Currently set to Index
Currently set to Follow

Bisa ‘Lihat’ Hantu, Mobil Tesla Bikin Heboh Dunia Maya

Sederet teknologi canggih yang ditawarkan Tesla memikat banyak peminat mobil listrik. Salah satu teknologi yang kini hangat diperbincangkan adalah kemampuannya mendeteksi keberadaan makhluk halus atau hantu.

“Kemampuan” Tesla mendeteksi keberadaan hantu muncul dalam video singkat yang viral di Twitter. Video yang dibagikan akun @LADible ini menunjukkan pengendara Tesla yang tengah berada di pemakaman.

Dalam video, mobil tampak melaju pelan. Layar monitor Tesla yang berada di dalam kabin memberi peringatan deteksi ada “orang” yang mendekat. Namun, sebenarnya tidak ada siapa pun di dekat mobil listrik itu.

“Aku pikir Tesla punya indra keenam,” begitu cuit @LADible tentang video tersebut.

Kemampuan Tesla dalam membaca lingkungan sekitar, termasuk juga keberadaan manusia, memang merupakan fitur canggih mobil ini. Fitur ini berfungsi menghindarkan mobil dari tabrakan atau kecelakaan lalu lintas.

Teknologi ini bahkan membuat Tesla mampu mendeteksi kendaraan, pejalan kaki, dan berbagai objek lain. Kendati, teknologi pendeteksi ini tidak mampu “melihat” secara pasti bentuk atau ukuran bendanya.

Baca juga: Keberhasilan Penjualan Tesla Mendorong Kebangkitan Penggunaan Baterai

Kemampuan Tesla Deteksi Hantu Hebohkan Jagat Maya

Video tentang Tesla yang mampu mendeteksi hantu ini cukup membuat heboh. Banyak komentar yang masuk terkait “kemampuan” ini. Beberapa komentar di antaranya menyebutkan:

“Mungkin mobil itu mendeteksi mayat yang baru dikubur,” ucap seorang pengguna Twitter.

“Atau baru saja ada yang dikubur hidup-hidup,” timpal pengguna lain bernama Mike.

“Inilah alasan kenapa saya tidak percaya mobil yang bisa nyetir sendiri lol,” kata pengguna yang lain.

“Elon, bisakah kau memperbaikinya,” seloroh akun @BraeckelDirk.

” Hi, Elon. Apakah kau tahu mobilmu bisa melakukan ini,” sambung @JSharp1800.

Antusiasme masyarakat dalam mengomentari mobil listrik ini, terutama di Indonesia, tunjukkan bahwa mobil ini telah mencuri perhatian banyak orang.

Perkembangan Investasi Tesla di Indonesia

Untuk kebijakan di Indonesia sendiri, kabar terakhir mengungkapkan niat Presiden RI Joko Widodo mengajak CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk untuk berinvestasi di Indonesia dalam bidang kendaraan listrik yang berkesinambungan.

“Kedua pihak bertukar pandangan mengenai industri mobil listrik dan komponen utama baterainya,” tulis siaran pers Biro Komunikasi Kemenko Maritim dan Investasi.

Perwakilan Tesla dan delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan sempat bertemu pada November lalu di AS.

Jokowi juga mengajak Tesla untuk melihat Indonesia sebagai launching pad bagi SpaceX. Elon Musk menanggapi undangan ini dengan berencana mengirimkan tim ke Indonesia pada Januari 2021 demi menjajaki peluang kerjasama.

Sebelumnya, Musk pernah menyebut perihal nama Indonesia terkait cadangan nikel yang besar untuk mendukung industri baterai kendaraan listrik. Hal ini ditanggapi baik oleh pemerintah Indonesia.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut ada rencana pabrik Tesla didirikan di Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah.

Baca juga: Apa Itu Enterprise Value?

Banner Blog Pluang

Produksi mobil listrik di masa depan untuk penuhi permintaan pasar

Saham Tesla Inc. mencetak rekor tertinggi pada sesi awal perdagangan 2021. Pada akhir Desember 2020, saham Tesla meroket 5,4% menjadi US$743,74.

Kenaikan ini memperpanjang sejarah kenaikan lebih dari delapan kali lipat pada tahun lalu sehingga Tesla dinobatkan sebagai produsen mobil paling berharga di dunia.

Laba lima kuartal berturut-turut membantu produsen mobil listrik ini menjadi paling menonjol dibandingkan industri otomotif dunia yang sedang alami penurunan penjualan.

“Kami memperkirakan permintaan yang lebih tinggi selama empat kuartal setelah permintaan lebih Model Y di China. Ke depan, hal ini menunjukkan akan ada distribusi lebih tinggi,” ujar analis JPMorgan.

Dari sisi distribusi, sepanjang tahun lalu Tesla berhasil menembus target Wall Street menyalurkan kendaraan listrik sebanyak 450 ribu unit. Kendati, ini meleset dari target CEO Tesla Elon Musk yang targetkan sebanyak 500 unit.

Meski demikian, para analis meramalkan permintaan yang lebih tinggi untuk produksi mobil listrik ke depannya. Pasalnya, sejauh ini hanya ada satu pabrik di Shanghai yang dibangun mobil listrik di luar pusat produksi di California. Di samping itu, Tesla juga bakal kesulitan memproduksi ramp tahun ini dengan statusnya sebagai full self-driving.

“Guna memenuhi permintaan ini, perusahaan perlu segera membangun pabrik baru di Austin, Texas, dan Brandenburg, Jerman,” ujar Gene Munster, managing partner Loup Ventures.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: SindoNews, Detik, Kompas

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img