Artikel Jokowi Konfirmasi 2 Kasus Corona, Investasi Emas Sentuh Rekor

Jokowi Konfirmasi 2 Kasus Corona, Investasi Emas Sentuh Rekor

Kasus coronavirus Indonesia pertama terkonfirmasi, Presiden Jokowi umumkan dua WNI positif corona. IHSG pun semakin anjlok. Berikut ini rekomendasi investasi bagi kamu yang panik menghadapi wabah atau bahkan melakukan aksi jual saham terlalu dini.

Dua WNI tersebut positif terinfeksi Covid-19 setelah kontak langsung dengan warga negara Jepang di Klub Paloma, Jakarta. “Jadi kenanya karena dia guru dansa dan berdansa dengan teman dekatnya (warga negara Jepang,” ujar Menkes Terawan di RSPI, Jakarta, terangkan kasus coronavirus Indonesia pertama yang terkonfirmasi.

kasus coronavirus indonesia

Kasus coronavirus Indonesia pertama ini mempengaruhi harga investasi emas ritel kepingan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM/Antam) melonjak Rp5.000/gram. Emas menjadi rekomendasi investasi sementara IHSG anjlok hingga 7,3% dalam sepekan.

Pada perdagangan Selasa (3/3), harga emas kembali mendekati posisi rekor tertinggi, yakni Rp767.000/gram dari posisi Senin di level Rp761.000/gram.

Harga emas Antam yang naik dan menjadikan emas sebagai rekomendasi investasi ini cerminkan volatilitas harga emas global. Sentimen negatif dari wabah virus Covid-19 termasuk Indonesia yang konfirmasi kasus pertamanya mempengaruhi harga emas.

Baca juga: Terdampak Wabah Corona, IHSG Masih Terkapar, Saham Blue Chip Pun Anjlok

Siasat investasi dalam situasi darurat kasus coronavirus Indonesia

Penyebaran Covid-19 menjadi perhatian semua kalangan termasuk para pelaku pasar lokal dan asing. Wabah ini sejak merebak pada akhir Desember telah melemahkan bursa saham berbagai neagra.

kasus coronavirus indonesia
Investment Business Budget Credit Costs Concept

Sektor pariwisata pun merosot lantaran banyak negara melarang penerbangan dari dan ke Cina demi meminimalisir penyebaran virus corona. Begitu juga sektor perdagangan dan keuangan yang terimbas kebijakan ini begitu kasus coronavirus Indonesia terkonfirmasi.

Dana Moneter Internasional (IMF) pun pesimis akan realisasi pertumbuhan ekonomi global tahun ini dapat capai target yang ditetapkan, yakni sebesar 2,9 persen.

Virus corona dalam skala global, begitu pula setelah pengumuman kasus coronavirus Indonesia, diramalkan dapat mempengaruhi penurunan ekonomi dunia sebesar 0,1-0,2 persen.

Keraguan IMF ini rontokkan pasar saham global. IHSG telah anjlok sejak awal tahun hingga perdagangan kemarin (2/3). Hingga 27 Februari 2020 saja, secara ytd (year to date), IHSG telah terkoreksi sebesar 10,92 persen.

Kendati, hari ini IHSG tampak menguat, di level 5.513,24, meningkat 153,29 poin atau 2,86% dari perdagangan hari sebelumnya (2/3).

rekomendasi investasi

Keadaan ini, begitu juga pengumuman kasus coronavirus di Indonesia yang membikin cemas masyarakat, tentu mendorong para investor untuk berlomba mencari “safe haven”.

Emas menjadi rekomendasi investasi pada masa awal kasus coronavirus Indonesia terkonfirmasi lantaran beberapa faktor. Di antaranya nilai tukar rupiah yang anjlok di hadapan USD, penawaran-permintaan akan investasi ini, permintaan industri emas, tingkat inflasi dan tingkat suku bunga oleh bank.

Baca juga: IHSG Anjlok 4,87% Lantaran Wabah Corona, Coba 4 Opsi Alternatif Investasi Ini

IHSG anjlok, investor jadikan emas sebagai safe haven

Sentimen negatif cenderung baik bagi pasar dengan instrumen investasi berisiko. Tetapi lantaran emas dinilai sebagai produk yang lebih aman (safe haven), maka investor cenderung beralih ke emas dalam situasi kasus coronavirus Indonesia dikonfirmasi.

rekomendasi investasi

Selain harga emas uang tunjukkan rekor signifikan Rp767.000/gram lantaran kasus coronavirus Indonesia, harga buyback (harga beli yang mesti dibayarkan Antam jika pemilik batang emas bersertifikat menjual kembali emasnya) juga menyentuh angka signifikan.

Data dari situs Antam menunjukkan harga buyback emas Antam di gerai resmi melonjak Rp5.000/gram menjadi Rp737.000 dari posisi Selasa (2/3) Rp732.000/gram.

Daftar harga emas antam sebagai rekomendasi investasi menghadapi kasus coronavirus Indonesia:

Gram Harga per gram (2/3) Harga per gram (3/3) Selisih (%) Harga per batang (3/3)
0.5 859,000 864,000 0.58 432,000
1.0 810,000 815,000 0.62 815,000
2.0 784,500 789,500 0.64 1,579,000
3.0 777,333 782,333 0.64 2,347,000
Harga beli kembali lantaran kasus coronavirus Indonesia 732,000 737,000 0.68 737,000

Harga ini melonjak seiring dengan naiknya harga emas di pasar spot antaran kasus coronavirus Indonesia. Pasar kembali menguat menyentuh angka USD 1.590,43 per troy ounce (oz) pada Selasa (2/3). Angka ini berkembang dari akhir pekan lalu senilai USD 1.584,74/oz.

Ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9% dan untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah sebesar 0,45% pembeli perlu menyertakan NPWP.

Penguatan emas antam di masa ini mencerminkan kecenderungan masyarakat Indonesia memburu emas ritel saat kondisi tidak kondusif. Karena emas dinilai sebagai instrumen yang lebih aman, pada situasi penuh kecemasan kasus coronavirus Indonesia ini, masyarakat lebih memilih instrumen ini sebagai alternatif.

Sumber: Tirto, CNN Indonesia, CNBC Indonesia

Simak juga:

Psst.. Ini 5 Rahasia Sukses Warren Buffett, Tokoh Investasi Paling Sukses di Dunia

Laundromat, Film Netflix yang Bongkar Pengaruh Panama Papers pada Hidup Orang Kaya

Mencoba Peruntungan di 7 Negara dengan Gaji Tertinggi di Dunia, Minat?

Ada Nggak Sih Pajak Penjualan Emas Batangan dan Bagaimana Perhitungannya?

Berpenghasilan Lebih Besar dari Laki-laki, Ini Caranya Jadi Wanita Karier Sukses!

Artikel Terbaru