kenalan dengan 7 Proyek Decentralized Finance Berikut!  

Polkadot Adalah Jembatan Antar Blockchain

Berbeda dengan Bitcoin yang beroperasi dalam satu blockchain, Polkadot adalah sistem yang awalnya beroperasi dengan menghubungkan ‘dot’ dalam satu jaringan. Maksudnya, platform ini menyediakan wadah bernama relay chain yang memudahkan komunikasi parachains.

Salah satu pendirinya, Gavin Woods, merupakan co-founder Ethereum yang menemukan  banyak unsur fundamental dalam industri blockchain. Bersama Robert Habermeier dan Peter Czaban, Woods memulai projek untuk menghubungkan mata rantai private dalam konsorsium yang terdesentralisasi.

Polkadot dibuat oleh Web3 Foundation dan Parity Technologies sejak tahun 2016. Namun, sejak Mei 2020 lalu polkadot sudah memiliki blockchain sendiri yang membuat operasionalnya unik lantaran beroperasi untuk menghubungkan blockchain lain.

Urgensinya adalah untuk membantu para developer blockchain yang tergabung dalam parachain memberi nilai tambah antar blockchain. Gavin dan kawanannya percaya bahwa tidak ada satupun blockchain yang dapat beroperasi memenuhi semua kebutuhan penggunanya. Karena itu, antar blockchain harus berkoordinasi agar ekosistem dalam decentralized finance bisa berkembang optimal.

Apa Itu Polkadot?, Pluang

Cara Kerja Polkadot

Parachain adalah blockchainblockchain yang bekerja secara paralel untuk mengakses jaringan yang proof of stake‘. Maksudnya, jaringan ini diamankan dalam mekanisme terverifikasi dengan protokol berbasis aset kripto yang terkunci..

Konsensus Proof-of-Stake (PoS) adalah mekanisme untuk mengunci aset kripto dengan tujuan mengamankan jaringan. Jadi, alih-alih menggunakan perangkat keras yang meninggalkan banyak jejak karbon saat menambang kripto, mekanisme ini menggunakan mata uang kripto sebagai substitusi yang lebih ramah lingkungan.

Dalam jaringan yang dinamakan relay chain, transaksi yang terjadi akan diverifikasi. Data-data yang dibagikan sudah distandarisasi sehingga setiap sistem bisa memahaminya. Inilah yang ditetapkan sebagai sistem keamanan Polkadot.

Blockchain yang terkoneksi Polkadot bisa menggunakan mekanisme PoS untuk menentukan kapan dan bagaimana memperbaharui kode dan menjalankan dApps atau token yang mereka pilih. Mereka juga bisa memilah layer dalam jaringan untuk mengamankan security dan membuat protokol baru.

Baca juga: Apa Itu Crypto Faucet?

Polkadot Adalah Solusi Baru untuk DeFi

Sistem ini menjadi penyelesaian jitu terhadap dua kendala utama operasional blockchain, yakni jumlah transaksi per detik dan birokrasi dalam komunitasnya.

Maksudnya, selama ini jumlah transaksi per detik yang dapat diproses sebuah blockchain sangat terbatas. Saat aplikasi menumpuk akan terjadi bottleneck dalam jaringan yang membuat operasional menjadi macet.

Polkadot mengurai kendala itu dengan membuat sistem operasi antar blockchain sehingga jumlah transaksi per detik yang dapat dilayani menjadi jauh lebih banyak. Tentunya ini membuat operasional jadi efisien.

Kendala lain yang dihadapi komunitas blockchain adalah birokrasi yang menyangkut persoalan bersama seperti pengubahan kode potensial antar jaringan. Polkadot menawarkan mekanisme voting dalam parachain.saat akan mengubah ini.

Agar dapat hak suara untuk mengubah kode tersebut, kamu harus memiliki token bernama DOT.

Baca juga: Panduan Cara Menggunakan RSI Untuk Trading Crypto Bagi Pemula

DOT, si Kuda Hitam Masa Depan

Tentu saja sistem operasi antar jaringan ini memiliki token yang digunakan dalam operasionalnya. Token ini bernama DOT.

Pemegang DOT punya hak suara untuk mengubah kode potensial. Jika konsensus tercapai kode baru akan di-upgrade secara otomatis ke dalam jaringan.

Bukan hanya itu, token DOT juga dapat digunakan untuk membayar fee komunikasi dalam parachains. DOT juga dapat dipakai sebagai aset kripto dalam PoS.  Kamu juga bisa melakukan staking  dengan token ini.

Peluncuran Perdana  DOT

Initial Coin Offering (ICO) DOT terjadi pada Oktober 2017, sekitar setahun setelah Polkadot mulai dikembangkan. Saat itu 1 DOT dihargai US$28,8.

Meski saat ini harganya sedang turun, namun ICO DOT dinilai sebagai salah satu peluncuran tersukses yang berhasil menghimpun dana sebesar US$145 juta pada penjualan perdana.

Denominasi

Sejak mainnet diluncurkan Mei tahun lalu, Polkadot mengalami perkembangan signifikan. DOT sebagai token yang digunakan dalam operasionalnya pun berhasil jadi mata uang kripto dengan market kapital hampir US$15,4 miliar.

Seiring dengan berkembangnya Polkadot, penggunaan DOT pun semakin masif. Karenanya pengembang melakukan denominasi pada 21 Agustus 2020 lalu.

Saat itu 1 koin DOT berharga US$300 yang artinya saat denominasi terjadi harganya menjadi US$3 per keping. Tidak sampai setahun, kini harga DOT sudah bertengger di angka US$15,99, Top!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Polkadot, coinmarketcap, decrypt, medium

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img