Bursa Saham Global Optimis Pemulihan Ekonomi Pasca-COVID-19

Berita saham hari ini menunjukkan kenaikan signifikan. Kenaikan saham global hari ini didorong optimisme pasar terhadap pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19.

Bloomberg menderetkan saham-saham di Wall Street yang naik signifikan. Indeks Dow Jones melesat hingga 2,05%. Sementara S&P 500 1,36%, dan Nasdaq 0,78%.

saham global hari ini

Ketiga indeks utama AS ini bangkit dari level terendahnya pada 20 Maret 2020, dan menunjukkan saham global hari ini pun menguat. Berita saham hari ini tentu merupakan angin segar bagi pergerakan ekonomi ke depannya.

Sementara itu, bursa Eropa juga naik signifikan, seperti indeks CAC 40 Perancis melonjak 3,36%, indeks FTSE 100 Inggris naik 2,61%, indeks IBEX 35 Spanyol melompat 2,95%, dan indeks DAX 30 Jerman melonjak 3,88%.

Kenaikan saham global hari ini tunjukkan prospek positif bagi pemulihan ekonomi yang terpukul lantaran pandemi. Dengan dibukanya karantina wilayah di berbagai negara, sentimen positif pun dikantongi oleh para investor yang mendongkrak perolehan berita saham hari ini.

Kendati, situasi ini masih dibarengi isu memanasnya hubungan AS dan Tiongkok serta kerusuhan di beberapa negara bagian AS.

Baca juga: Dari A ke Z, Ini 33 Istilah Saham yang Paling Penting untuk Kamu Ketahui

Lockdown di berbagai negara berlalu, sambut new normal, saham global hari ini menguat

Meski hubungan AS-Tiongkok kian memanas lantaran Presiden AS Donald Trump mencabut status khusus Hong Kong sebagai aksi balasan terhadap Tiongkok yang terapkan UU keamanan nasional baru, bursa saham global menghijau.

“Optimisme investor terus tumbuh terhadap prospek pembukaan ekonomi AS setelah sebelumnya Tiongkok dan Italia berhasil membuka kembali ekonominya,” jelas Kepala Investasi Lenox Wealth Advisors, David Carter, di New York, AS (4/6).

Carter menjelaskan bahwa optimisme pemulihan ekonomi AS membuat investor kembali tertarik dengan aset-aset berisiko seperti saham, kendati masih terdapat alternatif instrumen investasi lainnya.

Bank Sentral Eropa, diwakili oleh Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Emmanuel Macron, juga telah mengumumkan paket dana pemulihan Eropa (European recovery fund) sebesar 500 M euro atau USD 561,8 M pada 23 Mei 2020.

Sementara itu, Komisi Eropa mengusulkan agar dana dinaikkan menjadi 750 M euro. Setelah pengumuman dana pemulihan Eropa ini, indeks saham Eropa beranjak naik kendati dana ini direncanakan baru akan digulirkan pada 2021.

Bursa saham Asia pun naik signifikan dan menjadi penanda positif situasi saham global hari ini. Di Asia, bursa dipimpin Indeks Strait Times Singapura yang melesat 3,4%. Indeks Hang Seng Hong Kong mengikuti melaju 1,37%, lantas indeks Shanghai Tiongkok yang naik tipis 0,07%.

Dengan demikian, indeks saham Asia pun tampaknya akan mengikuti kinerja bursa global yang didukung sentimen positif pemulihan ekonomi pasca-lockdown.

Baca juga: 5 Rekomendasi Film tentang Saham & Investasi Ini Wajib Kamu Tonton!

IHSG menguat seiring penguatan bursa saham global, investor asing borong hingga Rp1,5 T

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat menguat didorong penguatan bursa global. Kenaikan capai hingga 1,46% sehingga berada di posisi 4.918,45.

Investor asing memborong bersih saham hingga lebih dari Rp1,5 T pada perdagangan Rabu (3/6). Selama empat hari berturut-turut, investor asing membukukan aksi beli bersih (net buy) di angka tersebut.

Pada Rabu, tercatat aksi beli oleh investor asing sebanyak 1,61 miliar lembar saham senilai Rp4,64 T. Adapun, aksi jual oleh investor asing tercatat 1,74 miliar lembar saham senilai Rp3,13 T.

Total nilai transaksi di lantai bursa mengikuti peningkatan saham global hari ini. Sebesar Rp12,87 T dengan volume perdagangan tercatat sekitar 11,16 miliar lembar saham.

Seluruh 10 sektor pada IHSG ditutup di wilayah positif, dipimpin sektor pertanian yang menguat 3,21 persen dan disusul oleh aneka industri yang menguat 2,66 persen.

Sebanyak 256 saham menguat, 150 saham melemah, dan 156 saham berakhir stagnan. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi penopang utama penguatan IHSG hari ini setelah ditutup naik 7,8 persen, disusul saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang menguat 5,2 persen.

Pengaruh saham global hari ini pada IHSG dan optimisme pemulihan ekonomi pasca-lockdown tampak memberi angin segar bagi pertumbuhan ekonomi.

Sumber: Katadata, Tempo, Katadata

Simak juga:

9 Rekomendasi Buku Keuangan Terbaik Ini Dijamin Bikin Kamu ‘Melek’ Finansial

Laundromat, Film Netflix yang Bongkar Pengaruh Panama Papers pada Hidup Orang Kaya

Mencoba Peruntungan di 7 Negara dengan Gaji Tertinggi di Dunia, Minat?

Investasi di Perfilman Indonesia dengan Patuangan Rp10.000 Aja, Mau?

Perusahaan Start Up Ramai Pilih Co-Working Space, Apa Alasannya?

Recent Articles

Related Stories