Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Tunda Kenaikan Tarif Tol, Apa Alasannya?

Pemerintah menunda rencana kenaikan tarif tol. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan penundaan tarif tol terbaru ini lantaran kondisi perekonomian yang belum stabil.

“Saya kira kondisi ekonominya juga lagi enggak normal, jadi jangan di-treat sebagai kondisi normal. Kalaupun sudah waktunya naik, saya akan hold dulu,” ujar Basuki, Selasa (11/3).

tarif tol terbaru
Sumber: Dokumentasi Kementerian PUPR

Dampak tidak stabilnya perekonomian ini pada kenaikan tarif tol terbilang wajar bagi Basuki. Karena itu, tarif tol terbaru akan tetap ditahan oleh pihaknya.

Kondisi perekonomian dalam skala global maupun nasional saat ini memang sedang tidak kondusif. Beberapa bulan terakhir, meluasnya wabah Covid-19 mempengaruhi sejumlah negara, termasuk Indonesia dengan 27 kasus terkonfirmasi dan 1 korban meninggal.

Sebelum ini, PT Jasa Marga Tbk telah mengusulkan ke Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR untuk sesuaikan tarif tiga ruas tol dalam waktu dekat.

Ketiga ruas yang diusulkan untuk penyesuaian tarif itu ialah ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa sepanjang 34,4 km, ruas Surabaya-Gempol sepanjang 45 km, dan ruas Palimanan-Kanci sepanjang 26 km.

Baca juga: Selama Libur Natal dan Tahun Baru, Tarif Jalan Tol Cikampek II Gratis

Kenaikan tarif tol berkala ditunda lantaran situasi ekonomi global akibat wabah Covid-19

kenaikan tarif tol

Jasa Marga menyebutkan bahwa penyesuaian atau kenaikan tarif tol ini memang dilakukan pada setiap periode waktu, baik di tahun ganjil maupun genap.

“Kita lihat, kalau itu memang sudah waktunya, tapi kalau masih dalam kondisi tidak normal begini, saya akan ambil kebijakan,” ujar Basuki.

Penyesuaian atau tarif tol terbaru umumnya seiring dengan inflasi. Namun, kondisi perekonomian global dan lokal yang sedang tidak kondusif lantaran meluasnya wabah Covid-19 pengaruhi kebijakan infrastruktur negara.

Bank Indonesia pun telah merevisi pertumbuhan ekonomi 2020 menjadi lebih rendah, di kisaran 5-5,4 persen, sebelumnya 5,1-5,5 persen.

Kondisi tersebut perlu dianggap sebagai kondisi yang tidak normal. Karena itu, kenaikan tarif tol yang semestinya menyesuaikan dengan inflasi tahun ini pun harus ditunda.

Baca juga: Diberlakukan pada 2020, Tarif Listrik Terbaru yang Dikeluarkan PLN dan Kementerian ESDM

Tarif umumnya menyesuaikan dengan berbagai infrastruktur pendukung

kenaikan tarif tol
Sumber; Antara Photo/Risky Andrianto

Sejalan dengan Jasa Marga yang terus melakukan optimalisasi pelayanan, peningkatan tarif tol pun terus dikenakan kepada konsumen.

Mohamad Agus Setiawan, Corporate Secretary Jasa Marga, menjelaskan bahwa komponen tarif tol terbaru yang masuk dalam pertimbangan tidak hanya sebatas jalan tol, tetapi juga keadaan berbagai infrastruktur pendukung, termasuk rest area.

“Terkait dengan kenaikan tarif tol, rest area termasuk di komponen SPM (standar pelayanan minimal,” jelas Agus, Jumat (7/2).

Agus menyebutkan komponen kenaikan tarif tol ini telah dievaluasi oleh BPTJ. Melalui Peraturan Pemerintah, penyesuaian tarif tol sudah diatur dalam PP No. 15 Tahun 2005 tentang jalan yang penyesuaian tarifnya dilakukan tiap 2 tahun sesuai laju inflasi.

“Penyesuaian tarif dilakukan 2 tahun sekali, tapi ada juga (faktor lain) misalnya penyesuaian (tarif) mundur, ada penyesuaian golongan dari 5 menjadi 3, atau saat Lebaran ada diskon dan saat banjir kemarin digratiskan,” katanya.

Pendapatan yang umumnya diperoleh dari tarif tol ini dihitung berdasarkan volume kendaraan dikalikan dengan tarif dan setiap 2 tahun volume ini dikali tarif dan disesuaikan dengan laju inflasi.

Ia menyebutkan kenaikan tarif tol yang diterapkan saat 5 atau 6 tahun lalu begitu inflasi berada pada level 7 persen, sementara saat ini inflasi 3 persen, maka tarif pun harus disesuaikan.

Sumber: Kompas, Kontan, Kompas

Simak juga:

Mulai Investasi dengan Risiko Kecil, Sudah Coba 5 Jenis Investasi Ini Belum?

Emas atau Perak, Pilihan Investasi Logam Manakah yang Lebih Menguntungkan?

Ada Nggak Sih Pajak Penjualan Emas Batangan dan Bagaimana Perhitungannya?

Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

Gaji Pas-pasan? Pertimbangkan 4 Hal Ini untuk Mengambil Utang Produktif

Recent Articles

apa itu market share

Apa Itu Market Share?

faang stocks adalah

Apa Itu FAANG Stocks?

definisi regresi

Apa Itu Regresi?

wall street adalah

Apa Itu Wall Street?

volatilitas adalah

Apa Itu Volatilitas?

Related Stories