Currently set to Index
Currently set to Follow

Seberapa Besar Sih Pengaruh Influencer ke Harga Aset Kripto? Yuk, Simak di Sini!

Sobat Cuan investor aset kripto mungkin sering bertanya-tanya faktor apa saja sih yang sebenarnya memengaruhi harga aset kripto sehari-hari? Apalagi setelah melihat fakta bahwa harga aset kripto bisa anjlok atau meroket gara-gara cuitan para crypto influencers di Twitter.

Contoh nyatanya bisa kamu cek sendiri baru-baru ini. Pada Jumat lalu (4/6) harga Bitcoin melorot setelah Elon Musk mengunggah cuitan yang menunjukkan bahwa dia sudah tidak jatuh cinta lagi dengan aset kripto top dunia ini.

CEO Tesla itu mengunggah gambar meme tentang pasangan yang berpisah karena sang perempuan menemukan ‘orang lain’. Kemudian sang lelaki mengutip lirik grup musik Linkin Park, dan Elon Musk menambahkan tagar #Bitcoin serta emoji patah hati.

Setelah cuitan tersebut, terpantau Bitcoin turun 4,3% ke level US$36.925,74 pada pukul 16.03 waktu ET Jumat lalu.

Tak hanya ucapan Musk, harga aset kripto pun bisa terjerembab atau meroket gara-gara ucapan crypto influencers lainnya. Nah, kamu bisa baca daftarnya di sini, ya!

Melihat hal tersebut pasti muncul pertanyaan, sejauh mana berbagai suara serta cuitan yang mendukung dan menentang Bitcoin, altcoin, dan stablecoin mempengaruhi harga? Apakah harga berubah mengikuti cuitan crypto influencers? atau apakah influencers hanya bercuit setelah perubahan harga?

Ketika kita berbicara tentang dampak yang berpotensi dimiliki crypto influencers terhadap harga aset kripto, fokus utama perlu kita geser. Kita perlu menilik evaluasi sentimen publik yang beredar di platform media sosial.

Baca juga: Harganya Turun, Sepenting Apa Sih Investasi Ethereum di Portofolio Kamu?

Seberapa Besar Sih Pengaruh Influencer ke Harga Aset Kripto? Yuk, Simak di Sini!, Pluang

Crypto Influencers: Mengubah Opini menjadi Sebuah Profesi

Ada berbagai influencer kripto di Twitter, mulai dari pakar blockchain, pemuja Bitcoin, hingga trader profesional.

Setiap hari, mereka menyebarkan pengetahuan dan pendapat mereka di platform media sosial. Mengambil sikap sangat penting bagi influencer karena membantu menentukan kelompok audiens mereka dan akhirnya menjual layanan atau produk mereka.

Tapi apa dampak sebenarnya yang dimiliki influencer Twitter terhadap harga aset kripto?

Perusahaan layanan pemasaran dan hubungan masyarakat BDCenter Digital melakukan riset ekstensif terhadap masalah ini, dari 2018 hingga Juni 2020. Para peneliti menganalisis lebih dari 1 juta tweet dari lebih dari seratus crypto influencers yang dipilih melalui serangkaian kriteria khusus.

Setiap akun yang diteliti harus memiliki setidaknya 10.000 pengikut dan bukan milik proyek kripto atau blockchain tertentu. Selain itu, mereka harus mem-posting setidaknya satu hingga dua tweet sehari, bertindak secara informatif, dan memiliki pengikut aktif.

Peneliti memilih akun dengan tingkat engagement (keterlibatan audiens) lebih dari 500% untuk penelitian ini. Tingkat keterlibatan merupakan faktor penting dalam penelitian. Adapun “akun kelas ikan paus” menunjukkan engagement yang jauh lebih sedikit, tetapi akun dengan 50.000 hingga 100.000 pengikut yang menunjukkan interaksi tertinggi.

Baca juga: Mengenal Metode Analisis Fundamental Aset Kripto

Mencari Koneksi antara Crypto Influencers dan Pergerakan Harga

BDCenter menyatakan bahwa ketika mengukur dampak influencer Twitter pada harga aset kripto, hipotesis utamanya adalah sebagai berikut:

“Jika influencer Twitter mempengaruhi harga kripto; a) lonjakan jumlah cuitan tentang cryptocurrency harus berkorelasi dengan harganya; b) lonjakan jumlah cuitan harus mendahului perubahan harga.”

Namun, dalam riset ini, para peneliti mengecualikan Bitcoin dari penelitian karena berbagai alasan. Mereka fokus pada 25 aset kripto yang paling banyak disebutkan setelah Bitcoin.

Untuk menemukan hubungan antara tweet dari influencer kripto yang dipelajari dan harga aset kripto, para peneliti menggabungkan dua diagram. Diagram pertama menunjukkan jumlah penyebutan sebuah koin dan yang kedua menunjukkan perkembangan harganya, pada garis waktu harian.

Influencer Chart

Disimpulkan bahwa “semua grafik menunjukkan hal yang kurang lebih sama”. Kurva penyebutan mengikuti kurva harga. Ketika harga sangat berfluktuasi, influencer cenderung menulis lebih banyak tentang koin tersebut.

Baca juga: Alasan Pentingnya Diversifikasi Investasi Aset Kripto di Saat Pasar Loyo

5 Proses Memperoleh Hasil Riset

Untuk menguji kedua bagian dari hipotesis ini, peneliti pertama-tama mengumpulkan profil Twitter, menurut daftar parameter yang telah ditetapkan.

Pada langkah kedua, mereka mengumpulkan tweet yang diunggah dari Januari 2018 hingga Juni 2020 (lebih dari 1,3 juta dalam bahasa Inggris). Mereka mengecualikan unggahan yang hanya berisi emoji, tautan, atau gambar. Hasilnya ada 1,1 juta tweet yang dianalisis.

Pada langkah ketiga, mereka menganalisis teks yang dikumpulkan, dengan bantuan script Python, dan menunjukkan momen apa yang menunjukkan lonjakan jumlah tweet tentang aset kripto tunggal.

Pada langkah keempat, peneliti menempatkan grafik fluktuasi jumlah tweet tentang aset kripto tunggal di atas grafik perubahan harga mereka. Setelah itu, diketahui bahwa influencer mengikuti berita, bukan menciptakannya. Jika mereka lebih sering bercuit tentang koin tertentu, itu karena harganya telah berubah, bukan sebaliknya.

Pada langkah kelima, analisis korelasi fluktuasi jumlah tweet tentang aset kripto dan fluktuasi harganya menunjukkan bahwa korelasi antara kedua faktor ini sangat lemah. Dengan demikian, hipotesis utama terbantahkan sepenuhnya.

“Berdasarkan penelitian kami, kami mengatakan, influencer mengikuti harga, bukan menciptakannya.’ Meskipun influencer mempengaruhi apa yang dianggap sebagai berita, mereka tidak mempengaruhi harga aset kripto yang sebenarnya,” tulis BDCenter.

Baca juga: 4 Kesalahan Investasi Ethereum yang Sebaiknya Kamu Hindari

Apa Imbasnya?

Sekarang, pertanyaan besarnya adalah apa yang dapat dilakukan investor dengan banyak hal yang ditampilkan di media sosial? Lalu apakah mungkin untuk memprediksi harga kripto dengan mengikuti sentimen Twitter?

Menurut BDCenter, itu tidak mungkin. Namun, dengan menganalisis sentimen Twitter, Sobat Cuan dapat memperkirakan kemana pasar akan pergi. Selain itu, banyak agregator harga dan statistik membuat analisis semacam itu.

Pertama, para trader dan HODLer tampaknya akan melihat dunia kripto secara lebih realistis. Kedua, marketer pemula kemungkinan akan menghemat anggaran mereka dengan tidak mencoba mempengaruhi harga token mereka melalui influencer Twitter.

Ketiga, marketer dapat menghemat bujet mereka dengan memilih influencer media sosial apakah yang tepat untuk diajak berkolaborasi.

“Seperti yang ditunjukkan oleh penelitian kami, lebih efisien untuk bekerja dengan crypto influencers yang secara teratur memposting koin, memiliki antara 50.000 dan 100.000 pengikut, dan memiliki tingkat keterlibatan lebih dari 500%. Mereka akan mempromosikan proyek kripto lebih baik daripada yang hanya memiliki banyak pengikut,” kata BDCenter.

Efek Crypto Influencers ke Harga Jangka Pendek

Olivier Kraaijeveld, seorang peneliti di University of Edinburgh Business School Management Science and Business Economics, menguraikan lebih lanjut soal topik tersebut.

Baginya, dapat dibayangkan bahwa crypto influencers Twitter dapat memiliki efek jangka pendek pada harga. Hal itu hanya karena unggahan mereka akan menandai nama cryptocurrency tertentu, ide, berita, atau pengaturan harga.

“Karena ada sekelompok orang yang relatif besar di Twitter yang masih baru dan kurang berpengalaman dalam investasi, kelompok ini akan mengandalkan keahlian/pengetahuan/pendapat influencer dan ‘menyalin’ tindakan perdagangan mereka, yang mengarah ke harga kolektif yang lebih kuat,” ujar Olivier Kraaijeveld.

Dia memperjelas pandangannya dengan contoh dari tweet Elon Musk tentang Dogecoin. Dimana hasilnya adalah dorongan untuk harga koin Doge itu sendiri. Kraaijeveld menjelaskan. “Dengan cara yang sama, cuitan Donald Trump misalnya, juga diketahui kadang-kadang mempengaruhi pasar ekuitas,” katanya.

Baca juga: Apa Sih Keterkaitan Harga Bitcoin dan Altcoin? Yuk Simak di Sini!

Selanjutnya, Kraaijeveld menggali lebih dalam definisi crypto influencers Twitter:

“Sulit untuk menentukan siapa yang berpengaruh dan siapa yang tidak. Pria seperti Erik Voorhees, Vitalik Buterin, atau Andreas Antonopoulos berpengaruh di industri kripto. Tetapi menurut saya kurang peduli tentang harga dan malah fokus pada fungsionalitas dan adopsi.”

Pakar melihat peluang lebih besar untuk mempengaruhi harga aset kripto melalui saluran Telegram dan Discord, di mana grup (yang berbayar) lebih fokus dalam memposting hal-hal aktual, dibandingkan dengan komentar yang lebih umum di Twitter.

Apa Efeknya Secara Jelas? Lonjakan Harga atau Dorongan Kecil Semata?

Ketika kita berbicara tentang pengaruh pada harga aset kripto, ada pertanyaan yang kemudian muncul. Apakah influencer Twitter mampu menciptakan lonjakan harga yang besar atau hanya dorongan kecil semata?

“Jika efek seperti itu ada di Twitter, saya mengharapkannya menjadi marjinal, jangka pendek dan itu akan sangat bergantung pada akun. Ini mungkin hanya menghasilkan beberapa pompa cepat tetapi mayoritas tidak memiliki kekuatan untuk mempengaruhi harga.”

Selain itu, ia melihat dampak influencer Twitter pada harga aset kripto lebih seperti efek samping dari berbagi pemikiran, dan ide tentang dunia kripto itu sendiri.

Dan pasar kripto telah melihat beberapa peristiwa pada tahun 2020 ketika pemain besar seperti PayPal, MassMutual, atau MicroStrategy memasuki industri kripto. Hasilnya adalah rekor harga tertinggi baru sepanjang masa.

Mayoritas aksi harga aset kripto masih ditentukan oleh whales, dan pihak institusional yang memasuki pasar kripto. Pihak-pihak ini tampaknya kurang ‘hadir’ di media sosial sehingga mengurangi efek yang mungkin dimiliki influencer,” kata Kraaijeveld.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: BeinCrypto

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img