Currently set to Index
Currently set to Follow

Apa Perbedaan Investasi dan Trading? Simak di Sini!

Ada dua pendekatan umum untuk menghasilkan uang dari pasar. Yang pertama adalah berinvestasi (investing), dan kedua adalah perdagangan (trading). Namun, perbedaan investasi dan trading mungkin tidak mudah dipahami oleh pemula.

Banyak orang berdagang saham dan membingungkan mereka dengan berinvestasi. Di sini kita akan membahas perbedaannya dengan trading.

Sederhananya, perbedaan investasi dan trading adalah, jika investasi bertujuan menciptakan kekayaan dalam jangka panjang dengan membeli perusahaan bagus dan menahannya untuk jangka waktu lama, maka trading bertujuan menghasilkan keuntungan dengan sering membeli dan menjual saham.

Contoh investasi adalah jika kamu membeli saham hari ini dan berkomitmen memegang saham itu selama tiga tahun ke depan. Di sini kamu yakin bahwa harga saham itu akan jauh lebih tinggi setelah tiga tahun dibandingkan sekarang.

Sementara, contoh trading adalah jika kamu membeli saham di pagi hari ini dan berkomitmen menjual saham pada malam hari (sebelum pasar tutup di hari yang sama). Di sini kamu yakin akan mendapat untung dengan perbedaan harga jual dan beli.

Baca juga: Apa Itu Hedge Fund (Lindung Nilai)?

Memahami perbedaan investasi dan trading

Jangka waktu untuk berinvestasi adalah jangka panjang dan banyak jangka waktunya bahkan bisa sampai beberapa dekade.

Kita bisa menemukan banyak orang berinvestasi untuk anak atau cucu mereka. Faktanya, banyak orang mewarisi saham yang dibeli oleh orang tua mereka dan mungkin bernilai jutaan hari ini.

Di sisi lain, jangka waktu trading adalah jangka pendek. Bisa menit, jam, hari, atau beberapa minggu.

Terkadang periode trading bahkan kurang dari satu menit ketika trader membeli atau menjual saham dengan pergerakan eksplosif dan segera mendapatkan keuntungan.

Lebih jauh lagi, sikap orang-orang yang menyikapi perbedaan investasi dan trading ini berbeda. Para investor cenderung memilih investasi yang sehat dan bebas stres untuk menciptakan kekayaan dalam jangka panjang.

Namun, trader cenderung menghasilkan keuntungan besar dalam waktu singkat. Mereka juga menyukai permainan trading dan menganggapnya sebagai hiburan.

Seorang Investor cenderung melakukan investasi yang sehat dan santai. Sementara itu di sisi lain, trader secara aktif terlibat dalam pasar dan membutuhkan waktu dan kehadiran mereka untuk menghasilkan keuntungan.

Baca juga: Apa Itu Basis Risk?

Perbandingan dasar

Untuk memahami lebih dalam perbedaannya dan trading, kita harus melakukan perbandingan dasar sebagai berikut.

Dari segi tujuan, investasi bertujuan menciptakan kekayaan dalam jangka waktu yang lama dengan membeli dan menahan. Sedangkan trading bertujuan menghasilkan keuntungan dengan sering membeli dan menjual saham.

Jika terjadi fluktuasi pasar harian, hal ini tidak akan memengaruhi investor karena mereka bertujuan investasi untuk jangka panjang. Sementara itu para trader cenderung mendapatkan keuntungan dari fluktuasi pasar harian dengan membeli dan menjual saham.

Perbedaan berikutnya adalah dalam hal penambahan manfaat. Di sini investor menikmati fasilitas seperti bonus, dividen, pemecahan saham, dan lain-lain.

Di sini trader memegang saham hanya untuk interval pendek dan karenanya tidak menikmati fasilitas ini.

Perbandingan mendasar dari kedua hal ini berikutnya adalah terkait elemen pelindung.

Bagi investor, berinvestasi di perusahaan yang secara fundamental kuat yang akan bangkit kembali ke nilai sebenarnya seiring waktu dan kerugian akan dipulihkan. Sementara trader menggunakan stop loss untuk membatasi kerugian.

Perbedaan yang paling kentara tentu saja adalah jangka waktunya. Investasi bisa berjangka panjang hingga tiga tahun atau bahkan berdekade. Sedangkan trading berjangka pendek misalnya hari atau minggu.

Strategi investor adalah menciptakan kekayaan dengan  bunga majemuk dan dividen, sedangkan trader bergantung pada waktu pasar, mereka harus jeli menemukan waktu yang tepat untuk masuk dan keluar saham.

Dari faktor risiko, perbedaannya juga sangat jauh. Investasi berisiko rendah tapi potensi pengembalian yang rendah dalam jangka pendek. Pengembalian bagus dalam jangka panjang.

Trading memiliki risiko tinggi tetapi potensi pengembalian yang lebih tinggi dalam jangka pendek.

Faktor yang memengaruhi pendekatan investasi adalah dasar-dasar bisnis seperti industri, ekonomi, keuangan, pasar, dan pesaing. Sementara untuk trading indikator teknis, psikologi pasar, pengelolaan uang, dan imbalan risiko.

Faktor keyakinan dalam pengelolaan investasi

Perbedaannya dengan trading lainnya adalah di faktor keyakinan. Dalam investasi ada keyakinan bahwa perusahaan akan berkinerja baik di masa depan dan akan memberi penghargaan kepada pemegang sahamnya.

Sementara dalam trading, harga saham akan bergerak searah untuk mencapai target keuntungan.

Hasil yang diharapkan investasi adalah 15-20% pengembalian per tahun, sedangkan di trading adalah 8-10% per bulan.

Perbedaan investasi dan trading terakhir adalah keterlibatan yang diperlukan. Investor melakukan investasi yang baik setelah mempelajari perusahaan secara mendalam, dan bisa bersantai kemudian.

Sedangkan trading membutuhkan keterlibatan aktif di pasar untuk menemukan waktu yang tepat untuk masuk dan keluar untuk membukukan keuntungan.

Kesimpulannya, kedua pendekatan ini adalah cara sukses untuk menghasilkan uang dari pasar saham. Namun, jika kamu berencana memilih salah satu pendekatan, pikirkan waktu yang bisa kamu habiskan sehari-hari untuk kegiatan pasar.

Jika kamu dapat menghabiskan waktu berjam-jam di pasar setiap hari, maka trading cocok denganmu. Jika tidak, berinvestasi lebih cocok untukmu.

Jadi, setelah memahami perbedaan investasi dan trading ini, kamu mau memilih yang mana untuk mencari keuntungan?

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di Google Play Store atau App Store untuk membeli emas digital dan S&P 500 index futures dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun.

Untuk produk investasi emas, kamu bisa menarik emas fisik. Dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi dalam kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Netflix, Nike, dan lainnya.

Investasi kamu aman karena disimpan dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (BUMN). Produk investasi di Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka. Sudah berlisensi dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Segera download Pluang dan nikmati keuntungannya!

Simak juga:

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img