Berapa Uang yang Dibutuhkan untuk Hidup Bahagia? Ini Kata Pakar

0
246
kaya dan bahagia

Apakah uang yang banyak mutlak mendatangkan kebahagiaan? Sebagian orang menganggap kaya dan bahagia berhubungan. Jika iya, bagaimana cara agar hidup bahagia dengan mengelola uang yang kita punya?

Wajar jika kita menanyakan kepada diri sendiri berapa banyak uang yang dibutuhkan untuk bahagia. Apa pekerjaan kita saat ini mendatangkan kebahagiaan, dst.

Mengetahui cara agar hidup bahagia dengan uang yang kita punya di tangan adalah hal penting. Terutama jika berkaitan dengan bagaimana kamu mengelola portofolio investasi agar bisa hidup kaya dan bahagia.

Langkah pertama menuju kesuksesan finansial adalah dengan mendefinisikan apa yang kamu inginkan. Apa hal yang sekiranya akan membuatmu bahagia dalam jangka pendek, menengah, dan jangka panjang?

Apakah kamu menabung untuk kebutuhan pensiun di masa tua? Ataukah karena kamu berharap untuk memiliki rumah impian dan terbebas dari beban cicilan? Atau kamu bercita-cita berkeliling dunia?

Pertanyaan-pertanyaan ini, dan tentu jawabannya, akan menentukan pendekatan yang kamu perlukan untuk tahu cara kaya dan bahagia yang tepat.

Baca juga: Cara Jitu Memilih Saham dengan Modal Analisis Fundamental dan Teknikal

Definisikan kesuksesan finansialmu agar hidup kaya dan bahagia

Asumsi bahwa kebahagiaan identik dengan menjadi kaya bagaimanapun tidak bisa kita tampik. Hanya saja, setiap orang tentu punya definisi berbeda tentang “seberapa kaya” dan “seberapa bahagia”.

Sosiolog kontemporer, Dennis Gilbert, profesor di Hamilton College New York, mendefinisikan orang kaya sebagai mereka yang hidup dari pendapatan dan investasi mereka daripada pendapatan yang didorong oleh pekerjaan.

Dengan kata lain, seorang dokter yang berpenghasilan Rp20 juta per bulan tidak sekaya seseorang yang memperoleh Rp20 juta per bulan dari investasinya. Baik itu investasi saham, obligasi, real estat, hak cipta, maupun sumber penghasilan pasif lainnya.

Alasan mengaitkan kaya dan bahagia versi sosiolog Dennis ini adalah bahwa ada hubungan kekayaan dengan waktu.

Investor dapat duduk santai dan menghasilkan uang, sementara jika dokter berhenti bekerja maka ia berhenti menerima gaji.

Apakah ada metrik ukuran lain untuk mendefinisikan kebahagiaan?

Baca juga: Dukung Isu Sosial Sambil Investasi? Ini Model SRI yang Bisa Kamu Terapkan

Cara agar hidup bahagia? Rancang program finansialmu sekarang

Kebanyakan orang tidak memiliki keinginan untuk menjadi kaya. Mereka sudah merasa cukup dengan apa yang dimiliki dan bahagia dengan kecukupan itu.

Studi dari ekonom pemenang Hadiah Nobel, Angus Deaton dan rekannya Daniel Kahneman di Pusat Kesehatan dan Kesejahteraan Universitas Princeton menunjukkan hal ini.

Mereka membuktikan bahwa begitu penghasilanmu melebihi USD 75.000 per tahun (setara Rp1 M per tahun), pengalaman sehari-harimu tidak akan meningkat banyak seiring dengan peningkatan perolehanmu.

Menurut duo pemenang Nobel ini, ukuran kaya dan bahagia dengan demikian amat relatif. Merasa bahagia dengan dana yang dimiliki bergantung pada definisi seseorang tentang kepuasan hidupnya.

Karena itu, bagaimana perasaanmu tentang apa yang telah kamu capai adalah hal penting. Begitu juga, sejauh mana kamu mencintai apa yang kamu lakukan.

Ini artinya, ukuran kaya dan bahagia bergantung pada program yang kamu rancang untuk membantumu mencapai hal-hal berikut ini:

  • Hidup bebas dari utang
  • Menghindari tekanan finansial dengan membangun, memelihara, dan melindungi beragam investasi berkualitas tinggi
  • Pertahankan perlindungan asuransi yang memadai, sehingga kamu tidak perlu khawatir kehilangan segalanya jika terjadi kesalahan
  • Memiliki sumber pendapatan yang beragam sehingga kamu tidak bergantung pada satu pekerjaan atau satu sumber pendapatan saja

Dan tentunya, untuk hidup kaya dan bahagia, kamu perlu tahu bagaimana menginvestasikan portofolio investasi dengan sebaik-baiknya. Sudahkah kamu merasa “aman” dengan portofolio investasi tersebut?

Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

Sumber: The Balance

Simak juga:

Belajar Investasi Saham? Intip Yuk Simulasi Trading hingga Strategi Kelola Saham

Terdampak Wabah Corona, IHSG Masih Terkapar, Saham Blue Chip Pun Anjlok

Borong Saham “Diskon” Saat Pandemi COVID-19, Strategi Cuan Jangka Panjang

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here