Currently set to Index
Currently set to Follow

Kurang dari Sebulan, Orang Terkaya di China Sudah Berubah Lagi

Persaingan menjadi orang terkaya di China ibarat bertarung dalam balap karung. Setelah sebulan kemarin CEO Nongfu Spring Zhong Shanshan didapuk menjadi orang paling tajir seantero China, kini titel tersebut telah berganti kepemilikan ke Ma Huateng.

Namun, siapakah Ma Huateng? Ma diketahui merupakan CEO dari Tencent Holdings. Yakni, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penyedia layanan pesan instan, game seluler, dan pembayaran daring di negara tirai bambu itu.

Ia berhasil memuncaki peringkat orang terkaya di China lantaran menggenggam 9,7% saham di Tencent Holdings. Namun, jangan terkecoh dengan jumlah sahamnya yang hanya di bawah 10%. Pasalnya, kini saham Tencent sedang dalam perjalanan menuju saham paling berharga di China.

Saham Tencent naik 7% di Hong Kong pada Kamis (1/4), ditutup di harga 654 dolar Hong Kong per lembar. Bahkan, masih ada harapan harga saham itu naik lebih tinggi lagi lantaran kinerja perusahaan yang kinclong.

Perusahaan yang berbasis di Shenzhen ini melaporkan pendapatan sebesar 377 miliar yuan, atau setara US$54,6 miliar pada 2019. Kinerja yang mumpuni tersebut didukung oleh maraknya pengguna aplikasi perpesanan seluler Tencent, WeChat, yang saat ini terbilang 1,2 miliar pengguna.

Peningkatan harga saham ini mendongkrak kekayaan Ma sebesar US$4 miliar menjadi US$63,4 miliar pada daftar miliarder saat ini yang dirilis Forbes. Tentu saja, nama Ma lantas melangkahi Zhong, yang kini perkiraan kekayaan bersihnya “hanya” sekitar US$62,9 miliar.

Zhong, sang CEO perusahaan air kemasan itu, beberapa bulan lalu sempat menikmati peningkatan kekayaan yang spektakuler. Hal ini pula terjadi lantaran saham Nongfu Spring yang tadinya mencatatkan harga 21,50 dolar Hong Kong per saham di Bursa Efek Hong Kong tiba-tiba menyentuh 66,60 dolar Hong Kong di Januari.

Sayangnya, sejak saat itu, nilai saham perusahaan salah satu orang terkaya di China ini menurun. Nongfu Spring ditutup pada level terendah selama empat setengah bulan terakhir, di titik 38,75 dolar Hong Kong per saham pada Rabu minggu ini. Saham Nongfu Spring pun kemudian rebound ke 40,15 dolar Hong Kong pada Kamis.

Di hari yang sama saat Ma didapuk menjadi orang terkaya China, nilai saham Nongfu Spring telah kehilangan 39% sejak 17 Februari.

Baca juga: Selow-Selow Aja, Taipan China Ini Diam-Diam Jadi Orang Terkaya se-Asia! Siapa Dia?

Kurang dari Sebulan, Orang Terkaya di China Sudah Berubah Lagi, Pluang

Ma Huateng Lampaui Zhong Shanshan sebagai Orang Terkaya di China

Zhong Shansan - orang kaya raya di Asia - https://edition.cnn.com/2020/09/24/business/china-zhong-shanshan-nongfu-intl-hnk/index.html
Sumber: CNN Business

Padahal, sebelumnya, bahkan kurang dari sebulan yang lalu, Zhong Shanshan memancang namanya sebagai orang terkaya di antara sekumpulan orang kaya raya sejagat.

Nama Zhong menjadi pebisnis pertama China yang masuk dalam deretan 10 Teratas Orang Terkaya Global yang dirilis Hurun. Ia adalah salah satu dari segelintir saja pengusaha di dunia saat ini yang mendirikan lebih dari satu bisnis senilai US$10 miliar.

Tak ada yang mendeteksi bahwa pria asal China yang dikenal lewat dua bisnisnya, Nongfu Spring dan Wantai Biological Pharmacy Enterprise, bakal tajir melintir. Apalagi, menyejajarkan statusnya dengan Elon Musk, Jeff Bezos, hingga Bill Gates.

Berkat dua perusahaannya itu, networth Zhong sebagai orang kaya raya global melonjak menjadi US$85 miliar, menjadikannya orang terkaya ketujuh di planet ini. Alias, menjadi orang paling tajir se-benua Asia per pekan lalu. Selain memegang dua bisnis itu, Zhong juga memiliki saham, investasi, dan peran sebagai dewan komisaris di lebih dari 100 perusahaan.

Perusahaan penyedia air minumnya Nongfu Spring telah mendongkrak kekayaan Zhong. Ini terutama setelah korporasi melakukan penawaran perdana saham kepada publik (IPO) tahun lalu.

Selain Nongfu, yang tahun lalu mencatatkan saham di bursa efek Hong Kong, Zhong juga pemegang saham terbesar Wantai Biological Pharmacy, yang dicatatkan di bursa efek Shanghai. Wantai memproduksi alat uji COVID-19 yang laris manis di pasar dan sedang sangat dibutuhkan.

Baca juga: Kerugian Jack Ma US$7 M Berimbas ke Ekonomi China

Tencent Saingi Berbagai Perusahaan, Tapi Bukan Jaminan Ma Huateng Terkaya Se-Asia

Tencent sebenarnya juga tidak mengalami kemajuan yang berarti di tengah kemandegan ini.

Nilai saham Tencent sempat turun 6,3% sejak 2 Maret dan turun 14% dari penutupan tertinggi yang dicapai pada 10 Februari di harga 761 dolar Hong Kong. Namun, kinerja perusahaan masih akan kinclong ditopang oleh WeChat, anak usahnya yang kini memiliki lebih dari satu miliar pengguna itu.

Pada 24 Maret Tencent mengumumkan raihan pendapatan bersih sebesar 26% ke 133 miliar yuan, sementara laba bersihnya naik 175% ke 59,3 miliar yuan. Nongfu Spring, sebaliknya, pada 25 Maret justru melaporkan penurunan pendapatan 4,8% ke 22,9 miliar yuan di periode yang sama.

Kemungkinan, Ia Belum Saingi Mukesh Ambani

Ma Huateng boleh jadi orang terkaya di China saat ini. Meski demikian, masih belum diketahui pasti apakah Ma Huateng bisa menjadi orang terkaya se-Asia. Ibarat pepatah, “di atas langit, masih ada langit”, masih terdapat pula nama Mukesh Ambani di atas nama Ma.

Siapakah Mukesh Ambani? Ia adalah orang terkaya di Asia dengan kekayaan bersih US$83,1 miliar dan pada 14 Maret 2021, ia menjadi orang terkaya ke-10 di dunia.

Mukesh Ambani merupakan orang terkaya di India saat ini. Ia memimpin dan menjalankan Reliance Industries dengan pendapatan senilai US$88 miliar. Usahanya melingkupi bidang petrokimia, minyak dan gas, juga telekomunikasi dan ritel.

Reliance didirikan oleh mendiang ayahnya Dhirubhai Ambani, seorang pedagang benang, pada 1966 dan sebelumnya merupakan produsen tekstil skala kecil.

Setelah ayahnya wafat pada 2002, Ambani dan adiknya Anil membagi kekayaan keluarga. Pada 2016, Reliance memicu perang harga di pasar telekomunikasi India yang sangat kompetitif dengan peluncuran layanan telepon 4G Jio.

Selama COVID-19, Ambani mengumpulkan lebih dari US$20 miliar dengan menjual sepertiga Jio ke sejumlah investor, seperti Facebook dan Google.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Fobes, Forbes, Bloomberg

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img