Currently set to Index
Currently set to Follow

Jadi “Dewa Kipas” Bisa Tajir Melintir? Ini Deretan Pemain Catur Terkaya Dunia!

Kemenangan grandmaster (IM/WGM) Irene Kharisma Sukandar atas Dewa Kipas belakangan tengah menjadi buah bibir masyarakat. Irene diganjar hadiah Rp200 juta, atau senilai hadiah medali emas dalam Sea Games, dalam pertandingan yang ditayangkan langsung dalam channel YouTube Deddy Corbuzier pada Senin (22/3). Sementara itu, Dewa Kipas juga makin kaya Rp100 juta setelah pertandingan tersebut.

Namun, peristiwa itu tidak terjadi begitu saja. Ada drama menarik di balik pertandingan tersebut yang menarik untuk diperbincangkan.

Baca juga: Cuan Sambil Main, Ini 17 Game yang Bisa Nambah Penghasilan Kamu

Kasus Dewa Kipas: Saat Pecatur Terkaya Dunia di Era Digital Keok oleh Pecatur Rumahan

Pertandingan tersebut adalah kelanjutan dari drama seputar pemain catur bernama Dadang Subur, yang menggunakan moniker Dewa Kipas sejak awal Maret. Drama ini bermula ketika Dewa Kipas berhasil mengalahkan pemain catur andal Levy Rozman, alias Gotham Chess, dalam sebuah pertandingan di situs permainan catur Chess.com.

Hal tersebut bikin kaget warganet lantaran Gotham Chess bukanlah pemain catur abal-abal. Apalagi, beberapa anggota Chess.com merupakan pemain kawakan. Pecatur/GM top dunia yang menjadi anggota di antaranya adalah beberapa pemain catur terkaya, seperti GM Magnus Carlsen, GM Hikaru Nakamura, GM Fabiano, Caruano, dan GM So Wesley.

Namun, Dewa Kipas kemudian dituduh mencurangi permainan tersebut. Imbasnya, akun Dadang ditutup oleh Chess.com. Menurut informasi resmi situs tersebut, akun Dewa Kipas ditutup karena rekam jejaknya yang fantastis. Yakni, menang 27 kali berturut-turut dengan akurasi permainannya hingga 98, 99, 97.

Akan tetapi, berbeda dari kasus-kasus penutupan akun lainnya yang dilakukan pihak Chess.com, kasus ditutupnya akun Dadang Subur mencuat ke publik. Dalam sebuah pengumuman akun Twitter-nya, putra Dadang, Ali Akbar, bahkan menunjukkan piagam-piagam kemenangan yang diraih sang ayah dalam laga catur.

Kejadian ini membuat warganet Indonesia geram. Mereka menyerbu akun media sosial Gotham Chess, salah satu pemain catur terkaya ranah digital. Pecatur AS itu sampai kesal dan memblokir warganet dari Indonesia di akun media sosialnya.

Percasi Angkat Suara dan Setujui Ajakan Bertanding

Viralnya kasus ini juga mengundang komentar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi). Asosiasi itu menilai, banyak kejanggalan dalam grafik permainan dan akurasi langkah Dadang, terutama pada periode 22 Februari hingga 2 Maret 2021.

Menanggapi ini, Deddy Corbuzier pun mengundang Dadang Subur dan Ali ke acara video podcast-nya, yang tayang pada 13 Maret 2021. Informasi yang kurang memadai mengenai Dadang dalam acara tersebut mendorong Irene Kharisma menulis surat terbuka di akun Twitter-nya. Irene meminta Deddy membuat klarifikasi untuk meluruskan polemik.

Ulir waktu bergulir, pertandingan catur pada 22 Maret 2021 pun diselenggarakan di acara yang sama. Dalam pertandingan yang disaksikan sekitar 1,2 juta penonton itu, Irene menang 3-0 atas Dadang. Hasilnya, Irene mendapatkan hadiah Rp200 juta.

Dengan tamparan hadiah yang wow dari sekali bermain catur, mungkin kamu berpikir: Apakah bermain catur bisa mengawal kita jadi orang terkaya sejagat? Nah, daripada penasaran, ini dia lima di antara pemain catur terkaya di dunia!

Baca juga: Juventus hingga Liverpool, Pendapatan Klub Liga Eropa Anjlok Saat Pandemi

Jadi “Dewa Kipas” Bisa Tajir Melintir? Ini Deretan Pemain Catur Terkaya Dunia!, Pluang

1. Hikaru Nakamura

Kekayaan bersih: US$50 juta

Nakamura Hikaru (29290269410) (cropped).jpg
Sumber: Wikipedia

Hikaru disebut-sebut sebagai chess prodigy di usia 15 tahun dan menjadi orang AS termuda yang mendapatkan gelar Grandmaster. Nakamura menjuarai pertandingan catur lima kali, memenangkan edisi 2011 dari Grup A Tata Steel Chess Tournament. Ia juga mewakili AS di lima Olimpiade Catur, memenangkan medali emas regu dan dua medali perunggu regu.

Pada 2015, dengan peringkat FIDE (Federation Internationale des Echecs) 2816, ia menduduki peringkat kedua dunia. Pada Mei 2014, ketika FIDE mulai menerbitkan peringkat catur cepat dan peringkat catur kilat (rapid and blitz) resmi, Nakamura menduduki peringkat satu di dunia pada kedua daftar. Pemain catur terkaya dunia ini hanya ditandingi oleh Magnus Carlsen dalam publikasi peringkat kedua.

Dalam Airthings Masters 2020, Nakamura tersingkir setelah kalah dari Levon Aronian.

2. Fabiano Caruana

Kekayaan bersih: US$13 juta

Fabiano Caruana 2013(2).jpg
Sumber: Wikipedia

Pada 2007, di usia 14 tahun, Fabiano dianugerahi gelar Grandmaster oleh Italia dan AS secara bersamaan. Tahun itu, ia memenangkan Kejuaraan Catur Italia pertamanya. Ia mengulangi kemenangan pada 2008, 2010, dan 2011.

Pemain catur terkaya ini juga memenangkan Pertemuan Catur Dortmund Sparkassen pada 2012, 2014, dan 2015. Ia juga memenangkan Piala Sinquefield 2014, mencatat peringkat kinerja 3103 yang bersejarah. Saat itu, ia meningkatkan peringkat Elo-nya menjadi 2844, dan menjadi pemain dengan nilai tertinggi ketiga dalam sejarah.

Fabianno lantas memenangkan Grand Prix FIDE 2014-15, setelah kembali ke AS. Pada 2018, ia memenangkan Candidate Tournament 2018, menjadi penantang Amerika pertama untuk Kejuaraan Catur Dunia yang tak terbantahkan sejak Bobby Fischer pada 1972.

Peringkat FIDE-nya pada Januari 2021 adalah 2823 dan pada Februari 2020 ia menduduki peringkat kedua di dunia.

3. Magnus Carlsen

Kekayaan bersih: US$8 juta

FIDE World FR Chess Championship 2019 - Magnus Carlsen (cropped).jpg
Sumber: Wikipedia

Pecatur grandmaster dunia ini memegang posisi sebagai Juara Catur Dunia saat ini, Juara Dunia Catur Cepat, dan Juara Dunia Catur Kilat.

Juga seorang chess prodigy, ia meraih posisi kedua dalam Kejuaraan Catur Dunia U12 pada 2002. Pada usia 13 tahun, ia finis pertama di grup C turnamen catur Corus, dan meraih gelar grandmaster beberapa bulan kemudian.

Di usia 15, ia memenangkan Kejuaraan Catur Norwegia. Dan pada usia 17, ia ditempatkan dalam joint first dalam grup grup teratas Corus. Ia melampaui peringkat 2800 pada usia 18 dan mencapai nomor satu di peringkat dunia FIDE pada usia 19. Pencapaiannya ini menjadikan pemain catur terkaya satu ini sebagai orang termuda yang pernah mencapai prestasi tersebut.

Carlsen kembali ke Airthings Masters pada 2020 setelah beberapa tahun absen. Namun, Daniil Dubov dari Rusia menyingkirkan Carlsen dari perempat final.

4. Garry Kasparov

Kekayaan bersih: US$5 juta

Garry Kasparov (37549229760) (cropped).jpg
Sumber: Wikipedia

Kasparov mulai mempelajari permainan catur saat ia berusia 10 tahun.

Ia lantas menjadi Juara Catur Dunia termuda yang tak terbantahkan ketangguhannya pada 1985 di usia 22 tahun dengan mengalahkan juara saat itu, Anatoly Karpov. Pemain catur terkaya ini memegang gelar dunia resmi FIDE hingga 1993. Perselisihan dengan FIDE, selanjutnya, membuatnya mendirikan organisasi saingan, Asosiasi Catur Profesional.

Setelah pensiun dari dunia catur profesional, Kasparov mengabdikan waktu untuk politik dan menulis. Ia membentuk gerakan United Civil Front, dan bergabung dengan The Other Russia, koalisi yang menentang administrasi dan kebijakan Vladimir Putin. Pada 2008, ia mengumumkan niat mencalonkan diri sebagai kandidat dalam pemilihan presiden Rusia tahun itu. Namun, setelah menghadapi masalah logistik dalam kampanyenya, ia mengundurkan diri. Pada 2013, ia meninggalkan Rusia dan menjadi warga negara Kroasia.

5. Judit Polgár

Kekayaan bersih: US$5 juta

Judit The Look Polgar.jpg
Sumber: Wikipedia

Polgár adalah satu-satunya perempuan yang memenangkan pertandingan melawan pemain nomor satu dunia, dan telah mengalahkan sebelas juara dunia saat ini atau mantan juara dunia baik dalam pertandingan catur cepat maupun klasik.

Salah satu pemain catur terkaya dunia ini dianggap sebagai pecatur perempuan terkuat sepanjang masa. Sejak September 2015, ia tidak berkompetisi di turnamen mana pun setelah secara resmi pensiun pada 13 Agustus 2014.

Ia diberi gelar Grandmaster pada 1991 di usia 15 tahun dan ia menjadi yang termuda ketika itu. Polgár memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh mantan Juara Dunia Bobby Fischer.

Polgár adalah pemain termuda yang ditempatkan dalam daftar peringkat 100 pemain teratas FIDE, peringkat nomor 55 dalam daftar peringkat Januari 1989, di usia 12 tahun.

Sejauh ini, ia adalah pecatur perempuan pertama yang telah melampaui Elo 2700, mencapai peringkat puncak karier 2735 dan peringkat dunia puncak nomor 8 pada 2005. Polgár memegang posisi nomor 1 untuk perempuan dengan peringkat terbaik di dunia sejak Januari 1989 hingga saat ia pensiun.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Liputan 6, Hai, Kompas, Wealthy Genius

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img