Risiko Kematian Akibat COVID-19 Tinggi, Panti Jompo Perlu Jadi Prioritas

Seperti yang umum diketahui, risiko kematian coronavirus tergolong tinggi bagi orang lansia atau mereka dengan penyakit penyerta. Tingkat kematian coronavirus yang tinggi di Italia, misalnya, dipengaruhi oleh demografi penduduknya.

Italia memiliki populasi lansia tertinggi di Eropa. Sekitar 23% penduduk berusia 65 tahun atau lebih. Kematian akibat COVID-19 di Italia terjadi di antara orang-orang berusia 80-an dan 90-an. Populasi lansia adalah yang terbilang rentan terhadap komplikasi penyakit ini.

risiko kematian coronavirus

Risiko kematian coronavirus hingga 14% bagi orang lansia berusia lebih dari 80 tahun. Sementara tingkat kematian coronavirus 1,3% bagi pasien berusia 50-an, 0,4% untuk pasien rentang usia 40 tahun, dan 0,2% untuk 10-39 tahun.

Selain kasus kematian bagi lansia yang tinggi di Italia, baru-baru ini Perancis melaporkan lonjakan angka kematian yang tinggi setelah pemerintah setempat memasukkan korban meninggal dari panti jompo.

Perancis melaporkan 2.028 angka kematian yang belum dilaporkan sejak awal Maret. Penghitungan ini adalah angka kumulatif kematian di panti jompo sejak awal epidemi coronavirus di Eropa.

Statistik menunjukkan, angka kematian di Perancis akibat coronavirus di panti jompo hampir sepertiga dari total kematian.

Baca juga: Jangan Boros dengan Dana Daruratmu, Ini 5 Strategi Aman Hadapi Krisis

Sejumlah kebijakan negara akibat risiko kematian coronavirus yang tinggi di panti jompo

tingkat kematian coronavirus

Pada Senin (6/4), pemerintah Kota Aveiro di Portugal melaporkan sebanyak 15 lansia penghuni panti jompo meninggal akibat COVID-19. Sebanyak 77 penghuni lain dan 22 anggota staf juga terbukti positif COVID-19.

Menghadapi ini, pemerintah Portugal menjamin semua langkah pencegahan diambil, termasuk mendirikan area terpisah bagi mereka yang terinfeksi. Puluhan panti jompo di seluruh Portugal juga menunjukkan kasus penghuni dan pekerjanya yang terinfeksi.

Kunjungan ke panti jompo dilarang di seluruh wilayah setelah Portugal menyatakan keadaan darurat pada 18 Maret dan diperpanjang. Otoritas kesehatan meminta panti jompo menentukan rencana daruratnya.

Sementara itu, Sabtu (28/3), 17 penghuni panti jompo Hanns-Like di Wolfsburg, Jerman juga meninggal lantaran COVID-19.

Militer di Spanyol juga bahkan temukan beberapa orang meninggal dengan terabaikan di panti jompo. Menyoal ini, pemerintah Spanyol mengambil langkah khusus untuk mencegah lebih banyak kematian akibat coronavirus.

Wakil PM Pablo Iglesias mengatakan panti jompo harus segera dilengkapi dengan fasilitas dan staf medis. Ia menegaskan, ini menjadi prioritas mutlak.

Tidak hanya di Eropa. Panti jompo di Life Care Center, Seattle juga laporkan 129 orang terinfeksi dan 35 orang meninggal lantaran coronavirus.

Baca juga: Khawatir Belanjaan Terkontaminasi Corona? Ikuti 3 Cara Efektif Ini Yuk!

Bagaimana dengan risiko kematian coronavirus di panti jompo di Indonesia?

risiko kematian coronavirus

Meluasnya COVID-19 di Jakarta seiring dengan pertambahan jumlah pasien tiap harinya mendorong banyak panti jompo untuk melakukan inisiatif mandiri.

Sejumlah panti jompo di Jakarta telah mulai mengambil tindakan pencegahan. Panti Jompo Sasana Tresna Wedha Karya Kasih sejak awal Maret telah menentukan pembatasan waktu kunjungan dari luar untuk sementara.

“Untuk sementara ini, kami tidak terima tamu, pintu gerbang tidak dibuka.” Mereka juga tidak ingin menambah jumlah penghuni untuk sementara waktu hingga virus corona mereda.

Pengurus panti Bernaderte mengatakan ada 30 lansia dengan 12 suster yang menghuni panti. Tak hanya kunjungan terhadap para penghuni, kegiatan para lansia pun dikurangi.

“Karena virus corona ini kan rentan untuk mereka. Jadi mereka tidak boleh berada di luar kompleks. Lebih baik oma-oma tinggal di dalam 24 jam,” ujar Bernaderte.

Sejauh ini, pemerintah Provinsi DKI jakarta menambah alokasi anggaran belanja tidak terduga (BTT) untuk penanganan dan pencegahan penularan COVID-19. Hingga akhir Mei mendatang, suntikan dana sebesar Rp2 T dialokasikan. Totalnya, 3,032 T akan digelontorkan.

Jika pemerintah memperhatikan angka risiko kematian coronavirus yang tinggi, agaknya jumlah anggaran BTT tersebut dapat diprioritaskan juga ke penanganan sejumlah panti jompo.

Pasalnya, sejauh ini terjadi di Bandung, donatur ke panti jompo dan panti asuhan di masa pandemi ini justru menurun tajam.

Sumber: Reuters, Suara.com, Republika

Simak juga:

Tujuh Langkah Mencapai Kebebasan Finansial

Niat Jadi Kolektor Lukisan Pemula? Ketahui Dulu Risiko Investasinya di Sini!

Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

Recent Articles

fixed exchange rate adalah

Apa Itu Fixed Exchange Rate?

Retained Earnings adalah

Apa Itu Retained Earnings?

Personal Finance adalah

Apa Itu Personal Finance?

contoh gantt chart

Apa Itu Gantt Chart?

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel lainnya