Currently set to Index
Currently set to Follow

Selow-Selow Aja, Taipan China ini Diam-Diam Jadi Orang Terkaya se-Asia! Siapa Dia?

Penuh misteri, penyendiri, hingga dijuluki sosok “lone wolf”, Zhong Shansan memancang namanya sebagai orang terkaya di antara sekumpulan orang kaya raya sejagat. Tak ada yang mendeteksi bahwa pria asal China yang dikenal lewat dua bisnisnya, Nongfu Spring dan Wantai Biological Pharmacy Enterprise, ini akan menyejajarkan statusnya dengan Elon Musk, Jeff Bezos, hingga Bill Gates.

Berkat dua perusahaannya itu, networth Zhong sebagai orang kaya raya global melonjak menjadi US$85 miliar, menjadikannya orang terkaya ketujuh di planet ini. Alias, menjadi orang paling tajir se-benua Asia per pekan lalu. Selain memegang dua bisnis itu, Zhong juga memiliki saham, investasi, dan peran sebagai dewan komisaris di lebih dari 100 perusahaan.

Lantas, kenapa nasib Zhong bisa terlihat mujur? Dalam hal ini, perusahaan penyedia air minumnya Nongfu Spring telah mendongkrak kekayaan Zhong setelah korporasi melakukan penawaran perdana saham kepada publik (IPO) tahun lalu.

Selain Nongfu, yang tahun lalu mencatatkan saham di bursa efek Hong Kong, Zhong juga pemegang saham terbesar Wantai Biological Pharmacy, yang dicatatkan di bursa efek Shanghai. Wantai memproduksi alat uji COVID-19 yang laris manis di pasar dan sedang sangat dibutuhkan.

Alat tes produksi Wantai dapat memberikan hasil tes COVID-19 dalam 75 menit, yang kini sudah terjual sebanyak 10 juta alat tes. Selain alat tes, Wantai juga bekerja sama dengan beberapa universitas terkemuka China untuk mengembangkan dan memproduksi vaksin COVID-19 dalam medium semprotan hidung.

Baca juga: Kekayaan 10 Orang Terkaya di Dunia Ini Amblas Lantaran COVID-19, Siapa Saja Mereka?

Selow-Selow Aja, Taipan China ini Diam-Diam Jadi Orang Terkaya se-Asia! Siapa Dia?, Pluang

Tidak Banyak yang Diketahui Media China tentang Zhong

Nama Zhong menjadi pebisnis pertama China yang masuk dalam deretan 10 Teratas Orang Terkaya Global yang dirilis Hurun. Meski tak menyukai popularitas, nama Zhong, yang misterius itu, berada di antara jajaran orang-orang kaya beken, seperti CEO Facebook Mark Zuckerberg dan investor AS Warren Buffett.

Hurun menyebut bahwa dua perusahaan Zhong menjadikannya orang kaya raya dunia yang menonjol. Ia adalah salah satu dari segelintir saja pengusaha di dunia saat ini yang mendirikan lebih dari satu bisnis senilai US$10 M.

Akan tetapi, berkebalikan dari pendiri Alibaba yang karismatik, Jack Ma, yang Zhong saingi posisinya sebagai orang terkaya, tidak banyak yang diketahui media China mengenai Zhong selain imejnya yang cenderung blak-blakan.

“Saya tak suka berbasa-basi,” ujarnya dalam satu kesempatan wawancara, yang bahkan amat jarang ia lakukan. “Saya tidak tertarik berurusan dengan orang dan perlu bersenda gurau dengan minum,” tambahnya.

Pernyataan Zhong agaknya merujuk pada kebiasaan berbisnis di Tiongkok yang memang mendorong tradisi wining and dining alias transaksi di meja makan untuk kesepakatan bisnis.

Meski misterius, sekelumit tentang profilnya pun perlahan terbuka untuk publik. Zhong Shansan putus sekolah di usia 12 tahun ketika terjadi pergolakan selama satu dekade di Tiongkok lantaran Revolusi Kebudayaan yang dilancarkan di bawah mantan Presiden China Mao Zedong. Setelahnya, orang kaya raya satu ini menyambung hidup dengan bekerja sebagai tukang kayu dan reporter berita.

Diketahui juga, bahwa Zhong mendirikan Nongfu Spring pada 1996 dan hingga kini ia masih memegang 84% saham perusahaan ini. Perusahaan air minum tersebut mengelola lebih dari seperempat pasar air minum bersih di negara tirai bambu tersebut. Sementara, kian waktu, warga Tionghoa mulai menghindari konsumsi air keran dengan pertimbangan kesehatan.

Zhong Sangat Blak-blakan dan Cenderung Berterus Terang

Kendati Alibaba dan Nongfu berkantor pusat di area pusat teknologi wilayah timur kota Hangzhou, Zhong terbilang amat jarang tampil di acara bisnis area itu.

Seorang mantan mitra bisnis Zhong mengisahkan pengalamannya pada satu acara konferensi bisnis yang pernah dihadiri Zhong. Menurutnya, Zhong “naik ke panggung untuk memberikan pidato, dan begitu ia membuka mulut, perkataannya menyinggung hampir setiap orang di sana.”

Baca juga: Saingi Amerika Serikat, Ini 9 Orang Terkaya di Dunia Asal Cina

Regulasi Pemerintah China Menyorot Daftar Orang Terkaya Negeri Itu

Namun, hadirnya Zhong di daftar itu bisa dibilang sebagai berkah yang tidak diduga-duga. Sebab, meroketnya kekayaan Zhong Shansan meningkat seiring dengan merosotnya performa perusahaan teknologi di China beberapa waktu ini lantaran regulasi teknologi yang restriktif.

Menurut publikasi Hurun, kekayaan Ma sebagai orang kaya raya teratas di China beberapa waktu lalu, kini di kisaran US$55 miliar. Merosotnya kekayaan Ma ini disebabkan regulasi baru yang diterapkan pemerintah negara ini setelah melakukan penyelidikan atas monopoli bisnis Ma.

Pada Desember lalu, Komisi Persaingan Usaha China mengatakan telah memulai investigasi atas dugaan praktik monopoli yang dilakukan oleh perusahaan belanja daring besutan Ma, Alibaba. China menuduh Alibaba telah memaksa penjual yang berada di situsnya hanya untuk menjual barangnya secara eksklusif di platform belanja daring tersebut.

Kemudian, People’s Bank of China juga mengatakan bahwa Ant Group, perusahaan Jack Ma di bidang jasa keuangan digital, telah dipanggil empat regulator keuangan negara tirai bambu tersebut. Mereka akan “memandu” Ant Group untuk menerapkan pengawasan keuangan dan mengatur layanannya.

Dalam sekejap, regulasi pemerintah Tiongkok menjatuhkan harga saham Alibaba. Bahkan, regulasi ini mengguncang nilai perusahaan teknologi keuangan Alibaba, Ant Group, dalam penawaran perdana sahamnya.

Dengan demikian, sama halnya dengan tokoh high-profile lainnya di China, kesuksesan Zhong Shansan pun barangkali akan berhadapan dengan regulasi serupa dari pemerintah. Ia tampaknya akan perlu berhadapan dengan pengawasan resmi pemerintah.

“Pemerintah Komunis Tiongkok ingin bisnis China menjadi besar dan berskala internasional. Namun, mereka juga ingin mempertahankan beberapa halnya di bawah kendali mereka,” ujar Yun Jiang, direktur Pusat Kebijakan China di Canberra.

Ia mengatakan, tidak ada pebisnis terkenal di China yang dapat sepenuhnya “lolos dari pengawasan politik pemerintah”. Terutama, setelah mereka muncul dalam peringkat daftar orang kaya raya dunia.

Baca juga: Sukses dalam Semalam? Pelajari 7 Hal Ini Jika Kamu Mau Kaya!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Channel News Asia

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img