Currently set to Index
Currently set to Follow

Yakin Mau Buru-Buru Jual ETH? Ada Prediksi ETH Bakal ke Level US$4.200 Nih!

Bagaimana cuan dari Ethereum hari ini, Sobat Cuan? Memang, harga Ethereum dari kemarin seolah-olah ngegas terus. Setelah menyentuh level US$3.000 di Senin kemarin, aset kripto ini bahkan sudah menembus US$3.300 di hari ini. Terakhir, ada prediksi yang mengatakan bahwa harga Ethereum bisa tembus US$4.200 di musim panas ini.

Beberapa analis menganggap bahwa harga Ethereum saat ini masih jauh dari potensi puncak harga sebenarnya. Bahkan, potensi tersebut terbilang masih sangat jauh untuk digapai. Mengapa demikian? Dan sampai sejauh mana prediksi harga Ethereum?

Faktor pertama adalah sejarah hubungan Ethereum dengan Bitcoin. Menengok sejarah hubungan mereka berdua, Ethereum dan Bitcoin seharusnya melacak pergerakan satu sama lain. Nah, jika harga Bitcoin bisa naik sebesar 200% dibanding levelnya di 2018, maka Ethereum seharusnya juga bisa diperdagangkan di harga US$4.200 saat ini.

Tapi tenang saja, Sobat Cuan. Sebab ada banyak alasan mengapa harga Ethereum yang cetak rekor terus-terusan masih akan berlanjut terus.

Baca juga: Cuan Lagi! Harga Ethereum Naik, Tembus Level Tertinggi US$3.000

Yakin Mau Buru-Buru Jual ETH? Ada Prediksi ETH Bakal ke Level US$4.200 Nih!, Pluang

1. Penerbitan Obligasi Berbasis Ethereum sebagai Tonggak Penting

Johannes Rude Jensen, Product and Project Manager di eToroX Lab, menyoroti penerbitan obligasi berbasis Ethereum oleh European Invesment Bank (EIB) sebagai tonggak penting dalam adopsi teknologi blockchain dalam sektor perbankan tradisional.

Jensen mengatakan bahwa penerbitan obligasi berbasis blockchain telah menjadi daya tarik sebagai jawaban atas perubahan iklim. Hal itu menjadi alternatif untuk proses rekonsiliasi yang mahal di pasar obligasi tradisional.

“Dengan memilih Ethereum, EIB menandakan niat untuk memainkan peran yang semakin aktif dalam mengimplementasikan kebijakan Uni Eropa tentang iklim dan inovasi, sejalan dengan penekanan ECB baru-baru ini pada perbankan hijau,” katanya.

Ia menilai langkah tersebut merupakan indikasi dari bank besar dan lembaga keuangan bergerak ke arah penggunaan blockchain publik untuk produk keuangan di masa depan. Ini menandakan tren umum standar terbuka di perbankan.

“Memiliki satu sumber data yang terkonsolidasi di pasar obligasi akan mengurangi ketergantungan pada perantara. Hal itu kemungkinan akan mengurangi biaya dan mendukung mitigasi risiko dalam proses pra-penerbitan dan pasca-perdagangan,” jelasnya.

2. Hard fork Berlin Datang dan Berjalan Dengan Baik

Hard fork adalah suatu keadaan dimana satuan kripto dimodifikasi sehingga terbagi menjadi dua kode. Yakni dari satuan kripto yang diubah sehingga menghasilkan kode lama dan kode baru, yang mana kedua kode ini tidak kompatibel satu sama lain.

Hard fork Berlin mulai beroperasi pada 15 April dengan hampir tidak ada keluhan di pasar. Fork memperkenalkan empat EIP baru (Ethereum Improvement Protocols) yang telah dikerjakan setidaknya selama dua tahun terakhir.

Protokol Berlin sendiri menyelesaikan permasalahan yang terjadi di dalam sistem blockchain Ethereum, misalnya mahalnya harga biaya penggunaan jaringan Ethereum (gas fees). Dengan demikian, sentimen ini tentu bisa menjadi angin segar bagi permintaan Ether, token Ethereum, dan meningkatkan harganya.

Selain itu, protokol Berlin juga merupakan pendahuluan bagi hard fork EIP lain yang juga dijadwalkan rilis tahun ini. Di mana, pembaruan tersebut akan berdampak terhadap skala keterjangkauan dan harga ETH ke depan. Hard fork tersebut akan diberi nama Hard fork London.

Baca juga: Udah Jago Analisis Teknikal Bitcoin & Kripto? Yuk, Saatnya Belajar Analisis On-Chain!

Hard fork London akan memperkenalkan EIP 1559 ke jaringan dan secara serius akan memangkas gas fees. EIP tidak hanya mengambil kendali atas penetapan biaya, tetapi juga akan membakar atau “menghilangkan” sebagian dari gas fees setelah dikumpulkan.

Ini akan berfungsi untuk mengurangi biaya dan meningkatkan transaksi. Selain itu, protokol ini bisa dibilang meningkatkan pendapatan bersih bagi  penambang, sekaligus juga mengurangi pasokan Ethereum. Dengan prediksi suplai mengetat, tidak heran jika prediksi harga Ethereum semakin bullish di masa depan.

3. Harga Gas Fees Ethereum Sudah Turun

Salah satu rintangan terbesar untuk jaringan Ethereum dan penggunanya adalah harga bahan bakar untuk transaksi, yang tadi disebut sebagai gas fees. Biaya transaksi ini terus meningkat karena kekuatan permintaan yang juga menguat. Hal itu ditambah fakta bahwa penambang diizinkan untuk memprioritaskan pengguna yang membayar lebih tinggi daripada yang lain.

Harga bahan bakar untuk transaksi mencapai titik tertinggi tahun lalu dan bertahan pada level tersebut hingga tahun 2021. Tetapi, kini situasinya sudah berubah. Harga bahan bakar melonjak tak lama setelah hard fork Berlin, tetapi sejak itu jatuh ke level terendah dalam hampir setahun.

Jika tren ini berlanjut, ini akan membantu menarik lebih banyak pengguna ke jaringan Ethereum. Prediksi harga Ethereum pun akan semakin bullish karena hal tersebut.

4. Prediksi Harga Ethereum Naik Karena Kenaikan Pangsa Pasar

Bahkan dengan harga bahan bakar yang tinggi, Ethereum telah mendapatkan pangsa pasar. Cara terbaik untuk melihatnya adalah melalui dominasi pasar atau nilai kapitalisasi pasar di industri cryptocurrency.

Bitcoin telah lama menjadi pemimpin dan kemungkinan besar tidak akan segera berubah, tetapi telah kehilangan bagiannya selama setahun terakhir. Bitcoin kehilangan bagian tidak hanya karena Ethereum tetapi dengan munculnya token DeFi.

Baca juga: Ada Prediksi Harga Bitcoin Turun, Apakah Itu Hal Wajar?

Ethereum mencapai titik terendah dalam hal pangsa pasar di awal tahun 2020 dan telah mengalami peningkatan yang stabil sejak saat itu. Peningkatan ini berkorelasi dengan beberapa peristiwa penting, termasuk beberapa hard fork dan EIP. Hal itu membuat pangsa pasar Ethereum naik dari sekitar 7,5% menjadi hampir 15% saat ini.

5. Secara Grafik, Ethereum Memimpin 

Grafik Ethereum
Sumber: www.entrepreneur.com

Grafik harga Ethereum tidak hanya sangat bullish, tetapi juga menunjukkan bahwa Ethereum sekarang memimpin pasar. Harga Bitcoin mungkin diperdagangkan pada level yang lebih tinggi dibandingkan dengan tertinggi sebelumnya tetapi harganya dalam konsolidasi. Bitcoin diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan 30 hari, dan indikatornya masih rapuh.

Di sisi lain, Ethereum diperdagangkan pada level tertinggi baru. Token ini diperdagangkan jauh di atas rata-rata pergerakan 30 hari, dan memiliki indikator bullish. Jika bertaruh pada satu atau yang lain untuk membuat langkah kuat lebih tinggi, itu akan terjadi di Ethereum.

Target pertama para analis untuk resistensi utama mendekati US$3,350. Angka ini didapatkan dengan memproyeksikan besarnya reli terbaru dari titik konsolidasi saat ini.

Setelah target itu tercapai, kisaran harga US$4.000 hingga US$4.200 (naik 200% dari level tertinggi sepanjang masa 2018) akan terlihat. Level ini dapat dicapai sebelum hard fork London diluncurkan pada bulan Juli.

Jadi bagaimana Sobat Cuan? Buruan yuk, serok Ethereum sekarang di Pluang!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Entrepreneur, CoinTelegraph

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img