Currently set to Index
Currently set to Follow

Siapakah Karl Marx?

Karl Marx (1818-1883) adalah seorang filsuf, penulis, ahli teori sosial, dan seorang ekonom. Ia terkenal dengan teorinya yaitu kapitalisme dan komunisme. Marx, bersama dengan Friedrich Engels, menerbitkan Communist Manifesto pada tahun 1848.

Selanjutnya, ia menulis Das Kapital  (volume pertama diterbitkan di Berlin pada tahun 1867. Volume kedua dan ketiga diterbitkan secara anumerta pada tahun 1885 dan 1894), yang membahas teori nilai kerja.

Ironisnya, Marx fasih dalam menggambarkan eksploitasi kelas pekerja namun secara pribadi ia gagal mempertahankan pekerjaannya dalam periode waktu yang signifikan.

Mengenal Sosok Karl Marx

Karl Marx lahir pada 5 Mei 1818 di Trier, tenggara Jerman dan wafat pada 14 Maret 1883 di London. Ia berasal dari keluarga kelas menengah dan menikahi Jenny yang berasal dari keluarga kelas atas.

Marx menjadi seorang radikal sejak memasuki dunia perkuliahan pada tahun 1835. Ia pun banyak mengeluarkan karya-karyanya bersama Engels, sejak tahun 1845. Pada masanya, Marx mengusulkan sekolah pabrik yang diharapkan bisa menyejahterahkan kaum anak dan remaja buruh.

Baca juga: Investasi Dana Pendidikan, Pilih Saham atau Emas?

Karya Karl Marx

Pada masanya Marx juga sangat aktif untuk membentuk kurikulum yang lebih baik bagi anak-anak buruh. Zaman dulu, anak-anak usia muda dari 9-12 tahun sudah wajib bekerja di pabrik-pabrik. Untuk itulah dalam bukunya yang berjudul Kapital, Marx menuangkan ide-idenya untuk membuat sistem paruh waktu bagi mereka anak buruh.

Marx berharap anak-anak itu bisa bekerja tapi tetap bisa melanjutkan sekolahnya. Namun sayangnya, kapitalis dan pemerintahan pada masa itu tidak terlalu menggubris ide paruh waktu Marx ini.

Mereka mengatakan lebih banyak cost yang keluar untuk menyewa 2 shift anak buruh. Akibatnya, banyak anak buruh yang dipecat bila bekerja sambil sekolah. Kurikulum yang diusulkan Marx saat itu tak jauh berbeda dengan sekolah konvensional.

Dimulai dengan pendidikan mental, lalu pendidikan fisik (kombinasi antara gimnastik dan latihan militer), kemudian ada juga pendidikan politeknik yang akan mengajarkan prinsip umum dari semua proses produksi.

Pada intinya, Marx ingin menekankan pendidikan pada anak dan remaja buruh agar bisa berkembang menjadi individu yang bisa melakukan perubahan sosial di sekitarnya.

Baca juga: Naik Hanya 8,51%, Ini Alasan Serikat Buruh Tolak Kenaikan Upah Buruh yang Kecil

Marx lebih mendukung adanya kombinasi pendidikan dan kerja dibanding sistem pendidikan yang mengharuskan anak-anak untuk belajar seharian penuh.

Menurutnya, dengan sistem kerja dan sekolah paruh waktu ini, anak dan remaja buruh bisa berpraktik secara langsung dan jadi tahu apa yang menjadi penyebab kesalahan mereka di sistem produksi. Serta bisa menjadi individu yang mau melakukan perubahan demi kaumnya.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Unduh aplikasi Pluang di Google Play Store atau App Store untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera unduh aplikasi Pluang!

Sumber: Investopedia

Baca juga:

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img