Currently set to Index
Currently set to Follow

Tenang, Prediksi Harga Bitcoin Jangka Panjang Tembus Rp3,62 Miliar di 2025 Lho!

Sobat Cuan, Bitcoin saat ini memang tengah gamang dan melandai di level US$45.000. Padahal, aset kripto terbesar ini sempat melonjak sejak awal tahun dan menembus level US$60.000. Investigasi yang dilakukan pemerintah AS terhadap Binance dan “prank” Elon Musk yang terkesan memojokkan Bitcoin memang bikin harga raja aset kripto ini seolah kurang darah.

Hal ini bisa jadi bikin mereka yang tergolong kaum HODL garis keras jadi galau untuk menggenggam Bitcoin. Namun, bagaimana sih, prediksi harga Bitcoin jangka panjang?

Sobat Cuan sah-sah saja untuk tidak ketar-ketir. Bahkan, nampaknya HODL pun menjadi strategi terbaik di kala harga Bitcoin lagi terjungkal seperti saat ini. Apalagi, secara jangka panjang, harga Bitcoin masih terbilang menjanjikan.

Salah satunya dilontarkan Kepala Investasi Hedge Fund Morgan Creek Capital Management, Mark Yusko. Ia memperkirakan harga bitcoin bisa melonjak menjadi US$250.000 dalam lima tahun, dengan alasan Bitcoin “akan menjadi protokol dasar untuk produk internet yang memiliki nilai.”

“Ini hanya tentang adopsi jaringan dan peningkatan penggunaan. Bitcoin memiliki jaringan yang tumbuh secara eksponensial. Ini adalah jaringan tercepat dalam sejarah dengan nilai US$1 triliun,” katanya. Ia pun mengatakan bahwa harga tersebut bisa membawa kapitalisasi pasar bitcoin sekitar US$4 triliun dan mengejar emas yang punya kapitalisasi pasar US$11,75 triliun.

“Apa yang orang lewatkan adalah bahwa ini merupakan evolusi teknologi dari kekuatan komputasi yang tidak akan hilang. Ini adalah jaringan komputasi yang kuat yang akan menjadi protokol lapisan dasar untuk internet,” kata Yusko.

Tahun ini, miliarder Tesla Elon Musk dan investor terkenal lainnya telah membuat Bitcoin dan pasar crypto yang lebih luas menjadi ramai dan spekulatif. Hal itu membantu harga Bitcoin melonjak sekitar 450%, dimulai pada bulan Oktober 2020.

Reli kenaikan tersebut dipicu oleh PayPal yang mengumumkan dukungannya untuk beberapa cryptocurrency. Harga selanjutnya didorong oleh munculnya adopsi institusional yang telah lama ditunggu.

Baca juga: Bingung Pilih Trading atau HODL? Simak Tips Investasi Cryptocurrency Ini!

Tenang, Prediksi Harga Bitcoin Jangka Panjang Tembus Rp3,62 Miliar di 2025 Lho!, Pluang

Prediksi Harga Bitcoin Jangka Panjang dari Panelis

Bitcoin sebelumnya terpantau mencatat level tertinggi berkali-kali. Tetapi seberapa tinggi nilai aset kripto itu? Dan berapa lama kenaikan ini akan bertahan? Dalam hal ini, Finder.com meminta pendapat dari 35 panelis ahli aset kripto dan merangkum masa depan Bitcoin nantinya.

Hasilnya, seluruh panelis tersebut masih percaya harga Bitcoin tetap akan tokcer — setidaknya hingga akhir tahun ini.

CEO Morpher Martin Fröhler dan CEO dan direktur Cake Pte Ltd Julian Hosp, memberikan dua prediksi akhir tahun tertinggi masing-masing pada US$250.000 dan US$200.000. Mereka mengaitkan prediksi bullish sang raja aset kripto tersebut dengan paritasnya terhadap emas.

“Bitcoin adalah penyimpan nilai jangka panjang terakhir dan secara bertahap akan menggantikan emas dan obligasi,” ujar Fröhler.

Salah satu pendiri Origin Protocol, Josh Fraser juga memberikan prediksi akhir tahun di atas US$150.000. Ia mengatakan itu semua bermuara pada penawaran dan permintaan, di mana “permintaan hanya akan terus meningkat sementara pasokan berkurang”.

Dalam proyeksi panel tersebut, pada tahun 2025 harga Bitcoin diprediksi akan melonjak menjadi US$360.179. Angka itu merupakan peningkatan 83% dibandingkan dengan prediksi panel pada Desember 2020 sebesar US$197.553.

Baca juga: Meski Digempur Altcoins, Ini Satu Alasan Kenapa Kamu Masih Perlu HODL Bitcoin!

Seorang panelis, COO BitBull Capital Sarah Bergstrand bahkan berpikir bahwa pada saat itu, Bitcoin akan dihargai US$1 juta. Bergstrand mengakui bahwa 2025 mungkin terlalu jauh untuk diprediksi, tetapi ia menilai dengan Bitcoin yang semakin populer, perkiraan ini masih wajar.

Dia bukan satu-satunya panelis yang memberikan ramalan ini. Ahli strategi cryptocurrency LMAX Group Joel Kruger dan CEO Coinmama Sagi Bakshi juga berpikir bahwa BTC dapat mengakhiri 2025 dengan valuasi US$1 juta.

“Satu-satunya pertanyaan yang perlu ditanyakan dalam hal penilaian jangka panjang adalah apakah menurut Anda Bitcoin akan tetap ada pada tahun 2025? Jika jawaban untuk pertanyaan ini adalah ‘ya’, hukum ekonomi mendukung penilaian yang jauh lebih tinggi. Sesederhana itu,” kata Kruger.

Baca juga: Mengenal Hard Fork Berlin, Salah Satu Faktor Meroketnya ETH di Awal Mei

Seberapa Tinggi Bitcoin akan Naik Tahun Ini?

Panel Finder.com melihat Bitcoin mengakhiri tahun ini pada level US$95.000. Namun itu tidak berarti bahwa Bitcoin tidak akan menembus angka US$100.000 sebelumnya.

Lebih dari setengah (51,61%) panel memprediksi bahwa Bitcoin akan mencapai puncak pencapaian itu di beberapa titik tahun ini. Menurut rata-rata panelis, harga Bitcoin bisa melonjak hingga US$107.484 di beberapa titik selama 2021.

Direktur Pelaksana Digital Capital Management Ben Ritchie, Julian Hosp dan Martin Fröhler, semuanya memberikan prediksi di atas rata-rata. Masing-masing memprediksi harga Bitcoin tahun ini bisa ke US$120.000, US$200.000, dan US$300.000, berdasarkan metode stock to flow yang mengukur pasokan dan distribusi.

“Rasio stock to flow tetap menjadi salah satu indikator makro paling akurat untuk Bitcoin. Ditambah dengan siklus peristiwa halving, itu akan meyakinkan kami harga mencapai puncak antara US$120.000 dan US$140.000, sebelum membentuk basis baru di sekitar US$ 100.000,” kata Ritchie.

Baca juga: Apa Beda Istilah Crash dan Koreksi Bitcoin? Simak di Sini!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Forbes, Finder

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img