Dengan Aset Rp350,29 T, Astra International Miliki Aset Tertinggi Perusahaan Manufaktur

Jika punya portofolio investasi dalam bentuk saham, kamu tentu selalu berusaha mengecek perkembangan berbagai sektor perusahaan manufaktur. Harga saham beberapa perusahaan manufaktur di Indonesia cenderung naik, juga berikan capital gain dan dividen.

Yuk, kenali lagi perusahaan manufaktur di Indonesia dan saham-saham perusahaan yang melantai di bursa saham!

perusahaan manufaktur di Indonesia

Perusahaan manufaktur di Indonesia adalah perusahaan yang membuat produk jadi dengan memanfaatkan bahan mentah. Produk yang dihasilkan perusahaan manufaktur akan memberi profit pada perusahaan.

Seperti yang kamu ketahui, perekonomian terbagi dalam tiga sektor menurut kegiatannya, yakni sektor primer, sektor sekunder, dan sektor tersier. Sektor-sektor ini berkaitan satu sama lain.

Sektor primer menyediakan bahan baku lewat kegiatan ekstraksi dan pengumpulan sumber daya alam. Sektor ini meliputi pertanian, kehutanan, pertambangan, dan perikanan.

Sementara perusahaan manufaktur pada sektor sekunder menghasilkan produk jadi yang dapat digunakan ataupun terlibat dalam konstruksi. Sektor tersier adalah sektor yang cakup industri jasa, kegiatannya meliputi pengangkutan, distribusi, dan penjualan barang.

Baca juga: Perusahaan Incaranmu Melantai di Bursa Saham? Ini Tips dan Trik Membeli Saham IPO

Berbagai sektor produksi manufaktur di Indonesia

Produk jadi yang dihasilkan perusahaan manufaktur terbilang beragam. Berikut ini daftar berbagai sektor dengan produksinya.

No Sektor perusahaan manufaktur Istilah ringkas
1 Industri produk makanan, minuman dan produk tembakau Food manufacture
2 Industri produk makanan Food
3 Industri minuman Beverages
4 Industri produk tembakau Tobacco
5 Perusahaan manufaktur tekstil, pakaian jadi dan produk kulit Textile manufacture
6 Industri tekstil Textiles
7 Industri pakaian jadi Apparel
8 Industri kulit dan produk terkait Leather
9 Industri kayu dan produk dari kayu, serta gabus, kecuali mebel, pembuatan barang dari bahan jerami dan anyaman Wood
10 Industri kertas dan produk kertas Paper
11 Pencetakan dan reproduksi media yang direkam Printing
12 Manufaktur produk minyak kokas dan olahan Petroleum
13 Manufaktur bahan kimia dan produk kimia Chemicals
14 Manufaktur produk farmasi dasar dan persiapan farmasi Pharmaceuticals
15 Manufaktur karet dan produk plastik Rubber
16 Manufaktur produk mineral bukan logam lainnya Non-metallic minerals
17 Perusahaan manufaktur logam dasar Basic metals
18 Manufaktur produk logam fabrikasi, kecuali mesin dan peralatan Fabricated metal
19 Manufaktur komputer, produk elektronik dan optik Computing
20 Manufaktur peralatan listrik Electrical equipment
21 Perusahaan manufaktur mesin Machinery and equipment
22 Manufaktur kendaraan bermotor, trailer dan semitrailer Motor vehicles
23 Manufaktur peralatan transportasi lainnya Other transport
24 Manufaktur furnitur; manufaktur lainnya Furniture and other
25 Manufaktur furnitur Furniture
26 Perusahaan manufaktur lainnya Other manufacturing
27 Perbaikan dan pemasangan mesin dan peralatan Repairs

 

Baca juga: Panama Papers Buka Skandal Penghindaran Pajak Perusahaan Cangkang di Seluruh Dunia

Perusahaan manufaktur yang melantai di Bursa Efek Indonesia

Perusahaan manufaktur di Indonesia terbilang berjaya untuk produksi yang mengolah bahan mentah yang diunggulkan negara ini, seperti tembakau dan dan mineral/gas alam.

Berikut ini perusahaan-perusahaan manufaktur yang masuk status perusahaan terbuka dan melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia. Tabel meliputi juga kode saham, aset, dan sektor perusahaan berdasarkan ketentuan BEI.

No Perusahaan Manufaktur Aset (dalam Rp Triliun) Sektor Subsektor
1 Astra International (ASII) 350,29 Miscellaneous Industry (perusahaan manufaktur dll) Automotive & Components
2 Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) 119,08 Basic Industry & Chemicals Pulp & Paper
3 Barito Pacific (BRPT) 98,18 Basic Industry & Chemicals Chemicals
4 Indofood Sukses Makmur (INDF) 97,37 Consumer Good Industry Food & Beverages
5 Semen Indonesia (Persero) (SMGR) 76,98
Basic Industry & Chemicals
Cement
6 Gudang Garam (GGRM) 66,70 Consumer Good Industry Tobacco Manufacturers
7 Krakatau Steel (Persero) (KRAS) 59,95 Basic Industry & Chemicals Metal & Allied Products
8 Chandra Asri Petrochemical (TPIA) 44,81 Basic Industry & Chemicals Chemicals
9 HM Sampoerna (HMSP) 43,11
Consumer Good Industry
Tobacco Manufacturers
10 Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (TKIM) 42,08 Basic Industry & Chemicals Pulp & Paper
11 Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) 37,37 Consumer Good Industry Food & Beverages
12 Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) 28,63 Basic Industry & Chemicals Animal Feed
13 Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) 25,85 Basic Industry & Chemicals Cement
14 Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) 25,22 Basic Industry & Chemicals Animal Feed
15
Unilever Indonesia (UNVR)
20,81 Consumer Good Industry Cosmetics & Household
16 Sri Rejeki Isman (SRIL) 19,94 Miscellaneous Industry (perusahaan manufaktur dll) Textile, Garment
17 Solusi Bangun Indonesia (SMCB) 19,04 Basic Industry & Chemicals Cement
18 Kalbe Farma (KLBF) 18,81 Consumer Good Industry Pharmaceuticals
19 Mayora Indah (MYOR) 17,68 Consumer Good Industry Food & Beverages
20 Tunas Baru Lampung (TBLA) 16,59 Consumer Goods Industry Food & Beverages
21 Astra Otoparts (AUTO) 16,43 Infrastructure, Utilities, & Transportation Others Infrastructure, Utilities, & Transportation
22 Bentoel Internasional (RMBA) 15,17 Consumer Good Industry Tobacco Manufacturers
23 Waskita Beton Precast (WSBP) 14,70 Basic Industry & Chemicals Cement
24 Garuda Maintenance Facility (GMFI) 10,91 Miscellaneous Industry (perusahaan manufaktur dll) Machinery & Heavy Equipment
25 Fajar Surya Wisesa (FASW) 10,86 Basic Industry & Chemicals Pulp & Paper
26 Pan Brothers (PBRX) 8,93 Miscellaneous Industry Textile, Garment
27 Tempo Scan Pacific (TSPC) 8,06 Miscellaneous Industry (perusahaan manufaktur dll) Others
28 Ultra Jaya Milk Industry (ULTJ) 6,18 Consumer Good Industry Food & Beverages
29 Semen Baturaja (Persero) (SMBR) 5,58 Basic Industry & Chemicals Cement
30
Garudafood Putra Putri Jaya (GOOD)
4,89 Consumer Good Industry Food & Beverages
31 Integra Indocabinet (WOOD) 4,87 Consumer Goods Industry Houseware
32 Kino Indonesia (KINO) 4,6 Consumer Goods Industry Cosmetics & Household
33 Nippon Indosari Corpindo (ROTI) 4,54 Consumer Goods Industry Food & Beverages
34 Indo Kordsa (BRAM) 4,15 Miscellaneous Industry (perusahaan manufaktur dll) Automotive & Components
35 Sido Muncul (SIDO) 3,27 Consumer Good Industry Pharmaceuticals
36 Multi Bintang Indonesia (MLBI) 2,8 Consumer Good Industry Food & Beverages
37 Selamat Sempurna (SMSM) 2,8 Trade, Services, & Investment Others
38 Siantar Top (STTP) 2,59 Consumer Goods Industry Food & Beverages
39 Impack Pratama Industri (IMPC) 2,4 Basic Industry & Chemicals Plastics & Packaging
40 Delta Djakarta (DLTA) 1,63 Consumer Goods Industry Food & Beverages

 

Sumber: Moneysmart, Bursa Efek Indonesia

Simak juga:

Enggak Selamanya Merugikan, Ini Lho Manfaat Kartu Kredit yang Perlu Kamu Tahu!

Investasi di Perfilman Indonesia dengan Patungan Rp 10.000 Aja, Mau?

Emas atau Perak, Pilihan Investasi Logam Manakah yang Lebih Menguntungkan?

spot_img

Artikel Terbaru

Strategy & Growth Lead

0

Senior Social Media

0

Product UX Copywriter

0

Partnerships Manager

0

Business Development Manager

0
spot_img