Hadapi Wawancara Kerja, Siapkan Dirimu untuk 15 Pertanyaan Jebakan Ini

Grogi menghadapi tahapan wawancara kerja? Pernah dapat pertanyaan interview kerja ajaib dan mesti ajaib juga membalas jawaban interview motivasi kerja itu?

Nah, sebagai pelamar kerja, kamu pasti tahu dong ada yang namanya jebakan saat interview kerja. Pastinya kamu termasuk pelamar kerja yang berharap lolos sesi interview dengan mudah.

pertanyaan interview kerja

Tapi, kalau pas giliran dapat pertanyaan jebakan, mau apa kalau tidak menyiapkan diri dengan jawaban interview? Karena itu, kamu mesti siapkan bekal strategi menghadapi pertanyaan interview kerja itu.

Kalau kamu bertanya-tanya, “Kenapa sih HRD tanya begini-begitu pas interview kerja?” Kamu mesti punya gambaran seperti apa pertanyaan jebakan saat interview kerja sebagai strategi jitu menghadapinya!

Setidaknya, kamu perlu menyimpan pertanyaan-pertanyaan interview kerja ini. Nantinya, untuk menjawabnya, kamu masih bisa mengembangkan sesuai dengan kepribadian dan pengalaman sendiri, ya!

Baca juga: Pemburu Pekerjaan Wajib Banget Tahu 7 Aplikasi Ini, Sudah Ada yang Coba?

Pastikan kamu siap menghadapi interview kerja

Sekarang ini, interview kerja tidak mesti dilakukan tatap muka. Demi efisiensi waktu, perusahaan bisa juga melakukan panggilan kerja lewat video call.

Untuk menghadapi situasi interview seperti ini, kamu mesti memastikan kesiapan laptop atau perlengkapan gadget untuk komunikasi berfungsi baik demi menghindari kesan tidak profesional.

Meski interview tidak dilakukan dengan tatap muka, kamu mesti berpenampilan sopan dan resmi. Pastikan kamu memandang langsung pewawancara di layar.

jawaban interview motivasi kerja

Jika interview kerja dilakukan tatap muka, ada beberapa trik psikologis yang dapat kamu siapkan:

#1 Gunakan pakaian berwarna netral

Umumnya, warna pakaian yang disarankan adalah biru, hitam, atau putih. Warna-warna ini memberikan kesan yang baik di mata pewawancara. Warna biru tunjukkan kandidat bisa bekerja dengan tim, sementara warna hitam mengesankan potensi kepemimpinan.

Abu-abu memberikan kesan logis dan analitis, sementara putih adalah cerminan pribadi yang terorganisir, dan cokelat indikasikan karakter yang bisa diandalkan.

#2 Kontak mata saat kali pertama bertatap muka

Sebisa mungkin, kamu jangan merasa jengah saat bertatap mata dengan pewawancara. Jaga kontak matamu selama pertanyaan interview kerja diajukan kepadamu.

#3 Imitasi bahasa tubuh pewawancara

Orang cenderung menyukai saat mereka menunjukkan bahasa tubuh yang serupa. Jadi, jika pewawancara mencondongkan tubuh ke depan, lakukan yang sama.

Meniru gerakan tubuh lawan bicara ini memberi kesan bahwa kamu benar-benar memperhatikan dan tertarik dengan apa yang dikatakannya. Namun, jangan sampai lakukan tiruan ini secara berlebihan, ya!

#4 Perhatikan usia pewawancara dan sesuaikan jawaban pertanyaan interview kerja

Seorang pelamar kerja sebaiknya bersikap berdasarkan generasi yang mewawancarainya. Pewawancara dari generasi Y (antara usia 20 hingga 30 tahun) lebih tertarik dengan contoh visual dari hasil kerjamu daripada sederet keterangan dalam lembar portofolio.

Sementara generasi X (antara usia 30 hingga 50 tahun) lebih menghargai kreativitas dan kandidat yang bisa menyeimbangkan karier dan kehidupan personal.

Di sisi lain, generasi baby boomer (berusia antara 50 hingga 70 tahun) lebih suka pekerja keras dan orang yang bisa menghargai pencapaian si pewawancara. Pewawancara dari silent generation (berusia antara 70 hingga 90 tahun) lebih menitikberatkan aspek loyalitas dan komitmen.

#5 Berbicara dengan ekspresif, tetapi hindari dari sikap arogan saat menghadapi pertanyaan interview kerja

Kesan pintar bisa diperoleh lewat menghindari bicara dengan nada monoton. Bicaralah cepat saat mencoba jelaskan informasi kurang penting. Sementara itu, bicaralah pelan saat memberikan penjelasan mengenai konsep atau informasi yang cukup berat.

Baca juga: Diberlakukan Sistem Upah berdasarkan Jam Kerja, Untung atau Rugi bagi Pekerja?

Pertanyaan interview kerja yang sering muncul

#1 Pertanyaan interview kerja, Coba ceritakan tentang diri Anda!

Saat kamu diminta mendeskripsikan diri kamu, sebisa mungkin jawab dengan tenang tanpa terbata-bata. Lebih baik lagi jika kamu ceritakan hal-hal yang belum tercantum di CV kamu.

Calon pekerja dengan karakter kuat tentu akan menarik perhatian, terutama jika karaktermu sesuai dengan nilai-nilai perusahaan.

#2 Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan ini?

Ini tergolong pertanyaan standar, kamu bisa googling lebih jauh tentang perusahaan, termasuk pelajari visi dan misinya. Setidaknya kamu perlu paham perusahaan bergerak di bidang apa, bisnisnya seperti apa, dan bagaimana saingannya.

Pastikan fokus pada sisi positif perusahaan dan jangan buru-buru membandingkannya dengan perusahaan lain.

pertanyaan interview kerja

#3 Mengapa Anda tertarik melamar kerja di perusahaan ini?

Dengan pertanyaan interview kerja satu ini, pewawancara ingin tahu sejauh apa kamu serius untuk bergabung dengan perusahaan. Tipsnya, lakukan riset sederhana tentang profil perusahaan dan posisi yang kamu lamar.

#4 Apa yang kamu ketahui tentang posisi yang sedang kamu lamar?

Kamu mesti tahu posisi yang kamu lamar dan ini terbilang paling penting! Perusahaan pastinya enggan mempekerjakan orang yang tidak mengerti tugas pokoknya. Pastikan kamu telah cari informasi terkait tanggung jawab pekerjaanmu.

#5 Apa yang bisa kamu berikan untuk perusahaan ini?

Ini mirip dengan pertanyaan “kenapa perusahaan ini harus mempekerjakan kamu”. Saat menjawabnya, pastikan kamu bisa merangkum kualifikasi diri kamu dan antusiasme untuk bergabung dengan perusahaan.

Baca juga: Terima Pekerjaan Outsource Pas Lagi Nganggur? Pertimbangkan 3 Hal Ini Dulu, ya!

#6 Kamu terlalu berpengalaman!

Pertanyaan interview kerja ini diajukan untuk menguji karaktermu. Pastikan menjawabnya dengan bijaksana sehingga kamu tidak tampak besar kepala. Tetap rendah hati dan ucapkan terima kasih atas pujian itu. Ini tunjukkan karaktermu dalam bekerja sama dengan pegawai lain.

jawaban interview motivasi kerja

#7 Mengapa kamu berhenti dari pekerjaanmu sebelumnya?

Ini adalah pertanyaan interview kerja yang menilai karakter dan orientasi kamu. Karena umumnya yang jadi motivasi seseorang berhenti kerja sangat terkait dengan orientasi orang tersebut.

Pastikan beri alasan yang profesional dan hindari cerita terlalu personal soal pengalamanmu sebelumnya. Fokus bahwa kamu ingin mencari posisi lebih baik dan mengembangkan minat serta bakatmu.

#8 Pertanyaan interviewe kerja, Apa yang kamu lakukan jika menghadapi situasi kerja tidak menyenangkan?

Jawaban interview untuk motivasi kerja semacam ini sebaiknya sejujur mungkin, karena tidak ada benar maupun salah. Setiap orang punya cara masing-masing untuk mengatasi stres.

#9 Apa pendapatmu tentang lembur?

Ini pertanyaan interview yang ditujukan untuk mengetahui komitmenmu. Jawab pertanyaan ini dengan nyatakan komitmen kamu untuk menyelesaikan pekerjaan sebesar mungkin. Jika mesti lembur, pastikan waktu lembur itu masih dalam batas toleransi.

#10 Apa passion kamu? Hobi yang kamu sukai saat ini?

Passion seseorang adalah hal yang mengantarkan mereka pada kesuksesan. Jawablah dengan terus terang, karena passion atau hobimu yang sesuai dengan kultur kantor memberimu nilai lebih, jadi jangan khawatir menjawab salah.

Baca juga: Penat di Kantor? Coba 7 Tips Ini yang Bisa Dongkrak Motivasi Kerjamu!

#11 Apa yang kamu lakukan saat stres?

Pewawancara mengajukan ini untuk menilai seberapa besar kesabaran kamu dalam menghadapi pekerjaan yang banyak dan mendadak, dan apakah kamu tipe orang yang mudah menyerah atau tidak bertanggung jawab terhadap pekerjaan. Jawaban interview motivasi kerja yang pas untuk pertanyaan ini adalah menjawabnya dengan jujur dan tenang.

good first impression

#12 Sedang melamar di tempat lain enggak?

Jika memang bagimu ada opsi perusahaan lain, jawablah dengan jujur. Ini juga menerangkan apakah kamu bisa segera dipekerjakan. HR perusahaan yang kamu lamar juga “rebut-rebutan” kandidat, apalagi jika kamu termasuk kandidat all-star alias bagus banget untuk dipekerjakan.

#13 Berapa gaji kamu di perusahaan sebelumnya?

Perusahaan perlu memastikan berapa harga yang pantas untuk membayarmu. Bahkan ada HR yang meminta slip gaji sebelumnya.

#14 Berapa gaji yang kamu inginkan?

Berikan dirimu harga yang pantas dan sesuai dengan kemampuan dan beban kerja yang akan kamu peroleh. Atau, kamu bisa berikan jawaban interview yang menjelaskan motivasi kerja kamu, “Biasanya harga untuk posisi ini dengan pengalaman sebanyak ini sebesar… “ dan lanjutkan dengan, “Dan rasanya saya ingin mengajukan yang cocok untuk saya…”

#15 Pertanyaan interview kerja, Apa yang kamu rencanakan dalam lima tahun ke depan?

Pertanyaan interview kerja ini berfungsi untuk mengetahui ambisi personal maupun profesional. Ini juga terkait sejauh mana perencanaan yang kamu buat dalam mencapainya. Tentunya, mereka perlu tahu apakah rencana jangka panjangmu akan bersesuaian dengan perusahaan.

Nah, sudah siap belum hadapi pertanyaan jebakan seperti di atas?

Sumber: Merdeka, Cermati, Mojok

Simak juga:

Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

Gaji Pas-pasan? Pertimbangkan 4 Hal Ini untuk Mengambil Utang Produktif

Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

Menabung Asyik dengan 5 Cara Fun Ini, yuk!

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img